8 Pohon Buah yang Terlihat Indah Tapi Merusak Estetika Halaman Rumah, Patut Dihindari

9 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memilih tanaman untuk halaman rumah tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama jika Anda menginginkan tampilan yang rapi dan estetis. Beberapa pohon buah yang terlihat indah tapi merusak estetika halaman rumah justru sering menjadi pilihan tanpa pertimbangan matang. Padahal, di balik tampilannya yang menarik, ada sejumlah faktor seperti daun rontok berlebihan, akar merusak, hingga buah yang mengotori area sekitar.

Keindahan visual sebuah halaman tidak hanya ditentukan oleh jenis tanaman, tetapi juga oleh perawatan dan karakteristik tanaman itu sendiri. Pohon buah tertentu mungkin tampak menawan saat berbuah atau berbunga, namun dapat menimbulkan kesan berantakan ketika musim gugur daun atau saat buahnya jatuh berserakan. Hal ini tentu dapat mengurangi nilai estetika dan kenyamanan lingkungan rumah.

Melalui pembahasan ini, Anda akan mengetahui jenis-jenis pohon buah yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di halaman rumah. Dengan memahami karakter setiap tanaman, Anda dapat menciptakan taman yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mudah dirawat dan tetap bersih sepanjang waktu. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (01/05/2026).

Pohon Mangga

Pohon mangga dikenal dengan tajuknya yang rindang dan buahnya yang lezat, menjadikannya pilihan populer untuk ditanam di halaman rumah. Daunnya yang hijau lebat memberikan keteduhan nyaman, terutama di iklim tropis. Keindahan pohon mangga saat berbuah dengan warna-warni buah yang menggantung juga sangat menarik perhatian.

Namun, keindahan ini seringkali diiringi dengan masalah kebersihan yang signifikan. Buah mangga yang matang dan jatuh ke tanah dapat mengotori halaman, meninggalkan noda lengket, dan menarik berbagai jenis hama seperti semut, lalat, hingga tikus. Bau busuk dari buah yang membusuk juga dapat mengurangi kenyamanan di sekitar rumah.

Selain masalah kebersihan, pohon mangga memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam. Akar yang agresif ini bahkan dapat merusak fondasi bangunan jika ditanam terlalu dekat. Akar-akar tersebut juga berpotensi merusak paving atau saluran air di bawah tanah. Pemeliharaan rutin seperti pemangkasan diperlukan untuk mengelola ukuran pohon dan mengurangi masalah hama.

Pohon Rambutan

Pohon rambutan menawarkan keindahan eksotis dengan buahnya yang berwarna-warni dan menggantung lebat, memberikan nuansa tropis menawan pada halaman.Meskipun indah, pohon rambutan dapat menjadi sumber kekacauan di halaman. Buah rambutan yang jatuh saat matang akan mengotori area di bawahnya, meninggalkan sisa-sisa kulit dan daging buah yang lengket. Buah yang membusuk di tanah juga dapat menarik serangga seperti lalat buah dan semut, serta hewan pengerat.

Salah satu masalah utama pohon rambutan adalah sistem akarnya yang kuat dan menyebar luas. Akar ini dapat menembus dan merusak fondasi rumah jika ditanam terlalu dekat. Akar-akar tersebut mampu mencari celah kecil di tanah dan menyebabkan retakan pada dinding atau ketidakstabilan pada struktur bangunan. Oleh karena itu, disarankan untuk menanam rambutan pada jarak aman minimal 5-10 meter dari bangunan.

Pohon Nangka

Pohon nangka adalah pohon berukuran besar dengan buah yang unik dan beraroma khas, seringkali menjadi pusat perhatian di halaman luas. Daunnya yang lebar dan rimbun memberikan naungan sangat baik, serta buahnya yang besar dan manis sangat digemari. Kehadiran pohon nangka dapat menambah kesan alami dan subur pada pekarangan.

Namun, ukuran buah nangka yang sangat besar dan berat ditambah dengan getahnya yang lengket, dapat menciptakan kekacauan saat buah jatuh. Buah yang membusuk di tanah tidak hanya mengotori, tetapi juga mengeluarkan bau menyengat yang kurang sedap. Kondisi ini juga menarik berbagai hama seperti lalat buah, semut, hingga kumbang. Sama seperti mangga dan rambutan, pohon nangka memiliki sistem perakaran yang agresif.

Akar-akar ini dapat merusak fondasi rumah, paving, atau saluran air jika ditanam terlalu dekat. Pertumbuhan pohon yang sangat besar juga memerlukan ruang luas, sehingga kurang cocok untuk halaman terbatas. Beberapa kepercayaan masyarakat Jawa bahkan mengaitkan pohon nangka dengan hal-hal negatif, seperti mengundang energi buruk.

Pohon Durian

Pohon durian, yang dijuluki "raja buah," memiliki daya tarik tersendiri dengan buahnya yang besar, berduri, dan beraroma kuat. Saat berbuah, pemandangan durian yang menggantung di dahan-dahan besar bisa sangat mengesankan. Pohonnya sendiri tumbuh tinggi dan rindang, memberikan kesan megah pada halaman.

Meskipun demikian, buah durian yang jatuh dapat menjadi masalah serius karena ukurannya yang besar dan berat. Buah tersebut berpotensi membahayakan orang atau merusak properti di bawahnya. Aroma durian yang sangat kuat, meskipun disukai banyak orang, bisa menjadi sangat mengganggu jika buah membusuk di halaman. Buah yang jatuh juga menarik hama dan serangga.

Pohon durian dapat tumbuh sangat tinggi mencapai lebih dari 25 meter, sehingga perawatannya memerlukan usaha ekstra. Sistem akarnya juga dapat menimbulkan masalah bagi struktur bangunan di sekitarnya. Selain itu, pohon durian rentan terhadap berbagai penyakit seperti busuk akar dan kanker batang, yang memerlukan penanganan khusus.

Pohon Sawo

Pohon sawo dikenal dengan daunnya yang rindang dan buahnya yang manis, memberikan keteduhan dan keindahan alami pada halaman. Pohon ini juga relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh subur di berbagai kondisi tanah. Namun, buah sawo yang matang dan jatuh ke tanah dapat menciptakan kekacauan. Buah yang jatuh akan pecah dan meninggalkan noda lengket, serta menarik semut dan serangga lainnya.

Jika tidak segera dibersihkan, buah yang membusuk dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu estetika halaman. Meskipun akarnya tidak seagresif mangga atau rambutan, pohon sawo yang tumbang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada properti di sekitarnya, seperti garasi atau mobil. Selain itu di beberapa daerah pohon sawo dikaitkan dengan mitos atau kepercayaan tertentu yang membuatnya kurang diminati untuk ditanam di halaman rumah.

Pohon Alpukat

Pohon alpukat memiliki daun yang hijau gelap dan lebat, memberikan kesan teduh dan asri pada halaman. Buahnya yang kaya nutrisi dan serbaguna sangat populer, sehingga banyak orang tertarik menanamnya. Saat berbuah, alpukat yang menggantung di dahan-dahan juga menambah daya tarik visual.

Salah satu masalah estetika utama dari pohon alpukat adalah buahnya yang jatuh saat matang. Buah alpukat yang jatuh dapat pecah dan mengotori halaman, meninggalkan sisa-sisa daging buah yang lembek. Jika tidak segera dibersihkan, buah yang membusuk dapat menjadi sarang hama dan menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, poho alpukat yang akan berbuah juga cenderung lebih sering diserbu ulat yang bisa ikut masuk ke area rumah.

Pohon alpukat dapat tumbuh menjadi sangat besar dan tinggi, memerlukan ruang yang cukup luas. Meskipun beberapa varietas memiliki akar yang tidak merusak pondasi, varietas lain bisa memiliki akar yang kuat dan berpotensi menimbulkan masalah jika ditanam terlalu dekat dengan bangunan. Pohon ini juga rentan terhadap beberapa penyakit seperti busuk akar dan antraknosa yang dapat memengaruhi kesehatan dan penampilannya.

Pohon Kelengkeng

Pohon kelengkeng menawarkan keindahan dengan daunnya yang hijau mengkilap dan buahnya yang bergerombol, memberikan tampilan yang menarik saat musim panen.  Namun, buah kelengkeng yang berjatuhan saat matang dapat membuat halaman menjadi kotor dan lengket. Sisa-sisa buah dan kulitnya yang berserakan dapat menarik semut, lalat, dan hama lainnya. Jika tidak dibersihkan secara teratur, tumpukan buah busuk dapat mengurangi estetika halaman dan menimbulkan bau tidak sedap.

Pohon kelengkeng juga rentan terhadap beberapa hama dan penyakit, seperti bercak daun dan jamur upas, yang dapat memengaruhi kesehatan dan penampilan pohon. Meskipun akarnya tidak terlalu agresif, pertumbuhan pohon yang terlalu rimbun tanpa pemangkasan yang tepat dapat menghambat sirkulasi udara dan memicu masalah.

Pohon Jambu Air

Pohon jambu air memiliki tampilan yang menarik dengan daunnya yang hijau cerah dan buahnya yang berwarna merah muda atau merah menyala, memberikan sentuhan warna yang indah pada halaman.  Masalah utama dari pohon jambu air adalah buahnya yang mudah busuk dan rontok, terutama saat musim hujan.

Meskipun sistem akarnya tidak agresif dan aman untuk pondasi rumah, pohon jambu air memerlukan perawatan yang konsisten untuk mencegah masalah buah busuk dan hama. Kelebihan air juga dapat menyebabkan akar membusuk dan penurunan kualitas buah. Pemangkasan rutin diperlukan untuk menjaga sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan berlebih.

FAQ

  1. Mengapa beberapa pohon buah yang terlihat indah tapi merusak estetika halaman? Beberapa pohon buah dapat merusak estetika halaman karena buahnya yang jatuh mengotori, menarik hama, atau sistem akarnya merusak struktur bangunan.
  2. Pohon buah apa saja yang akarnya berpotensi merusak fondasi rumah? Pohon buah seperti mangga, rambutan, nangka, dan durian memiliki akar yang kuat dan invasif yang berpotensi merusak fondasi rumah.
  3. Bagaimana buah yang jatuh dapat mengganggu kebersihan halaman? Buah yang jatuh dan membusuk dapat mengotori halaman, menimbulkan bau tidak sedap, menciptakan permukaan licin, dan menarik berbagai hama seperti semut dan lalat.
  4. Hama apa saja yang sering tertarik pada pohon buah di halaman? Hama yang sering tertarik pada pohon buah meliputi semut, lalat buah, tikus, ulat, dan serangga lainnya yang tertarik pada buah yang matang atau membusuk.
  5. Apakah ada pohon buah yang aman ditanam dekat pondasi rumah? Ya, beberapa pohon buah dengan akar serabut atau tidak agresif seperti jambu air, srikaya, delima, jeruk kerdil, dan kelengkeng mini lebih aman ditanam dekat pondasi rumah.
  6. Bagaimana cara mengurangi dampak negatif pohon buah di halaman? Dampak negatif dapat dikurangi dengan memilih lokasi tanam yang tepat, melakukan pemangkasan rutin, membersihkan buah yang jatuh secara teratur, dan mengendalikan hama.
  7. Apa saja faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menanam pohon buah di halaman? Faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi ukuran pohon saat dewasa, sistem perakaran, potensi buah jatuh, daya tarik hama, dan kebutuhan perawatannya.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |