Menggunakan concealer untuk menutupi mata panda memang dapat membuat wajah terlihat lebih segar. Akan tetapi, hasil makeup terkadang justru berubah menjadi abu-abu, kusam, atau terlihat tidak menyatu dengan warna kulit. Kondisi ini biasanya terjadi bukan hanya akibat kualitas produk, tetapi juga disebabkan oleh kesalahan saat memilih maupun mengaplikasikan concealer.
Memahami berbagai kesalahan umum saat memakai concealer dapat membantu mendapatkan hasil makeup bawah mata yang lebih halus dan natural. Berikut beberapa penyebab concealer bawah mata terlihat abu-abu yang perlu dihindari.
1. Memilih Concealer Terlalu Terang
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah memilih concealer dengan warna jauh lebih terang dibandingkan warna kulit asli. Banyak orang mengira shade lebih cerah akan membuat bawah mata tampak lebih segar, padahal hasilnya bisa berbeda.
Pada area bawah mata yang memiliki rona gelap kebiruan atau keunguan, concealer terlalu terang dapat bercampur bersama warna tersebut. Akibatnya, muncul efek abu-abu atau pucat yang membuat makeup terlihat kurang natural.
Sebaiknya gunakan concealer yang mendekati warna kulit atau hanya satu tingkat lebih terang dari foundation. Cara ini memberikan efek mencerahkan tanpa membuat area bawah mata terlihat kontras.
2. Melewatkan Penggunaan Color Corrector
Tidak menggunakan color corrector menjadi salah satu penyebab utama concealer gagal menutupi mata panda. Concealer hanya berfungsi menutup warna gelap, sedangkan corrector membantu menetralkan rona dasar kulit.
Jika area bawah mata memiliki warna biru, ungu, atau kehijauan, langsung memakai concealer dapat membuat hasilnya tampak kusam. Gunakan corrector bernuansa peach, salmon, atau oranye sesuai kebutuhan kulit sebelum mengaplikasikan concealer.
Langkah sederhana ini membantu menciptakan dasar warna lebih seimbang sehingga concealer dapat bekerja lebih efektif.
3. Mengaplikasikan Concealer Terlalu Tebal
Penggunaan concealer dalam jumlah banyak tidak selalu menghasilkan coverage lebih baik. Lapisan produk yang terlalu tebal justru dapat membuat area bawah mata terlihat berat, kering, dan mudah mengalami creasing.
Tekstur kulit bawah mata yang tipis membuat penumpukan produk lebih mudah terlihat. Selain itu, concealer berlebihan dapat memantulkan warna yang tidak sesuai sehingga menghasilkan tampilan abu-abu.
Aplikasikan concealer secukupnya hanya pada area yang membutuhkan coverage. Tambahkan produk secara bertahap apabila masih diperlukan.
4. Tidak Melakukan Skin Prep Sebelum Makeup
Kulit bawah mata yang kering dapat membuat concealer sulit menyatu. Ketika produk diaplikasikan pada permukaan kulit kurang lembap, hasilnya sering terlihat pecah, menumpuk, dan memperjelas garis halus.
Melewatkan penggunaan eye cream atau serum mata dapat menjadi penyebab makeup bawah mata tampak kurang maksimal. Gunakan produk pelembap khusus area mata sebelum memakai concealer agar tekstur kulit lebih siap menerima makeup.
Pastikan skincare sudah menyerap dengan baik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya agar concealer tidak mudah bergeser.
5. Menggunakan Undertone Concealer yang Tidak Sesuai
Selain shade, undertone juga berpengaruh besar terhadap hasil akhir concealer. Penggunaan concealer ber-undertone terlalu dingin atau netral pada area gelap dapat membuat warna terlihat abu-abu.
Untuk membantu menyeimbangkan rona kebiruan atau keunguan, pilih concealer bernuansa warm seperti kuning atau golden. Undertone tersebut dapat membantu menghasilkan tampilan lebih cerah dan menyatu.
Kenali warna dasar kulit sebelum membeli concealer agar produk dapat memberikan hasil sesuai harapan.
Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Concealer Abu-Abu di Bawah Mata
Mengapa concealer di bawah mata terlihat abu-abu?
Concealer di bawah mata dapat terlihat abu-abu akibat warna produk tidak mampu menetralkan rona gelap alami kulit. Area bawah mata biasanya memiliki warna dasar kebiruan, keunguan, atau kehijauan sehingga perlu diseimbangkan terlebih dahulu sebelum memakai concealer.
Apa penyebab utama concealer berubah menjadi ashy?
Beberapa penyebabnya meliputi pemilihan shade terlalu terang, penggunaan concealer ber-undertone kurang sesuai, melewatkan color corrector, kulit bawah mata terlalu kering, hingga aplikasi produk secara berlebihan.
Bagaimana cara mengatasi concealer abu-abu di bawah mata?
Gunakan rangkaian langkah mulai dari melembapkan area bawah mata, memakai color corrector, memilih shade concealer sesuai warna kulit, mengaplikasikan produk secara tipis, lalu mengunci hasil makeup menggunakan setting powder yang tepat.
Apakah color corrector wajib digunakan untuk menghindari concealer abu-abu?
Tidak semua orang membutuhkan color corrector. Produk ini lebih diperlukan bagi pemilik lingkaran hitam cukup pekat dengan rona biru, ungu, atau kehijauan. Jika area bawah mata hanya sedikit gelap, concealer sesuai warna kulit mungkin sudah cukup.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317489/original/020918400_1786015759-fath-3NgcTH0CFJg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317322/original/086214400_1786008601-28ec66d8-530c-4f30-b7e4-08579033ae89.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185558/original/094167800_1744440480-Berbicara_di_depan_umum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315175/original/039532200_1785829846-npXoMXdyyGcK9LQNFEcRskYhywz29XwcostqrPGN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316694/original/080101500_1785983415-1c337344-4379-4eed-9d9b-4b4152a1322c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315178/original/073175400_1785829849-r89IMnM16NBLrjRBmds5IczKevTRbTIFlwM32e3J.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314472/original/081828600_1785748239-zEoM0I1YZQPQF6pk9ubtnSz7LRwnts169P9wjQwx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314469/original/067341100_1785748234-qr6AfW9qAjBAWybTQYNF7x4z2UbOk5UVBMpWvZL4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431227/original/006632000_1764732396-red-cat-studio-xzwk_z2yBo0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330611/original/053623000_1756364272-pexels-timur-weber-8559950.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314478/original/076677600_1785748247-TrGsmkcHiW307mgWgsAPt6uxTxHTUrfmgkzZKaJH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314474/original/078196200_1785748242-0bwii0CIuyUbhQgT3LDGbb4FPcjbZXXWqlRhHUiU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314480/original/058318900_1785748250-oDn6qlzsi5qppyjuNfQrgh3bogB4JNaj0pk2sMaj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311070/original/068170100_1785387087-0Hw7c1LZOVQY16v9M8hlkVKCQLKBkqMWkSaXx4yJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315768/original/012348600_1785894816-921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309579/original/047547400_1785231652-VH3ZXlF3MYkLI4PkkN6tbhkFbIcyWxm3ytPFAVXH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4212872/original/043197200_1667443511-jim-teo-fHsX0eS5X9Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4322695/original/099919600_1676291689-lie-fake-cheat-word-concept_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314461/original/061183100_1785747505-7238e32c-ae27-4572-abf5-aed28a988fda.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540027/original/071822300_1774676731-WhatsApp_Image_2026-03-28_at_12.38.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447961/original/004485700_1765971470-k.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740424/original/062893500_1707701851-fotor-ai-2024021283117.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)