Liputan6.com, Jakarta - Penerbangan yang ideal tentu saja berjalan lancar tanpa hambatan, namun terkadang ada situasi tak terduga seperti pesawat yang harus berputar-putar di udara dalam waktu lama. Kondisi ini, yang dikenal sebagai holding pattern, seringkali menimbulkan kecemasan bagi sebagian penumpang. Meskipun merupakan prosedur standar demi keselamatan, rasa khawatir bisa saja muncul.
Ketika pesawat mengalami penundaan pendaratan dan harus berputar di ketinggian, penting bagi penumpang untuk menjaga ketenangan. Memahami alasan di balik prosedur ini serta memiliki strategi koping yang efektif dapat sangat membantu mengurangi stres dan membuat perjalanan tetap nyaman.
Lantas apa saja tips menghadapi pesawat yang berputar lama di udara saat penerbangan agar tetap tenang? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (12/5/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Pahami Alasan Pesawat Berputar (Holding Pattern)
Memahami mengapa pesawat perlu berputar di udara adalah langkah pertama yang krusial untuk mengurangi kecemasan. Fenomena ini, yang dikenal sebagai 'holding pattern', bukanlah tanda bahaya melainkan prosedur standar yang aman dalam dunia penerbangan. Pesawat seringkali berputar di udara karena berbagai alasan, termasuk lalu lintas udara yang padat, kondisi cuaca buruk di bandara tujuan, atau masalah operasional kecil yang memerlukan waktu untuk diselesaikan sebelum pendaratan yang aman.
Prosedur holding pattern dirancang secara khusus untuk menjaga jarak aman antar pesawat dan mengelola aliran lalu lintas udara secara efisien. Federal Aviation Administration (FAA) menjelaskan bahwa ini adalah bagian integral dari sistem kontrol lalu lintas udara yang memastikan keselamatan semua penerbangan. Dengan demikian, ketika pesawat Anda berputar, itu berarti pilot dan pengatur lalu lintas udara sedang bekerja sama untuk memastikan pendaratan yang paling aman dan teratur.
Pengetahuan ini dapat mengubah perspektif Anda dari cemas menjadi lebih tenang, karena Anda tahu bahwa situasi ini berada di bawah kendali penuh para profesional. Ini adalah bukti dari sistem keamanan penerbangan yang ketat, bukan indikasi adanya masalah serius. Oleh karena itu, memahami dasar-dasar prosedur ini dapat menjadi penenang yang efektif bagi pikiran Anda.
2. Lakukan Teknik Pernapasan Dalam
Teknik pernapasan dalam merupakan alat yang sangat ampuh untuk menenangkan sistem saraf dan meredakan respons stres tubuh secara cepat. Pernapasan diafragma, atau pernapasan perut, secara efektif mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang bertanggung jawab untuk 'istirahat dan cerna', sehingga membantu menurunkan detak jantung dan tekanan darah. Ini adalah respons fisiologis alami yang dapat Anda kendalikan untuk meredakan kecemasan.
Salah satu teknik yang sangat direkomendasikan adalah teknik 4-7-8 yang dipopulerkan oleh Dr. Andrew Weil. Untuk melakukannya, tarik napas perlahan melalui hidung selama 4 hitungan, tahan napas selama 7 hitungan, dan kemudian buang napas melalui mulut selama 8 hitungan. Ulangi siklus ini beberapa kali hingga Anda merasakan ketenangan yang lebih dalam.
Melatih pernapasan dalam secara teratur, bahkan sebelum penerbangan, dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menggunakannya secara efektif saat dibutuhkan. Teknik ini memberikan kontrol langsung atas respons tubuh terhadap stres, membantu Anda tetap tenang dan fokus meskipun pesawat berputar lama di udara.
3. Alihkan Perhatian Anda
Mengalihkan perhatian dari situasi yang memicu kecemasan adalah strategi yang efektif untuk memutus siklus pikiran negatif. Saat pesawat berputar lama di udara, fokus pada hal lain dapat membantu mengalihkan pikiran dari kekhawatiran yang tidak perlu. Membaca buku yang menarik, mendengarkan musik atau podcast favorit, menonton film, atau bermain game di perangkat elektronik adalah cara-cara yang terbukti efektif untuk mengalihkan pikiran dari kecemasan penerbangan.
Pilihlah aktivitas yang benar-benar menyita perhatian Anda dan membutuhkan fokus. Misalnya, teka-teki silang atau sudoku adalah pilihan yang baik karena memaksa otak untuk berkonsentrasi pada tugas yang ada, sehingga mengurangi ruang untuk pikiran yang berulang tentang situasi penerbangan. Pastikan perangkat elektronik Anda terisi penuh atau bawa power bank agar hiburan Anda tidak terhenti di tengah jalan.
Dengan mengalihkan perhatian, Anda tidak hanya mengurangi kecemasan sesaat tetapi juga mencegah pikiran negatif berkembang. Ini adalah cara proaktif untuk mengelola stres dan menjaga suasana hati tetap positif selama penundaan yang tidak terduga.
4. Berkomunikasi dengan Awak Kabin
Awak kabin adalah sumber daya yang sangat berharga dan terlatih untuk menangani berbagai situasi di pesawat, termasuk penumpang yang merasa cemas. Jangan pernah ragu untuk memberi tahu awak kabin jika Anda merasa gelisah atau tidak nyaman. Mereka terlatih untuk menangani penumpang yang gelisah dan dapat memberikan informasi atau dukungan yang menenangkan.
Awak kabin dapat memberikan pembaruan terbaru mengenai situasi penerbangan, jika informasi tersebut tersedia dari kokpit, yang dapat membantu meredakan ketidakpastian. Selain itu, sekadar mendapatkan kata-kata penenang atau jaminan dari mereka dapat sangat membantu mengurangi ketegangan dan membuat Anda merasa lebih aman. Mereka adalah profesional yang berkomitmen untuk kenyamanan dan keselamatan Anda.
Membangun komunikasi dengan awak kabin juga dapat memberikan rasa koneksi dan dukungan, yang sangat penting saat Anda merasa rentan. Mereka dapat menawarkan bantuan praktis, seperti segelas air atau selimut, yang mungkin tidak Anda minta jika Anda terlalu cemas.
5. Gunakan Teknik Relaksasi Otot Progresif
Relaksasi otot progresif (PMR) adalah teknik yang melibatkan penegangan dan relaksasi kelompok otot yang berbeda secara berurutan untuk mengurangi ketegangan fisik dan mental. Teknik ini bekerja dengan cara menegang satu kelompok otot selama sekitar lima detik, kemudian melepaskannya selama 30 detik, dan mengulanginya untuk kelompok otot yang berbeda di seluruh tubuh. Mulailah dari kaki, naik ke tungkai, perut, lengan, bahu, hingga wajah.
Dengan secara sadar mengendurkan otot-otot yang tegang, Anda mengirimkan sinyal yang jelas ke otak bahwa tubuh Anda aman dan rileks. Proses ini secara langsung dapat mengurangi respons kecemasan dan membantu tubuh Anda masuk ke kondisi yang lebih tenang. Ini adalah cara yang efektif untuk mengatasi ketegangan fisik yang sering menyertai kecemasan.
Latihan PMR dapat dilakukan secara diam-diam di kursi Anda dan tidak memerlukan peralatan khusus. Ini adalah alat yang ampuh untuk mengelola stres dan kecemasan, membantu Anda merasa lebih terkendali dan nyaman saat menghadapi situasi seperti pesawat yang berputar lama di udara.
6. Hindari Kafein dan Alkohol
Saat menghadapi situasi yang berpotensi memicu kecemasan seperti pesawat yang berputar lama di udara, sangat penting untuk menghindari konsumsi kafein dan alkohol. Kafein adalah stimulan yang dapat meningkatkan detak jantung, memicu perasaan gelisah, dan memperburuk kecemasan saat terbang. Efek stimulan ini dapat membuat Anda lebih sulit untuk tetap tenang dan rileks.
Meskipun alkohol mungkin terasa menenangkan pada awalnya, efeknya bersifat sementara dan seringkali justru memperburuk kondisi. Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi, mengganggu pola tidur, dan pada akhirnya dapat meningkatkan tingkat kecemasan setelah efek awalnya hilang. Selain itu, alkohol dapat mengganggu penilaian dan kemampuan Anda untuk menerapkan strategi koping lainnya.
Sebagai gantinya, pilihlah minuman yang menenangkan seperti air putih, teh herbal tanpa kafein, atau jus buah. Tetap terhidrasi dengan baik dan hindari zat-zat yang dapat memicu atau memperparuk kecemasan akan sangat membantu Anda menjaga ketenangan selama penerbangan.
7. Visualisasi Positif
Visualisasi positif adalah teknik mental yang melibatkan membayangkan diri Anda berada dalam situasi yang tenang dan menyenangkan. Ketika pesawat berputar lama di udara, gunakan imajinasi Anda untuk mengalihkan fokus dari lingkungan yang membuat cemas. Bayangkan diri Anda berada di tempat yang aman dan damai, seperti pantai yang tenang dengan suara ombak, hutan yang sejuk, atau tempat favorit lainnya yang memberikan rasa nyaman.
Fokuskan pada detail sensorik dalam visualisasi Anda: apa yang Anda lihat, dengar, cium, dan rasakan di tempat tersebut. Semakin detail dan jelas visualisasi Anda, semakin efektif teknik ini dalam mengalihkan pikiran dari ketakutan. Teknik visualisasi dapat membantu mengalihkan fokus dari ketakutan dan menciptakan respons relaksasi dalam tubuh, mengurangi stres dan kecemasan secara signifikan.
Latihan ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, menjadikannya alat yang sangat berguna selama penerbangan. Dengan secara aktif menciptakan gambaran mental yang positif, Anda dapat mempengaruhi suasana hati dan respons fisiologis tubuh Anda terhadap stres.
8. Bawa Barang yang Menenangkan
Memiliki benda-benda yang memberikan kenyamanan pribadi dapat menjadi "jangkar" emosional yang sangat membantu saat menghadapi situasi stres di pesawat. Membawa selimut favorit, bantal leher yang nyaman, atau bahkan foto orang terkasih dapat memberikan rasa nyaman dan familiaritas di lingkungan yang asing dan berpotensi membuat stres seperti pesawat. Benda-benda ini menciptakan sedikit 'rumah' di tengah perjalanan.
Barang-barang ini berfungsi sebagai 'jangkar' yang dapat membantu Anda merasa lebih membumi dan tenang saat menghadapi situasi yang tidak terduga, seperti pesawat yang berputar lama di udara. Aroma yang menenangkan dari minyak esensial atau musik favorit juga bisa menjadi bagian dari 'kit kenyamanan' pribadi Anda.
Pilihlah barang-barang yang benar-benar memberikan Anda rasa aman dan tenang. Kehadiran benda-benda ini dapat menjadi pengingat fisik akan kenyamanan dan keamanan, membantu Anda mengatasi kecemasan dan menjaga ketenangan selama penerbangan.
9. Tetap Terhidrasi
Dehidrasi dapat memperburuk gejala kecemasan dan membuat Anda merasa lebih tidak nyaman selama penerbangan. Udara di kabin pesawat cenderung sangat kering, yang dapat menyebabkan dehidrasi lebih cepat daripada di darat. Oleh karena itu, minum air yang cukup selama penerbangan sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.
Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, pusing, dan bahkan meningkatkan perasaan cemas. Gejala-gejala ini dapat membuat Anda merasa lebih gelisah dan tidak nyaman saat pesawat berputar lama. Pastikan untuk minum air secara teratur sepanjang penerbangan, bahkan jika Anda tidak merasa haus.
Hindari minuman manis dan berkafein yang dapat mempercepat dehidrasi. Membawa botol air minum yang dapat diisi ulang setelah melewati pemeriksaan keamanan adalah cara praktis untuk memastikan Anda memiliki akses mudah ke air minum sepanjang perjalanan.
10. Pertimbangkan Bantuan Profesional Jika Fobia Parah
Jika kecemasan penerbangan Anda sangat parah dan secara signifikan mengganggu kemampuan Anda untuk bepergian atau menjalani hidup, mencari bantuan dari profesional kesehatan mental mungkin diperlukan. Fobia terbang, atau aerophobia, adalah kondisi nyata yang dapat diatasi dengan intervensi yang tepat. Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah bentuk terapi yang sangat efektif untuk fobia terbang, membantu individu mengidentifikasi dan mengubah pola pikir negatif yang terkait dengan penerbangan.
Seorang terapis yang terlatih dapat mengajarkan strategi koping yang spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Dalam beberapa kasus, mereka mungkin juga merekomendasikan obat-obatan jangka pendek untuk membantu mengelola kecemasan selama penerbangan, terutama untuk kasus-kasus yang sangat parah. Jangan ragu untuk mencari dukungan ini jika Anda merasa kewalahan.
Mencari bantuan profesional bukanlah tanda kelemahan, melainkan langkah proaktif untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. Dengan dukungan yang tepat, Anda dapat belajar mengelola fobia terbang dan menikmati pengalaman perjalanan udara dengan lebih tenang dan nyaman di masa depan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Menghadapi Pesawat yang Berputar Lama di Udara
1. Mengapa pesawat sering berputar di udara sebelum mendarat?
Jawaban: Pesawat berputar di udara, dikenal sebagai 'holding pattern', karena lalu lintas udara padat, cuaca buruk di bandara tujuan, atau masalah operasional kecil yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan demi pendaratan aman. Ini adalah prosedur standar untuk menjaga jarak aman antar pesawat dan mengelola lalu lintas udara.
2. Bagaimana cara cepat menenangkan diri saat merasa cemas di pesawat?
Jawaban: Anda bisa mencoba teknik pernapasan dalam seperti 4-7-8 (tarik napas 4, tahan 7, buang 8 hitungan) untuk menenangkan sistem saraf. Mengalihkan perhatian dengan membaca, mendengarkan musik, atau bermain game juga sangat efektif.
3. Apakah aman jika pesawat berputar lama di udara?
Jawaban: Ya, sangat aman. 'Holding pattern' adalah prosedur standar yang dirancang untuk menjaga keselamatan penerbangan dengan mengatur jarak antar pesawat dan mengelola lalu lintas udara, terutama saat ada kondisi yang tidak memungkinkan pendaratan langsung.
4. Apa yang sebaiknya dihindari saat merasa cemas di pesawat?
Jawaban: Hindari konsumsi kafein karena dapat meningkatkan detak jantung dan perasaan gelisah. Alkohol juga sebaiknya dihindari karena efek menenangkannya sementara dan bisa menyebabkan dehidrasi serta meningkatkan kecemasan setelahnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550647/original/020634100_1775705556-rumah_kecil_desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692276/original/073937100_1778568511-ChatGPT_Image_May_12__2026__01_47_28_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561641/original/068548100_1776755555-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551002/original/072930500_1775715017-industrial_kebun_hijau_6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5682570/original/047523900_1778554631-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672782/original/038023800_1778494889-Ide_Menanam_Kangkung_Gantung_Pakai_Botol_Bekas_agar_Cepat_Panen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573889/original/012063400_1777955472-Dinding_Roster_di_Area_Void.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672606/original/013667500_1778485975-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521468/original/018691600_1772690736-rumah_subsidi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558920/original/083698700_1776493987-Memilih_Tanaman_Aromatik_yang_Tepat_untuk_Kebun_Anda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425640/original/031912800_1764232794-Model_Dapur_yang_Memanjang_ke_Area_Servis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672380/original/015362400_1778478660-Rumah_Terasa_Sangat_Panas_Meskipun_AC_Dinyalakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672379/original/067711300_1778478360-unnamed__76_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672126/original/071844400_1778470403-sawi_gantung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5618158/original/013418400_1778205287-unnamed__28_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460575/original/043485900_1767258453-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529059/original/047805100_1773304364-kaleng_bekas_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620672/original/035310000_1778210078-d11e1ab1-d3cf-4ac2-8909-5cf6f1dc9653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572940/original/062016200_1777876369-Gemini_Generated_Image_fo7u1hfo7u1hfo7u.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568987/original/003995200_1777425589-unnamed__62_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454099/original/004509200_1766549156-CFX_edit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469431/original/085313800_1768117137-lantai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466748/original/042462000_1767853330-007339300_1731391416-crop-hand-taking-rice-from-steamer_23-2147897598.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4361383/original/094002100_1679011888-Coinbase.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471069/original/005279200_1768276663-Membuat_Aquaponik_Galon_dengan_Kombinasi_Lele_dan_Pakcoy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3277943/original/007225400_1603680915-vikram-mudaliar-iAKTUaMPaS8-unsplash.jpg)