Puncak Arus Mudik, Kakorlantas Pastikan Situasi Terkendali

8 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas pasca penerapan rekayasa one way arus mudik nasional terpantau terkendali.

Kakorlantas menuturkan hingga saat ini sistem satu arah nasional masih diberlakukan untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan.

"Saat ini kami berada di bawah MBZ di jalan tol, menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas setelah kami lakukan one way nasional arus mudik kemarin tanggal 18, sampai saat ini masih kami berlakukan one way nasional. Adapun kondisi daripada arus lalu lintas khususnya di jalan tol, tentunya juga kami melihat dampaknya ke arteri ya. Sampai saat ini cukup terkendali," ucapnya di Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (19/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data pada Kamis (19/3), jumlah kendaraan pada puncak arus mudik mencapai sekitar 270 ribu kendaraan. Angka ini meningkat sekitar 4,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan catatan 258 ribu kendaraan.

"Oleh sebab itu, mekanisme daripada rekayasa lalu lintas dari kilometer 36 tadi sudah kami lakukan contraflow 1 lajur sampai km 47. Setelah ada kenaikan lagi, dari km 47 kita perpanjang ke km 48, itu 2 lajur. Dari km 48, kami buat lagi contraflow lajur 3 sampai ke km 70. Sampai km 70, tentunya nanti arah ke Trans Jawa alhamdulillah lancar karena sudah kita lakukan one way nasional. Itu kondisi yang terupdate hari ini," katanya.

Agus menuturkan bahwa Jalan tol layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) sempat ditutup sementara selama kurang lebih satu setengah jam guna mendukung penerapan contraflow. Setelah rekayasa selesai dilakukan, jalur tersebut kembali dibuka dan arus lalu lintas berangsur lancar.

"(Tol) MBZ tadi kita tutup hampir satu setengah jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai ya tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar. Sudah lancar ya," tuturnya.

Angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 2,8 persen. Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8 persen per hari ini tetapi fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40 persen. Jadi masih bagus, moga-moga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan," ucapnya.

"Dan kami mengharapkan untuk rekan-rekan pemudik agar memang harus hati-hati, harus sabar. Puncak arus sudah kita lalui, tinggal sekian persen nanti kita tunggu untuk kita amankan," pungkasnya.

(jal/har)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |