Polri Klaim Selalu Evaluasi Penggunaan Senjata Api Anggota

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Mabes Polri mengklaim penggunaan senjata api oleh anggota saat bertugas terus dilakukan evaluasi termasuk pasca insiden penembakan remaja hingga tewas di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Setiap langkah-langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian, itu ada yang namanya analisa dan evaluasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada wartawan, Kamis (5/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trunoyudo menyebut evaluasi dilakukan di setiap tahapan mulai dari proses evaluasi kegiatan sebelum, perencanaan, pelaksanaan hingga pasca kegiatan.

Ia menambahkan di seluruh satuan kerja Polri juga terdapat fungsi pengawasan secara manajemen maupun fungsi teknis hingga administratif seluruh perbuatan anggota.

"Tentunya langkah-langkah kepolisian terus melakukan evaluasi setiap semua kegiatan," tuturnya.

Di sisi lain, Trunoyudo memastikan seluruh proses pidana dan etik terhadap pelaku juga telah berjalan oleh Polresta Makassar. Ia mengatakan saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.

"Selaras dengan itu tentunya juga kode etik akan dijalani pada yang bersangkutan dan ini menjadi perhatian kita bersama. Sehingga langkah-langkah secara cepat, segera, untuk ditindaklanjuti terhadap pelaku," ujarnya.

Sebelumnya seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) tewas setelah diduga tertembak polisi yang membubarkan tawuran senjata mainan berpeluru jeli di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/3) lalu, dan segera ditangani pihaknya. Pelaku dan senjatanya telah diamankan pihak internal. Dari pemeriksaan sementara, dia mengatakan tertembaknya remaja itu terjadi secara tidak sengaja ketika sedang mengamankan korban.

"Kejadian yang terjadi pada hari Minggu kemarin," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana kepada wartawan, Rabu (4/3).

(fra/tfq/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |