Liputan6.com, Jakarta - Membaca karakter dari cara berjalan ternyata bisa mengungkap lebih dari sekadar kebiasaan bergerak seseorang. Cara berjalan menjadi bahasa tubuh non-verbal yang mencerminkan kepribadian, suasana hati, hingga emosi yang sedang dirasakan seseorang.
Psikolog dan ahli bahasa tubuh menilai bahwa postur tubuh, kecepatan langkah, ayunan lengan, hingga pijakan kaki dapat memberikan petunjuk penting tentang rasa percaya diri, kondisi emosional, dan tipe kepribadian seseorang.
Melansir laman 20minutos, studi psikolog Jerman, Werner Wolff, pada tahun 1935 menunjukkan bahwa gaya berjalan dapat membantu memprediksi ciri kepribadian, seperti dominasi, kemampuan bersosialisasi, dan tingkat keramahan seseorang. Simak ulasannya yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (24/5/2026).
Gaya Berjalan dan Lima Sifat Kepribadian Utama
Penelitian modern semakin memperkuat korelasi antara cara berjalan dan ciri-ciri kepribadian. Sebuah studi pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa gaya berjalan seseorang sangat berkaitan erat dengan lima tipe kepribadian The Big Five. Tipe-tipe kepribadian ini mencakup keterbukaan (openness), keramahan (agreeableness), kesadaran (conscientiousness), ekstraversi (extraversion), dan neurotisisme (neuroticism).
Bukti kuat menunjukkan bahwa kecepatan berjalan di masa dewasa sebagian besar mencerminkan kepribadian individu. Orang yang cenderung berjalan cepat, misalnya, seringkali memiliki skor yang lebih tinggi dalam ekstraversi, kesadaran, dan keterbukaan. Sebaliknya, mereka cenderung memiliki skor yang lebih rendah dalam neurotisisme.
Tingkat ekstraversi yang lebih tinggi secara signifikan dikaitkan dengan kecepatan berjalan rata-rata 0,06 meter per detik lebih cepat dibandingkan individu dengan skor introversi yang lebih tinggi. Selain itu, individu dengan tingkat neurotisisme tinggi cenderung berjalan dengan langkah yang lebih pendek dan hati-hati. Sementara itu, mereka yang memiliki tingkat ekstraversi tinggi seringkali berjalan dengan langkah yang lebih panjang dan bersemangat.
Berbagai Gaya Berjalan dan Artinya
Kemampuan membaca karakter dari cara berjalan dapat memberikan wawasan unik tentang seseorang. Berikut adalah beberapa interpretasi umum berdasarkan gaya berjalan spesifik yang sering ditemui:
- Berjalan Cepat: Individu yang melangkah cepat, mantap, dan mengayunkan tangan secara bebas sering diasosiasikan dengan karakter percaya diri, penuh semangat, dan berenergi tinggi. Mereka cenderung ambisius, produktif, berorientasi pada tujuan, supel, teliti, dan pantang menyerah. Namun, terkadang mereka kurang peka terhadap lingkungan sekitar karena terlalu fokus pada tujuan.
- Berjalan Lambat: Seseorang yang berjalan lambat umumnya menunjukkan sifat tenang, santai, dan penuh kehati-hatian. Mereka cenderung tidak suka mengambil risiko, lebih introvert, pemikir mendalam, dan mungkin pemalu. Sisi negatifnya, mereka kadang dianggap bukan pejuang keras atau sulit maju.
- Berjalan dengan Kepala Tegak dan Dada Membusung: Gaya berjalan ini sering ditemukan pada orang dengan kepercayaan diri tinggi, karismatik, dan menikmati perhatian. Mereka memiliki keterampilan sosial yang baik dan seringkali menjadi sosok pemimpin. Namun, terkadang bisa mengindikasikan sentuhan narsisme atau egois.
- Berjalan Menunduk atau Bahu Membungkuk: Gaya ini seringkali menandakan seseorang yang cenderung menutup diri, misterius, cuek, atau dingin. Ini juga bisa menjadi indikasi kurangnya kepercayaan diri, rasa malu, kecemasan, atau merasa tidak aman dan trauma.
- Berjalan Sambil Menoleh ke Kiri dan Kanan: Kebiasaan ini menunjukkan bahwa seseorang sangat peduli dan selalu memperhatikan keadaan sekitarnya. Mereka cenderung pengertian, cocok dijadikan sahabat atau kekasih, dan dapat dipercaya.
- Berjalan Lurus: Individu yang berjalan lurus seringkali memiliki karakter yang tegas, berprinsip, dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Potensi kepemimpinan juga sering terlihat pada mereka.
- Berjalan Tidak Lurus: Sebaliknya, orang yang berjalan tidak lurus mungkin memiliki karakter yang tidak tegas atau kurang memiliki prinsip yang kuat.
- Berjalan Menyeret Kaki: Gaya berjalan ini bisa menandakan adanya rasa takut, kurangnya kontrol diri, atau tingkat stres yang tinggi.
- Berjalan ke Arah Kiri (dengan mata tertutup): Jika seseorang diminta berjalan lurus dengan mata tertutup dan cenderung berbelok ke kiri, ini bisa menjadi indikasi kecemasan atau stres. Hal ini karena otak kanan bekerja lebih keras dalam mengelola tingkat stres dan kecemasan.
Perspektif Ilmiah dan Batasan Analisis Gaya Berjalan
Secara ilmiah, analisis gait adalah teknik yang digunakan untuk mengukur dan menganalisis pola langkah berjalan seseorang. Teknik ini banyak digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, mulai dari forensik, ilmu olahraga, hingga kedokteran.
Penelitian biomekanik eksploratif juga telah memberikan bukti empiris yang menunjukkan bahwa kepribadian berkaitan dengan cara seseorang berjalan. Aspek-aspek seperti gerakan relatif antara tubuh bagian atas dan bawah, gerakan tubuh bagian atas saja, gerakan tubuh bagian bawah saja, dan kecepatan berjalan, semuanya terkait dengan aspek kepribadian partisipan.
Teknologi modern pun turut berkontribusi dalam upaya membaca karakter dari cara berjalan. Penelitian terbaru bahkan memanfaatkan sensor pada smartphone untuk mengenali ciri-ciri kepribadian utama (neurotisisme, ekstraversi, keterbukaan, keramahan, dan kesadaran) berdasarkan pola gaya berjalan individu.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa analisis gaya berjalan memiliki keterbatasan. Meskipun kesan sifat berdasarkan gerakan dapat diandalkan, namun tidak selalu valid. Artinya, kesan tersebut belum tentu sesuai dengan bagaimana individu menilai diri mereka sendiri.
Mungkinkah Mengubah Gaya Berjalan?
Menariknya, seseorang sebenarnya dapat belajar untuk mengubah gaya berjalan mereka. Para ahli menyarankan bahwa perubahan ini sebaiknya dilakukan sebelum usia 30 tahun. Alasannya adalah karena pikiran cenderung lebih fleksibel selama tahun-tahun tersebut, sehingga lebih mudah untuk memperbaiki kebiasaan atau kerusakan tubuh yang mungkin terjadi seiring bertambahnya usia.
Pertanyaan Seputar Membaca Karakter dari Cara Berjalan
Apa itu membaca karakter dari cara berjalan?
Membaca karakter dari cara berjalan adalah menganalisis gaya berjalan seseorang, termasuk postur, kecepatan, dan ayunan lengan, untuk mengungkap kepribadian, suasana hati, dan emosi mereka.
Bagaimana gaya berjalan cepat mencerminkan kepribadian?
Orang yang berjalan cepat cenderung percaya diri, penuh semangat, berenergi tinggi, ambisius, produktif, dan berorientasi pada tujuan. Mereka juga supel, teliti, dan pantang menyerah.
Apakah gaya berjalan bisa diubah?
Ya, seseorang dapat belajar mengubah gaya berjalan, dan disarankan untuk melakukannya sebelum usia 30 tahun karena pikiran lebih fleksibel pada usia tersebut.
Apa hubungan antara gaya berjalan dan Big Five Personality Traits?
Penelitian menunjukkan bahwa cara berjalan berkaitan dengan lima tipe kepribadian The Big Five, yaitu keterbukaan, keramahan, kesadaran, ekstraversi, dan neurotisisme.
Apa itu analisis gait?
Analisis gait adalah teknik ilmiah untuk mengukur dan menganalisis pola langkah berjalan seseorang, digunakan dalam berbagai disiplin ilmu seperti forensik, olahraga, dan kedokteran.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470021/original/005814900_1768194991-kebun_sayur_pekarangan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6809226/original/075061200_1779599323-Rumah_Kampung_1_Kamar_dengan_Dapur_Terbuka.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6206186/original/011519300_1779084859-Gemini_Generated_Image_ytmvjrytmvjrytmv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568987/original/003995200_1777425589-unnamed__62_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6691886/original/086810500_1779512541-16384158270880328079.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6196549/original/076500500_1779076017-Gemini_Generated_Image_msd3ujmsd3ujmsd3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389996/original/077375500_1761216877-dapur_3x3_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752476/original/080911300_1778653569-Teras_Keliling_dengan_Atap_Limasan_Lambang_Teplok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6607173/original/039211900_1779441877-cara_menyejukkan_ruangan_tanpa_AC.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6598282/original/015926700_1779435663-gambar_siput.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6569570/original/041144400_1779414968-halaman_luas_2a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6566106/original/094646300_1779412100-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_07.46.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6011724/original/056472700_1778903935-oyong2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6503315/original/037386100_1779360100-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437451/original/014334700_1765253535-Ide_Jualan____Receh____tapi_Banyak_Dicari_dan_Cepat_Laris_di_Dalam_Gang_Usaha_Camilan_dan_Jajanan_Ringan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6495772/original/015778400_1779352846-Cara_Membuat_Wadah_Semai_Dari_Gelas_Plastik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521468/original/018691600_1772690736-rumah_subsidi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485203/original/012111000_1769498199-Kombinasi_Jeruk_dan_Lavender.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410733/original/065340700_1762943225-IMG_9134.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845191/original/066087800_1716884377-Food_processor_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983415/original/005222400_1730112240-fotor-ai-20241028174255.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737072/original/075912900_1707287679-IMG_20240207_132746_637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479447/original/056391100_1768978568-unnamed-11.jpg)

