Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, melaporkan sebanyak 573 rumah terendam banjir dan dua unit rumah mengalami kerusakan berat (roboh) akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut, Minggu (8/3).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan menyebutkan bahwa bencana ini berdampak pada 573 KK atau sekitar 1.905 jiwa yang tersebar di beberapa kecamatan.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kegagalan fungsi drainase dan luapan air sungai memicu banjir di delapan titik lokasi," kata Diat mengutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data BPBD di wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Serang, Kelurahan Lopang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kelurahan Banjar Agung, dan titik terparah berada di Kecamatan Kasemen, Kelurahan Kasunyatan dan Sawah Luhur.
Di Kecamatan Kasemen, tepatnya di Lingkungan Manggerong, ketinggian air sempat mencapai 100 sentimeter. Sementara di beberapa titik lainnya seperti Lingkungan Kroya Baru dan Kroya Indah Permai, air setinggi 30 sampai 50 sentimeter dilaporkan masih menggenangi pemukiman warga.
Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang juga mengakibatkan dua rumah warga roboh. Insiden pertama menimpa rumah milik Aprizal di Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, dan insiden kedua menimpa rumah milik Muktar di Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka.
"Personel sudah kami turunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi korban, pendataan (assessment), serta menyiagakan peralatan di lokasi terdampak," tambah Diat.
BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan bencana dan pengguna jalan, untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem serta potensi pohon tumbang maupun tanah longsor.
(tim/dal)

19 hours ago
6





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)
