:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328583/original/004155500_1787201478-1029da87-e957-45d1-9b6b-7ee9cf5c418a.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kebugaran fisik tidak melulu harus dilakukan di pusat kebugaran. Bagi kelompok usia lanjut, workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun menjadi solusi praktis untuk tetap aktif bergerak tanpa risiko jatuh atau cedera akibat keterbatasan mobilitas maupun gangguan keseimbangan.
Sejumlah riset kesehatan menunjukkan bahwa gerakan ringan yang dilakukan secara konsisten di atas kasur mampu melatih otot inti, memperlancar peredaran darah, hingga menjaga fleksibilitas sendi. Rutinitas ini terbukti membantu lansia mempertahankan kemandirian sehari-hari, mulai dari bangun dari tempat tidur hingga berjalan dengan lebih stabil.
Pada artikel ini, Liputan6.com telah merangkum enam pilihan workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun yang bisa dipraktikkan secara mandiri maupun didampingi pengasuh dari berbagai sumber, Kamis (20/8/2026). Gerakan-gerakan berikut dipilih karena tergolong aman, tidak membutuhkan alat khusus, dan dapat disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing individu.
1. Pompa Pergelangan Kaki (Ankle Pump)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328584/original/008632200_1787201478-01434a69-45cf-42e8-8dc5-98bc30371656.jpg)
Perbesar
Gerakan ini menjadi pilihan paling dasar dalam rangkaian workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun karena tergolong ringan namun cukup efektif melancarkan sirkulasi darah di area kaki. Ankle pump membantu mencegah pembengkakan dan kekakuan pada pergelangan kaki, terutama bagi lansia yang lebih banyak menghabiskan waktu berbaring akibat pemulihan pascaoperasi atau keterbatasan gerak tertentu.
Selain melancarkan aliran darah, gerakan memompa pergelangan kaki secara berulang turut merangsang otot betis agar tetap aktif meski tubuh dalam posisi berbaring. Latihan sederhana ini juga berperan menurunkan risiko pembekuan darah, salah satu komplikasi yang kerap mengintai lansia dengan mobilitas terbatas dalam jangka waktu lama.
Cara melakukannya:
1. Berbaring telentang dengan kedua kaki diluruskan di atas kasur.
2. Arahkan ujung jari kaki menjauhi tubuh secara perlahan, seolah menekan pedal.
3. Tahan posisi tersebut selama dua detik.
4. Tarik kembali ujung jari kaki ke arah tubuh semaksimal mungkin secara nyaman.
5. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 hingga 15 kali untuk setiap kaki.
2. Geser Tumit (Heel Slide)
Heel slide masuk daftar workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun karena berperan besar dalam menjaga fleksibilitas lutut dan pinggul. Gerakan menekuk kaki secara perlahan ini membantu lansia mempertahankan rentang gerak yang dibutuhkan saat berpindah posisi, misalnya dari berbaring ke duduk, atau saat hendak bangkit dari tempat tidur menuju kursi.
Gerakan ini juga melatih otot paha bagian depan tanpa membebani sendi secara berlebihan. Bagi lansia yang baru pulih dari cedera lutut atau menjalani operasi penggantian sendi, heel slide kerap direkomendasikan sebagai latihan awal karena intensitasnya rendah namun tetap memberi manfaat penguatan otot penyangga tubuh bagian bawah.
Cara melakukannya:
1. Berbaring telentang dengan kedua kaki lurus di atas kasur.
2. Tekuk salah satu lutut sambil menggeser tumit perlahan ke arah bokong.
3. Geser kembali tumit ke posisi awal hingga kaki lurus.
4. Lakukan gerakan dengan tempo lambat dan terkendali.
5. Ulangi 8 hingga 10 kali, lalu ganti dengan kaki sebelahnya.
3. Jembatan Panggul (Glute Bridge)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328585/original/012759800_1787201478-f7561faf-0fc0-43c8-8a03-ee951fa6c997.jpg)
Perbesar
Glute bridge menjadi salah satu gerakan workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun yang paling banyak direkomendasikan fisioterapis karena mampu melatih otot bokong sekaligus otot inti secara bersamaan. Kekuatan pada kedua kelompok otot ini sangat berpengaruh terhadap kestabilan tubuh saat berdiri, berjalan, maupun saat bangkit dari posisi duduk.
Dengan mengangkat pinggul menggunakan tumpuan kaki, tubuh dipaksa menjaga keseimbangan sekaligus mengaktifkan otot punggung bawah. Bagi lansia yang kerap mengeluhkan nyeri pinggang akibat duduk atau berbaring terlalu lama, glute bridge dapat membantu meredakan ketegangan sekaligus memperkuat postur tubuh secara bertahap dan aman.
Cara melakukannya:
1. Berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki menapak di kasur.
2. Dorong tubuh melalui telapak kaki sambil mengencangkan otot bokong.
3. Angkat pinggul hingga tubuh membentuk garis lurus dari bahu ke lutut.
4. Tahan posisi selama beberapa detik, lalu turunkan perlahan.
5. Ulangi sebanyak 8 hingga 10 repetisi sesuai kemampuan.
4. Dead Bug
Meski terdengar asing, dead bug termasuk gerakan yang cukup populer dalam workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun karena melatih koordinasi antara lengan dan kaki tanpa membebani punggung. Gerakan ini menuntut otot inti bekerja aktif untuk menjaga punggung bawah tetap menempel pada kasur selama tungkai dan lengan bergerak bergantian.
Kombinasi gerakan yang terkoordinasi ini dipercaya membantu meningkatkan keseimbangan tubuh, sebab otot inti yang kuat menjadi fondasi utama saat lansia berdiri atau berjalan. Dead bug juga cocok dipraktikkan secara bertahap, dimulai dari gerakan sederhana sebelum meningkatkan intensitas sesuai kenyamanan tubuh masing-masing.
Cara melakukannya:
1. Berbaring telentang dengan lutut ditekuk, tungkai membentuk sudut siku.
2. Luruskan kedua lengan ke arah langit-langit.
3. Turunkan kaki kanan secara perlahan sambil menurunkan lengan kiri ke belakang kepala.
4. Kembalikan ke posisi awal, lalu ulangi dengan sisi berlawanan.
5. Lakukan bergantian sebanyak 6 hingga 8 kali per sisi.
5. Angkat Lengan (Arm Raises)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328586/original/017569900_1787201478-d397c1c7-c18e-422b-a025-5efcf706fca1.jpg)
Perbesar
Selain kaki, bagian tubuh atas juga perlu mendapat perhatian dalam rangkaian workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun. Arm raises dipilih karena membantu menjaga kelenturan bahu sekaligus melatih kekuatan lengan yang dibutuhkan untuk aktivitas harian, seperti mengambil barang, berpakaian, atau menopang tubuh saat berpindah posisi.
Gerakan mengangkat lengan secara perlahan ini juga relatif aman bagi lansia dengan keterbatasan gerak pada anggota tubuh bagian bawah. Latihan ini dapat dilakukan tanpa beban tambahan terlebih dahulu, kemudian ditingkatkan intensitasnya secara bertahap begitu otot bahu dan lengan mulai terbiasa dengan pola gerakan tersebut.
Cara melakukannya:
1. Berbaring telentang dengan kedua lengan berada di samping tubuh.
2. Angkat salah satu lengan perlahan lurus ke arah langit-langit.
3. Turunkan kembali lengan tersebut dengan gerakan terkontrol.
4. Ulangi dengan lengan sebelahnya secara bergantian.
5. Lakukan 8 hingga 10 repetisi untuk masing-masing lengan.
6. Peregangan Cobra
Gerakan penutup dalam rangkaian workout di tempat tidur bagi lansia diatas 60 tahun ini diadaptasi dari pose yoga klasik yang berfungsi melenturkan tulang belakang sekaligus membuka area dada. Cobra stretch membantu meredakan kekakuan pada punggung yang kerap muncul akibat terlalu lama berbaring atau duduk dalam posisi membungkuk.
Peregangan ini juga melatih otot punggung bagian bawah tanpa menuntut kekuatan berlebih, sehingga cocok dijadikan penutup sesi latihan. Dengan rutin melakukan cobra stretch, lansia berpotensi merasakan tubuh yang lebih rileks dan postur yang lebih tegak saat bangkit dari tempat tidur di pagi maupun malam hari.
Cara melakukannya:
1. Tengkurap dengan kedua kaki diluruskan ke belakang.
2. Letakkan kedua telapak tangan di bawah bahu.
3. Dorong dada perlahan ke atas sambil menjaga panggul tetap menyentuh kasur.
4. Jaga leher dalam posisi netral, hindari menengadah berlebihan.
5. Tahan posisi selama beberapa detik, lalu turunkan tubuh secara perlahan.
Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Lansia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328587/original/021641300_1787201478-761b3708-665c-4103-b08a-cd5f14894978.jpg)
Perbesar
Rutin bergerak, sekecil apa pun bentuknya, memberi dampak besar bagi kualitas hidup lansia. Berikut sejumlah manfaat yang bisa dirasakan ketika olahraga ringan, termasuk workout di tempat tidur, dilakukan secara konsisten dan sesuai kemampuan tubuh masing-masing individu.
- Menjaga Kekuatan Otot: Aktivitas fisik ringan membantu memperlambat proses penyusutan massa otot akibat penuaan, sehingga lansia tetap memiliki tenaga untuk beraktivitas mandiri sehari-hari tanpa terlalu bergantung pada bantuan orang lain.
- Meningkatkan Keseimbangan Tubuh: Latihan yang melibatkan koordinasi lengan dan kaki memperkuat otot inti serta stabilitas panggul, dua faktor penting yang berperan besar dalam menjaga keseimbangan saat berdiri maupun berjalan.
- Melancarkan Peredaran Darah: Gerakan sederhana seperti memompa pergelangan kaki mendorong aliran darah kembali ke jantung, sehingga membantu mengurangi pembengkakan pada kaki sekaligus menurunkan risiko pembekuan darah.
- Mengurangi Risiko Jatuh: Otot yang lebih kuat dan keseimbangan yang terjaga membuat lansia lebih siap menghadapi perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba, sehingga peluang terjatuh saat beraktivitas dapat ditekan.
- Menjaga Kesehatan Mental: Bergerak aktif memicu pelepasan hormon endorfin yang membantu meredakan stres, kecemasan, hingga gejala suasana hati yang kurang stabil akibat keterbatasan mobilitas dalam waktu lama.
- Mempertahankan Kemandirian: Tubuh yang terlatih memudahkan lansia melakukan aktivitas dasar, seperti berpindah dari tempat tidur ke kursi, sehingga kualitas hidup dan rasa percaya diri tetap terjaga di usia senja.
Tanya Jawab Seputar Workout di Tempat Tidur bagi Lansia
1. Apakah lansia di atas 60 tahun aman melakukan olahraga di tempat tidur?
Aman, selama gerakan dilakukan secara perlahan dan sesuai kemampuan tubuh. Bagi lansia dengan kondisi medis tertentu, konsultasi dengan dokter atau fisioterapis tetap disarankan sebelum memulai rutinitas.
2. Berapa kali sebaiknya workout di tempat tidur dilakukan dalam sehari?
Sebagian besar lansia disarankan melakukan latihan ini satu hingga dua kali sehari, misalnya di pagi dan malam hari, dengan durasi sekitar lima hingga dua puluh menit per sesi.
3. Apakah workout di tempat tidur bisa menggantikan olahraga di luar ruangan?
Tidak sepenuhnya, namun latihan ini menjadi alternatif yang baik bagi lansia dengan mobilitas terbatas untuk tetap bergerak aktif ketika olahraga di luar ruangan sulit dilakukan.
4. Apa tanda bahwa latihan perlu dihentikan?
Latihan sebaiknya segera dihentikan apabila muncul rasa nyeri tajam, pusing, sesak napas, atau ketidaknyamanan yang tidak biasa, kemudian segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
5. Apakah lansia dengan arthritis boleh melakukan gerakan-gerakan ini?
Pada sebagian besar kasus, gerakan ringan tetap diperbolehkan karena membantu melumasi sendi. Namun, intensitas dan jenis gerakan sebaiknya disesuaikan dengan arahan dokter atau fisioterapis yang menangani.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4902143/original/062232900_1721985237-rafael-garcin-cE1ObffUthE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328913/original/032341400_1787213572-pexels-elly-fairytale-4834147.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377561/original/081827500_1760104998-annoyed-young-caucasian-girl-green-shirt-holds-phone-raises-hand-up-isolated-orange-background.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328651/original/054100200_1787203811-ChatGPT_Image_20_Agu_2026__12.29.26.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256713/original/022200300_1750248481-Teman_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328450/original/028701000_1787195260-pexels-shiny-diamond-3762766.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559811/original/031936000_1776643039-buka_ponsel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284689/original/064923600_1752644855-Screenshot_2025-07-16_at_12.43.21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326723/original/030972800_1787034641-01M09G4ZAT3BJVFMNVZN762A4W.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5227871/original/002379100_1747824523-steptodown.com805171.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467862/original/083566000_1767933329-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3539343/original/084315200_1628838047-pexels-liza-summer-6383164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4831858/original/068971700_1715696693-Ilustrasi_wanita_berkelas__anggun__elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321429/original/024336500_1786441300-vXDUAYl5VlKuLopgA3VJhCOlpt7A53hzNbUYRyTs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5213868/original/041251800_1746701713-gray-eyed-attractive-girl-with-friendly-smile-poses-without-makeup-filters-white-wall-lady-holding-blue-face-tonic_197531-13836.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546753/original/078936800_1775365197-wirestock.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255623/original/083387500_1750189376-expressive-pretty-woman-posing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326070/original/061192000_1756086317-pexels-enginakyurt-17458732.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4843926/original/068798200_1716798063-Ilustrasi_teman__konflik__bertengkar__iri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3197080/original/029042200_1596428118-lovely-young-female-tries-keeps-silence-gossip-tell-confidential-information-covered-her-mouth-with-her-hands_176532-9635.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316820/original/042254200_1755251109-pexels-alireza-kaviani-535828-1374448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028270/original/083764000_1732871855-fotor-ai-20241129161657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936009/original/000915000_1645001334-16_februari_2022-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572021/original/014285000_1777729522-ChatGPT_Image_May_2__2026__08_45_00_PM__1_.jpg)
