Liputan6.com, Jakarta - Menggunakan bahan dapur untuk membersihkan karpet yang lengket kena minuman manis bisa menjadi solusi praktis tanpa harus membeli cairan khusus. Noda minuman manis seperti sirup atau teh gula biasanya meninggalkan residu lengket karena kandungan gula yang mengering dan menempel pada serat karpet.
Jika tidak segera dibersihkan, permukaan karpet bisa menjadi keras, lengket, bahkan mengundang kotoran baru. Oleh karena itu, penting bagi Anda memahami cara kerja bahan sederhana di dapur untuk mengangkat sisa gula, melarutkan noda, sekaligus mengembalikan tekstur karpet seperti semula.
Berikut beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan karpet menurut Liputan6.com, Rabu (25/03/2026).
1. Cuka putih
Cuka putih dikenal efektif untuk melarutkan residu gula yang menempel di serat karpet. Kandungan asam asetat di dalamnya mampu memecah molekul gula sehingga lebih mudah diangkat.
Cara menggunakannya cukup dengan mencampur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area lengket, diamkan selama 5–10 menit, lalu tekan dengan kain bersih hingga noda terangkat. Metode ini termasuk dalam cara membersihkan karpet lengket yang cukup cepat karena tidak memerlukan banyak bahan tambahan.
Selain itu, cuka juga membantu menghilangkan bau yang tertinggal dari minuman manis. Setelah dibersihkan, pastikan area dikeringkan agar tidak lembap.
2. Pasta baking soda
Baking soda bekerja dengan cara menyerap kelembapan sekaligus mengangkat sisa kotoran dari serat karpet. Dalam bentuk pasta, daya bersihnya lebih kuat karena bisa menempel langsung pada noda.
Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, lalu oleskan pada area yang lengket. Diamkan selama 15–20 menit sebelum digosok perlahan menggunakan sikat halus. Setelah itu, bersihkan dengan kain lembap.
Penggunaan bahan dapur untuk membersihkan karpet yang lengket kena minuman manis seperti baking soda juga membantu menetralisir bau tanpa merusak serat karpet.
3. Es batu
Pendekatan yang berbeda bisa dilakukan dengan memanfaatkan suhu dingin. Es batu bekerja dengan cara mengeraskan residu gula sehingga lebih mudah dilepaskan dari permukaan karpet.
Letakkan beberapa potong es batu di atas area yang lengket, lalu tunggu hingga residu mengeras. Setelah itu, Anda bisa mengikisnya perlahan menggunakan sendok atau spatula kecil.
Metode ini cocok untuk noda yang sudah mengering dan sulit dibersihkan dengan cairan. Setelah residu terangkat, lanjutkan dengan pembersihan ringan menggunakan kain basah.
4. Alkohol
Alkohol seperti alkohol 70 persen dapat melarutkan zat lengket dengan cepat karena sifatnya yang mudah menguap dan mampu memecah senyawa organik.
Teteskan sedikit alkohol pada kain bersih, lalu tekan pada area yang terkena noda. Hindari menuangkan langsung ke karpet agar tidak merusak warna. Ulangi proses hingga rasa lengket hilang.
Selain efektif, alkohol juga membantu mempercepat proses pengeringan. Cara ini sering digunakan sebagai alternatif cara membersihkan karpet lengket yang praktis dan efisien.
5. Larutan cuka dapur
Selain cuka putih, cuka dapur biasa juga bisa digunakan sebagai larutan pembersih. Prinsip kerjanya tetap sama, yaitu melarutkan gula dan memecah residu yang menempel.
Campurkan satu sendok makan cuka dapur dengan dua gelas air hangat, lalu gunakan spons untuk mengoleskannya ke area noda. Diamkan beberapa menit sebelum ditekan dengan kain kering.
Larutan ini cocok digunakan untuk noda yang tidak terlalu tebal, terutama jika Anda ingin membersihkan area yang lebih luas tanpa membuat karpet terlalu basah.
6. Hidrogen peroksida
Hidrogen peroksida memiliki sifat oksidatif yang membantu memecah noda organik, termasuk sisa minuman manis. Selain itu, bahan ini juga dapat membantu mencerahkan warna karpet yang kusam akibat noda.
Gunakan larutan hidrogen peroksida 3 persen dan aplikasikan sedikit pada area noda. Diamkan sekitar 5 menit, lalu bersihkan dengan kain bersih yang dibasahi air.
Namun, sebelum penggunaan, sebaiknya lakukan uji coba pada bagian kecil karpet. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi perubahan warna.
7. Larutan sabun pencuci piring
Sabun pencuci piring dirancang untuk mengangkat lemak dan residu, termasuk gula yang mengering. Kombinasi surfaktan di dalamnya membantu melepaskan kotoran dari serat kain.
Campurkan beberapa tetes sabun dengan air hangat, lalu gunakan kain atau spons untuk membersihkan area yang lengket. Gosok perlahan agar tidak merusak tekstur karpet.
Metode ini termasuk bahan dapur untuk membersihkan karpet yang lengket kena minuman manis yang paling mudah dilakukan karena hampir selalu tersedia di rumah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Apa bahan dapur paling efektif untuk karpet lengket karena minuman manis?
Cuka putih dan sabun pencuci piring termasuk yang paling efektif. Keduanya mampu melarutkan residu gula dengan cepat dan mudah diaplikasikan.
Apakah baking soda aman untuk semua jenis karpet?
Umumnya aman, tetapi tetap disarankan untuk uji coba pada area kecil. Hal ini untuk memastikan tidak ada perubahan warna atau tekstur.
Berapa lama noda lengket bisa hilang dari karpet?
Jika dibersihkan segera, noda bisa hilang dalam satu kali proses. Untuk noda lama, mungkin perlu pengulangan 2–3 kali.
Apakah semua bahan dapur bisa digunakan bersamaan?
Tidak perlu digunakan bersamaan. Pilih satu metode yang sesuai dengan kondisi noda agar tidak merusak serat karpet.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506109/original/093163100_1771406824-pexels-cottonbro-6941126__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502291/original/008390900_1770976035-5134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516912/original/095725700_1772368505-Menghilangkan_Jamur_pada_Sutil_Kayu_dengan_Bahan_Alami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522171/original/087172400_1772722471-Gemini_Generated_Image_akli4qakli4qakli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503290/original/049636800_1771129401-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529612/original/035718200_1773374221-70015dd0-1f2d-4f2e-8fe5-ff52ab7689b3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529684/original/066105300_1773376732-unnamed__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529711/original/016410300_1773377261-13f14d25-ea5a-4355-b34b-70ad5b6431a8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518261/original/020343900_1772498285-Gemini_Generated_Image_6i0ptp6i0ptp6i0p.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521610/original/081767800_1772694583-unnamed_-_2026-03-05T140508.181.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485835/original/069422600_1769565209-Parkir_Mobil_yang_Salah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505871/original/049678200_1771398710-Rumah_Kampung_Tanpa_Sekat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485063/original/086893100_1769493789-cabai.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503295/original/086605100_1771129401-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516084/original/037236100_1772253971-Etika_Bertamu_Saat_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516698/original/090289200_1772341726-Ide_Pose_Foto_Keluarga_Outdoor_Saat_Lebaran_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4811348/original/073997900_1713942055-Ilustrasi_perhiasan_emas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534864/original/067502600_1773897161-membersihkan_perhiasan_emas1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)
