Timwas DPR Panggil Kemenhaj Evaluasi Puncak Persiapan Haji

14 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2026 akan memanggil Kementerian Haji dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas dan mengevaluasi semua persiapan puncak penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Anggota Timwas Haji DPR sekaligus Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang sebelum nerangkat ke Mekah di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (21/05) kemarin mengatakan sejauh ini semua penyelenggaraan kegiatan haji yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Haji memang sudah sesuai dengan rencana.

"Catatan kami masih dalam keadaan on the track, masih sesuai dengan perencanaan. Memang ada catatan tapi tidak banyak," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, agar kondisi itu tetap terjaga, Timwas Haji DPR kata Marwan tak ingin lengah.

Menurutnya, proses penyelenggaraan kegiatan haji belum mencapai puncaknya. Puncaknya ada di Armuzna.

Marwan mengatakan banyak hal tak terduga yang bisa terjadi saat Armuznah yang bisa mengganggu penyelenggaraan ibadah haji.

Masalah tersebut antara lain terkait transportasi jemputan untuk jemaah haji dari hotel Arofah maupun sebaliknya.

"Demikian seterusnya Arofah ke Musdalifah itu sering banyak hal yang tidak terduga. Kita membicarakan apa saja yang perlu menjadi langkah-langkah kedaruratan. Sehingga jemaah kita nanti tidak terlalu lama menunggu kita sudah ada alternatif. Umpamanya kalau busnya tidak ada bagaimana kita cari bus seperti itu. Kalau umpamanya kembali terjadi busnya sudah padat tidak bisa jalan dari Musdalifah menuju Mina. Bagaimana caranya? Ini yang mau kita rumuskan," katanya.

Selain masalah transportasi, Marwan mengatakan masalah penting lain yang juga harus diwaspadai selama puncak haji adalah kesehatan jemaah.

Catatan Timwas, saat puncak kegiatan haji, jemaah haji kemungkinan besar akan banyak yang sakit. Hal itu dipicu oleh kelelahan jemaah. 

"Catatan kita disini yang sering jumlah kematian tercatat setiap penyelenggaraan ibadah haji terjadi saat Armuzna. Tentu kita ingin menghindari meninggal dalam keadaan kelelahan," katanya. 

Marwan mengatakan undangan ke Kementerian Haji untuk membahas evaluasi dan persiapan puncak itu rencananya dilayangkan sebelum tanggal 24 atau 25 Mei.

(agt)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |