Liputan6.com, Jakarta Solo, atau yang lebih dikenal sebagai Surakarta, merupakan salah satu kota budaya di Indonesia yang menawarkan berbagai destinasi wisata menarik. Dari peninggalan sejarah yang megah hingga keindahan alam yang menenangkan, Solo memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Ditambah dengan keramahan penduduknya serta kelezatan kuliner khas seperti nasi liwet dan serabi Solo, kota ini selalu berhasil menciptakan pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Bagi kamu yang sedang merencanakan liburan panjang, Solo bisa menjadi pilihan yang tepat. Kota ini tidak hanya menawarkan tempat-tempat bersejarah seperti Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran, tetapi juga destinasi wisata modern yang cocok untuk semua kalangan. Dengan suasana kota yang nyaman dan biaya perjalanan yang relatif terjangkau, Solo menjadi destinasi ideal bagi mereka yang ingin menikmati liburan tanpa harus pergi jauh.
Dalam artikel ini, kami telah merangkum tujuh destinasi wisata di Solo yang sulit untuk dilupakan. Mulai dari wisata budaya, alam, hingga kuliner, setiap tempat yang direkomendasikan memiliki keunikan tersendiri yang akan membuat liburanmu semakin berkesan. Simak daftar berikut dan temukan destinasi terbaik untuk menghabiskan libur panjang di Kota Solo!
1. Keraton Kasunanan Surakarta
Keraton Kasunanan Surakarta merupakan salah satu ikon sejarah yang wajib dikunjungi saat berada di Solo. Sebagai pusat kebudayaan Jawa, keraton ini masih menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan dan juga berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah, seperti pusaka, kereta kencana, dan gamelan kuno. Dengan arsitektur khas Jawa yang megah, keraton ini memberikan pengalaman wisata yang sarat akan nilai budaya.
Saat berkunjung ke keraton, wisatawan bisa melihat langsung berbagai upacara adat yang masih dilaksanakan hingga saat ini, seperti Sekaten dan Grebeg Maulud. Pengunjung juga dapat menjelajahi area sekitar keraton yang dipenuhi bangunan bersejarah, taman, dan alun-alun yang menjadi tempat favorit untuk bersantai. Tidak hanya itu, di dalam kompleks keraton terdapat pemandu wisata yang siap menjelaskan setiap detail sejarah yang menarik.
Suasana di sekitar Keraton Kasunanan Surakarta begitu khas dengan nuansa tradisional yang masih terjaga. Pengunjung akan merasakan atmosfer yang berbeda dari kehidupan kota modern saat memasuki area keraton. Berjalan di lorong-lorongnya, melihat koleksi antik, dan berinteraksi dengan para abdi dalem yang masih mengenakan pakaian adat menjadi pengalaman yang sulit untuk dilupakan.
2. Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran merupakan istana yang masih berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan dari Kadipaten Mangkunegaran. Dibangun pada abad ke-18, pura ini menggabungkan arsitektur Eropa dan Jawa yang sangat elegan. Pengunjung bisa melihat keindahan bangunan utama yang disebut Pendopo Ageng, tempat diadakannya pertunjukan seni dan acara kerajaan.
Selain menikmati keindahan arsitekturnya, wisatawan juga bisa menyaksikan berbagai koleksi benda bersejarah yang tersimpan di dalam istana, seperti topeng klasik, perhiasan kerajaan, hingga koleksi manuskrip kuno. Pemandu wisata di sini akan dengan senang hati menjelaskan sejarah panjang Mangkunegaran dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan budaya di Solo.
Berjalan-jalan di kompleks Pura Mangkunegaran memberikan pengalaman yang unik karena suasananya yang begitu tenang dan penuh dengan nilai sejarah. Tempat ini juga sering menjadi lokasi pertunjukan seni tradisional seperti tari-tarian Jawa dan gamelan, yang semakin memperkaya pengalaman wisata di Solo.
3. Taman Balekambang
Taman Balekambang merupakan ruang hijau di tengah kota Solo yang menawarkan suasana asri dan tenang. Taman ini memiliki dua bagian utama, yaitu Partini Tuin, yang berupa taman hijau dengan pepohonan besar, dan Partinah Bosch, yang merupakan hutan buatan dengan berbagai spesies tanaman langka. Tempat ini cocok untuk wisata keluarga karena memiliki area bermain anak dan berbagai spot foto menarik.
Selain menjadi tempat rekreasi, Taman Balekambang juga sering dijadikan lokasi pertunjukan seni dan budaya. Wisatawan bisa menikmati pagelaran wayang orang atau tari tradisional yang rutin diadakan di area taman ini. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan waktu santai bersama keluarga atau teman.
Bagi pecinta alam, berjalan-jalan di Taman Balekambang memberikan pengalaman yang menyegarkan. Udara yang sejuk dan suasana yang tenang membuat taman ini menjadi tempat favorit untuk jogging, bersantai, atau sekadar menikmati pemandangan alam yang hijau di tengah kota Solo.
4. Kampung Batik Laweyan
Solo dikenal sebagai salah satu pusat batik terbesar di Indonesia, dan Kampung Batik Laweyan adalah tempat terbaik untuk merasakan keindahan seni batik secara langsung. Kampung ini telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram dan dikenal sebagai pusat industri batik dengan ratusan pengrajin yang masih aktif hingga sekarang. Wisatawan dapat menyaksikan proses pembuatan batik tulis secara langsung, mulai dari mencanting hingga pewarnaan.
Selain belajar tentang batik, pengunjung juga bisa berbelanja berbagai kain dan pakaian batik dengan beragam motif khas Solo. Terdapat banyak butik dan toko batik di sepanjang jalan kampung ini, menawarkan pilihan yang beragam dengan harga yang bervariasi. Beberapa tempat bahkan menyediakan kelas membatik bagi wisatawan yang ingin mencoba membuat batik sendiri sebagai oleh-oleh.
Berjalan menyusuri Kampung Batik Laweyan juga merupakan pengalaman yang menyenangkan, karena kawasan ini memiliki arsitektur khas dengan bangunan-bangunan bersejarah yang masih dipertahankan. Lorong-lorong sempit dengan dinding bercat putih dan ukiran khas Jawa menambah keunikan tempat ini, menjadikannya salah satu destinasi wisata yang sulit untuk dilupakan.
5. Grojogan Sewu Tawangmangu
Bagi yang ingin menikmati keindahan alam, Grojogan Sewu di Tawangmangu adalah pilihan yang sempurna. Air terjun setinggi 81 meter ini terletak di kaki Gunung Lawu, sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Solo. Keindahan air terjun yang dikelilingi oleh hutan hijau membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di kawasan Solo Raya.
Untuk mencapai air terjun, wisatawan harus menuruni ratusan anak tangga yang melintasi jalur alami dengan pemandangan yang menakjubkan. Meskipun perjalanan turun cukup melelahkan, suasana sejuk dan suara gemericik air terjun membuat semua usaha terasa sepadan. Di sekitar kawasan ini, terdapat banyak monyet liar yang berkeliaran, menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Grojogan Sewu juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap, termasuk area piknik, warung makan, dan penginapan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan ini. Tempat ini menjadi favorit bagi para pencinta alam dan mereka yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.
6. Pasar Klewer
Pasar Klewer adalah pusat tekstil terbesar di Solo yang terkenal dengan koleksi batik yang lengkap dan harga yang terjangkau. Pasar ini menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang ingin berburu batik khas Solo, baik dalam bentuk kain, pakaian jadi, maupun aksesoris.
Dengan ratusan kios yang berjejer, pasar ini selalu ramai oleh pembeli, baik dari dalam maupun luar kota. Selain batik, Pasar Klewer juga menawarkan berbagai produk tekstil lainnya, seperti sarung, kebaya, dan kain tradisional lainnya. Harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung pada kualitas bahan dan jenis batik yang dipilih. Bagi yang pandai menawar, belanja di pasar ini bisa menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus menguntungkan.
Mengunjungi Pasar Klewer bukan hanya soal belanja, tetapi juga merasakan atmosfer perdagangan tradisional yang khas. Interaksi antara pedagang dan pembeli, serta keunikan suasana pasar yang penuh warna, menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi yang sulit dilupakan saat berkunjung ke Solo.
7. Benteng Vastenburg
Benteng Vastenburg adalah peninggalan kolonial Belanda yang terletak di pusat kota Solo. Dibangun pada abad ke-18, benteng ini dulunya berfungsi sebagai pusat militer dan pengawasan pemerintah kolonial. Meskipun sebagian bangunannya telah mengalami kerusakan, sisa-sisa arsitektur khas Eropa masih dapat dinikmati oleh para pengunjung.
Wisatawan yang berkunjung ke Benteng Vastenburg bisa menikmati suasana bersejarah dengan berjalan-jalan di sekitar area benteng yang luas. Tempat ini juga sering digunakan untuk berbagai acara seni dan budaya, seperti pameran, konser, dan festival. Dengan latar bangunan tua yang megah, benteng ini juga menjadi spot favorit bagi para fotografer.
Bagi pecinta sejarah, Benteng Vastenburg menawarkan pengalaman yang menarik dengan cerita-cerita masa lalu yang masih terasa di setiap sudutnya. Tempat ini menjadi bukti perjalanan panjang Kota Solo, dari masa kolonial hingga era modern, menjadikannya salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi.
Pertanyaan Umum Seputar Destinasi Wisata di Solo
1. Apa saja destinasi wisata wajib dikunjungi di Solo?
Beberapa destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Solo antara lain Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Kampung Batik Laweyan, Taman Balekambang, Grojogan Sewu Tawangmangu, Pasar Klewer, dan Benteng Vastenburg. Tempat-tempat ini menawarkan keindahan budaya, sejarah, alam, dan belanja yang khas.
2. Bagaimana cara menuju Solo dari luar kota?
Solo dapat dicapai melalui berbagai moda transportasi, termasuk pesawat, kereta api, dan bus. Bandara Adi Soemarmo melayani penerbangan domestik dan internasional, sementara Stasiun Balapan dan Stasiun Purwosari melayani rute kereta api dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu, tersedia jalur darat yang terhubung dengan jalan tol, memudahkan perjalanan dengan kendaraan pribadi atau bus.
3. Apa kuliner khas Solo yang wajib dicoba saat berkunjung?
Beberapa kuliner khas Solo yang wajib dicoba antara lain nasi liwet, timlo Solo, serabi Notosuman, selat Solo, cabuk rambak, dan tengkleng kambing. Kuliner-kuliner ini memiliki cita rasa khas yang menggambarkan kekayaan kuliner Solo yang unik dan lezat.
4. Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Solo?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Solo adalah saat musim kemarau, sekitar bulan Mei hingga September, karena cuaca lebih cerah dan nyaman untuk berwisata. Selain itu, datang saat acara budaya seperti Sekaten atau Grebeg Maulud bisa menjadi pengalaman unik untuk merasakan suasana tradisional yang kental.
5. Apa oleh-oleh khas dari Solo?
Oleh-oleh khas Solo yang banyak diburu wisatawan meliputi kain batik dari Kampung Batik Laweyan dan Kauman, serabi Notosuman, intip goreng (kerupuk nasi), abon Varia, dan wedang uwuh. Semua oleh-oleh ini mencerminkan kekayaan budaya dan kuliner khas Solo.
6. Apakah Solo cocok untuk wisata keluarga?
Ya, Solo sangat cocok untuk wisata keluarga karena memiliki banyak destinasi ramah anak, seperti Taman Balekambang, The Heritage Palace, dan Pandawa Water World. Selain itu, wisata kuliner di Solo juga cocok untuk dinikmati bersama keluarga.
7. Apa yang membuat wisata di Solo unik dibandingkan kota lain di Jawa Tengah?
Keunikan Solo terletak pada perpaduan budaya Jawa yang masih sangat kental, keramahan penduduknya, serta destinasi wisata yang bervariasi dari sejarah, budaya, hingga alam. Selain itu, biaya hidup dan wisata di Solo relatif lebih terjangkau dibandingkan kota besar lainnya di Indonesia.
8. Apakah transportasi umum di Solo mudah digunakan wisatawan?
Solo memiliki sistem transportasi yang cukup baik untuk wisatawan, seperti bus Batik Solo Trans (BST), becak, ojek online, serta kereta api lokal Prameks dan KRL Joglosemar yang menghubungkan Solo dengan Yogyakarta dan Semarang. Selain itu, banyak tempat wisata yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau transportasi lokal yang nyaman.