6 Kategori Barang di Rumah yang Sering Dibuang Padahal Bisa Dijual, Tambahan Cuan

10 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Penumpukan barang di rumah sering mengurangi kenyamanan dan membuat ruangan terasa sempit. Padahal ada barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dan masih memiliki nilai ekonomi.

Proses decluttering atau menyingkirkan barang yang tidak terpakai dapat membuat rumah lebih rapi dan nyaman. Daripada dibuang, sebagian barang lama sebenarnya bisa dijual kembali untuk menambah pemasukan.

Artikel Liputan6.com ini membahas berbagai barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dan masih memiliki nilai. Dengan memilahnya, rumah jadi lebih terorganisir sekaligus memberi peluang mendapatkan uang tambahan, Sabtu (21/3/2026).

1. Elektronik yang Masih Berharga

Gadget lama yang sudah tidak terpakai sebaiknya segera dijual sebelum nilainya turun akibat perkembangan teknologi. Jika masih berfungsi dengan baik, perangkat ini biasanya masih diminati pembeli.

Smartphone termasuk barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dan paling cepat laku di pasaran. Ponsel bekas umumnya masih bisa dijual sekitar 40–70 persen dari harga barunya, tergantung kondisi dan usia. Kamera bekas juga sering memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Selain itu, elektronik jadul juga bisa bernilai bagi kolektor. Barang seperti VHS player, walkman, kamera film, atau pemutar kaset sering dicari karena dianggap unik dan langka.

Perangkat lain seperti konsol game lama, lampu hias, blender, hingga televisi juga masih bisa dijual. Selama kondisinya masih berfungsi dengan baik, barang-barang ini tetap memiliki peminat.

2. Fashion dan Aksesoris Bekas yang Menarik Minat

Pakaian bekas atau preloved kini semakin diminati karena alasan ekonomi dan tren keberlanjutan. Jika lemari sudah penuh dengan baju yang jarang dipakai, menjualnya bisa menjadi cara praktis untuk merapikan rumah sekaligus mendapatkan uang tambahan. Pilih pakaian yang masih bagus, warnanya cerah, dan jahitannya rapi agar lebih mudah laku.

Tas juga termasuk barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dan cukup diminati di pasaran. Tas dengan merek populer atau desain yang masih trendi biasanya bisa dijual mulai Rp100.000 hingga jutaan rupiah, tergantung kondisi dan brand.

Selain itu, sepatu bermerek seperti Gucci, Uggs, atau Air Jordan sering memiliki nilai jual tinggi meski bekas. Perhiasan seperti emas juga tetap diminati karena nilainya relatif stabil dan mudah dijual kembali.

3. Perabotan Rumah Tangga yang Bisa Diperbarui

Jika ada furnitur yang jarang dipakai karena rumah terasa sempit, tidak ada salahnya untuk menjualnya. Furnitur antik bahkan termasuk barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dengan harga cukup tinggi.

Sofa, kursi, meja, atau lemari bekas yang masih kokoh biasanya masih diminati. Banyak orang mencari perabot bekas dengan harga lebih murah, terutama yang terbuat dari kayu solid atau logam.

Peralatan dapur seperti panci, blender, atau alat masak lain yang sudah tidak dipakai juga bisa dijual. Barang seperti ini sering dicari, terutama oleh anak kos yang membutuhkan peralatan dengan harga terjangkau.

4. Koleksi dan Barang Antik Bernilai Tinggi

Beberapa barang lama di rumah bisa memiliki nilai koleksi yang tinggi. Misalnya jam dinding klasik, peralatan makan kuno, atau dekorasi vintage yang harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Jam tangan mewah seperti Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet juga dikenal memiliki nilai investasi yang kuat.

Karya seni, tas desainer, dan perhiasan termasuk barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual dengan harga tinggi. Selain itu, piringan hitam atau vinyl kini kembali populer dan sering diburu kolektor karena nilai seni dan nostalgia.

Barang koleksi lain seperti buku langka, mainan kolektor, hingga permadani buatan tangan juga bisa bernilai tinggi. Beberapa di antaranya bahkan memiliki harga yang stabil atau meningkat karena jumlahnya terbatas.

5. Bahan Daur Ulang dan Kerajinan yang Menghasilkan

Jangan langsung membuang barang yang terlihat sepele karena bisa memiliki nilai jual. Logam seperti besi, aluminium, tembaga, kuningan, dan stainless steel misalnya, termasuk barang rongsokan yang masih laku dijual ke tukang loak.

Kardus, koran, majalah, dan kertas bekas juga sering menumpuk di rumah. Jika dikumpulkan dan dijual ke tempat daur ulang, barang-barang ini masih bisa menghasilkan uang tambahan.

Material lain seperti botol plastik, kaleng, atau kemasan plastik juga bisa dimanfaatkan kembali. Banyak orang mengolahnya menjadi kerajinan atau dekorasi rumah yang memiliki nilai jual.

Selain itu, kain bekas, sendok plastik, tutup botol, hingga piring lama bisa disulap menjadi produk kreatif seperti keset, tas daur ulang, lampu hias, atau jam dinding yang tetap memiliki nilai ekonomi.

6. Lain-lain: Sumber Ilmu dan Hiburan

Buku tetap memiliki banyak peminat, sehingga menjual buku lama bisa menjadi cara untuk mengurangi barang di rumah sekaligus mendapatkan uang tambahan. Buku bekas bisa dijual ke toko buku bekas atau melalui platform daring agar tetap bermanfaat bagi pembaca lain.

Selain itu, CD dan DVD yang sudah tidak digunakan juga masih bisa dijual, terutama jika edisinya langka. Meski terlihat usang, barang ini masih diminati kolektor musik atau film yang mencari koleksi tertentu.

FAQ

Apa saja kategori barang di rumah yang sering dibuang padahal bisa dijual?

Kategori barang yang sering dibuang padahal bisa dijual meliputi elektronik, fashion & aksesoris, perabotan rumah tangga, koleksi & barang antik, bahan daur ulang & kerajinan, serta buku dan CD/DVD.

Mengapa menjual smartphone bekas dapat menguntungkan?

Smartphone bekas memiliki permintaan tinggi karena hampir setiap orang membutuhkan ponsel. Harga jualnya bisa mencapai 40-70% dari harga baru, tergantung kondisi dan usia perangkat.

Barang fashion apa saja yang populer di pasar barang bekas?

Pakaian bekas (pre-loved clothes), tas merek populer, sepatu desainer atau merek yang dicari seperti Gucci atau Air Jordan, serta perhiasan, sangat diminati di pasar barang bekas.

Bisakah barang elektronik jadul menghasilkan uang?

Ya, barang elektronik jadul seperti VHS player, walkman, kamera film lawas, hingga konsol game antik bisa menghasilkan keuntungan hingga lebih dari USD 100 karena diminati kolektor.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |