Liputan6.com, Jakarta - Kuteks menjadi salah satu cara praktis untuk mempercantik tampilan kuku, tetapi tidak jarang muncul situasi ketika ingin menghapusnya justru tidak memiliki nail polish remover. Kondisi ini tentu dapat menyulitkan, terutama jika kuteks sudah mulai mengelupas atau ingin segera mengganti warna baru.
Untungnya, ada beberapa bahan yang mudah ditemukan di rumah dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk membantu mengangkat kuteks. Meski efektivitasnya tidak selalu secepat penghapus kuteks berbahan aseton, metode ini tetap dapat digunakan dalam keadaan darurat apabila dilakukan dengan cara yang tepat.
Berikut enam cara menghapus kuteks tanpa menggunakan nail polish remover yang dapat kamu coba di rumah, dilansir Liputan6.com dari kanal martha stewart, Selasa (21/7).
1. Rubbing Alcohol (Alkohol Gosok)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2772796/original/062424400_1554719758-nails-865121_1280.jpg)
Perbesar
Jika tidak memiliki nail polish remover, alkohol gosok dapat menjadi salah satu alternatif yang cukup efektif untuk menghapus kuteks. Caranya, tuangkan sedikit alkohol gosok pada kapas, lalu tempelkan pada permukaan kuku selama sekitar 10 detik agar kuteks mulai melunak.
Setelah itu, gosok kapas secara perlahan dengan gerakan maju-mundur hingga lapisan kuteks terangkat. Selain alkohol gosok, hand sanitizer berbasis alkohol atau parfum juga dapat digunakan, meskipun biasanya memerlukan jumlah yang lebih banyak karena kandungan alkoholnya lebih rendah dibandingkan alkohol gosok.
2. Campuran Cuka dan Jus Jeruk
Campuran cuka dan jus jeruk dapat dimanfaatkan sebagai solusi darurat untuk menghapus kuteks. Kedua bahan tersebut memiliki tingkat keasaman yang membantu melunakkan lapisan kuteks sehingga lebih mudah dibersihkan.
Campurkan cuka dan jus jeruk dengan perbandingan yang sama, lalu aduk hingga merata. Celupkan kapas ke dalam larutan tersebut, tempelkan pada kuku selama sekitar 10 detik, kemudian usapkan perlahan hingga kuteks mulai terangkat.
3. Lemon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401681/original/037231300_1762226148-pexels-goumbik-1414110.jpg)
Perbesar
Lemon dikenal memiliki kandungan asam alami yang dapat membantu mengangkat kuteks dari permukaan kuku. Selain sering dimanfaatkan untuk membersihkan berbagai peralatan rumah tangga, buah ini juga dapat digunakan sebagai alternatif ketika tidak memiliki penghapus kuteks.
Cukup gosokkan irisan lemon atau oleskan perasan lemon pada kuku, kemudian diamkan beberapa saat hingga kuteks melunak. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan kapas atau kain bersih hingga kuteks terlepas. Hindari metode ini apabila terdapat luka atau kutikula yang sedang pecah-pecah karena dapat menimbulkan rasa perih.
4. Hairspray
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369677/original/007506800_1759476815-IMG-20251003-WA0028.jpg)
Perbesar
Hairspray aerosol juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menghilangkan kuteks karena mengandung alkohol dan pelarut tertentu. Meskipun hasilnya tidak secepat nail polish remover, metode ini dapat digunakan dalam keadaan darurat.
Semprotkan hairspray secukupnya pada kapas, lalu tempelkan atau lilitkan pada kuku selama beberapa saat. Setelah kuteks mulai melunak, gosok perlahan hingga terangkat, kemudian bilas kuku menggunakan air bersih.
5. Penghapus Kuteks Berbahan Dasar Kedelai
Bagi yang ingin menghindari penggunaan aseton, penghapus kuteks berbahan dasar kedelai dapat menjadi pilihan yang lebih lembut untuk kuku dan kutikula. Produk ini bekerja lebih lambat dibandingkan penghapus kuteks berbahan aseton, tetapi cenderung tidak membuat kuku terlalu kering.
Oleskan cairan pada kapas, lalu tempelkan pada kuku selama sekitar 45 detik agar kuteks melunak. Setelah itu, gosok perlahan hingga seluruh lapisan kuteks terangkat.
6. Pasta Gigi dan Soda Kue
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302847/original/087109400_1784609368-18196830631845913730.jpeg)
Perbesar
Pasta gigi putih biasa yang dipadukan dengan soda kue juga dapat membantu mengangkat kuteks pada kondisi tertentu. Beberapa jenis pasta gigi mengandung etil asetat, yaitu pelarut yang juga ditemukan pada sebagian produk penghapus kuteks.
Oleskan pasta gigi putih pada permukaan kuku, kemudian taburkan sedikit soda kue di atasnya. Gosok perlahan menggunakan sikat kuku lembut, kapas, atau kain basah hingga kuteks mulai terangkat dari permukaan kuku.
Perawatan Setelah Menghapus Kuteks
Apa pun metode yang digunakan, kuku sebaiknya tetap mendapatkan perawatan setelah kuteks dihapus. Beberapa bahan seperti alkohol gosok, hand sanitizer, atau cairan berbahan pelarut dapat membuat kuku dan kulit di sekitarnya menjadi lebih kering.
Oleh karena itu, gunakan minyak kutikula atau pelembap khusus kuku untuk mengembalikan kelembapan kuku, kutikula, dan kulit di sekitarnya. Selain perawatan dari luar, menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup serta mengonsumsi makanan bergizi juga dapat membantu mempertahankan kesehatan dan kekuatan kuku dalam jangka panjang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghapus Kuteks Tanpa Menggunakan Nail Polish Remover
1. Apakah kuteks bisa dihapus tanpa nail polish remover?
Ya, kuteks dapat dihapus tanpa nail polish remover menggunakan beberapa bahan alternatif seperti alkohol gosok, campuran cuka dan jus jeruk, lemon, hairspray, atau pasta gigi yang dipadukan dengan soda kue. Namun, efektivitasnya umumnya tidak secepat penghapus kuteks berbahan aseton.
2. Bahan apa yang paling efektif untuk menghapus kuteks selain aseton?
Alkohol gosok (rubbing alcohol) menjadi salah satu alternatif yang paling efektif karena memiliki kandungan alkohol tinggi yang dapat membantu melunakkan lapisan kuteks sehingga lebih mudah diangkat menggunakan kapas.
3. Apakah aman menggunakan lemon atau cuka untuk menghapus kuteks?
Secara umum, lemon dan cuka dapat digunakan sesekali sebagai alternatif darurat. Namun, hindari pemakaian jika terdapat luka, iritasi, atau kutikula yang pecah-pecah karena kandungan asamnya dapat menimbulkan rasa perih.
4. Mengapa kuku perlu dirawat setelah menghapus kuteks?
Beberapa bahan yang digunakan untuk menghapus kuteks, seperti alkohol atau pelarut lainnya, dapat membuat kuku dan kulit di sekitarnya menjadi lebih kering. Menggunakan minyak kutikula atau pelembap setelahnya membantu menjaga kelembapan serta mengurangi risiko kuku rapuh.
5. Apakah penghapus kuteks berbahan dasar kedelai lebih baik daripada aseton?
Penghapus kuteks berbahan dasar kedelai umumnya lebih lembut terhadap kuku dan kutikula sehingga cocok untuk penggunaan rutin atau bagi pemilik kuku yang mudah kering. Meski demikian, proses menghapus kuteks biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan penghapus kuteks berbahan aseton.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299684/original/023741800_1784271043-UEbX1jnYksYPpvxZ0PtCvPJsYMRbRLy0iqiLI00Q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295046/original/040850300_1783912314-w3Px7fSMc0P37eASTTiDXwtWddib4JiGHGI2EyVc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5559988/original/022076400_1776655094-cuci_darah__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4772067/original/053632000_1710396638-calla-lily-surrounded-by-greenery-field-sunlight.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302626/original/042180000_1784599739-50d9ccd0-71dd-4f7a-86e2-adabbf289fc6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291934/original/075307200_1783579956-900CWtI9IDJ8xxy6hpzPKXKdCS475FwX5NucbEHC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302639/original/063463800_1784599873-ilustrasi_okra.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4847741/original/052423500_1717056787-excited-couple-laughing-looking-smartphone.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299678/original/017295500_1784271036-3mlHjEumsCCx3CctMHr5rqZbo9Ytnoqksr4FwE7v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298524/original/095212400_1784173858-ftvbqf9DiGReACQhCL9n1mP2ReSSmovTNfd1KEuH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298543/original/049812300_1784173883-fquFfo5DhiqE07ryjQG0SpWc6OhZBBUGmbVVV9K3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9297308/original/036007100_1784087091-cropped-0f2715e0-f121-40f9-835f-bff6d8a4116c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302097/original/019777700_1784533177-d9702865-acb1-4896-8308-bb78494a5365.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299677/original/010894600_1784271034-c1QWAJ4Oocz3BAUNE91veDrjiVlDsaOFR26UGyK3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3063038/original/095275500_1582867529-i-yunmai-5jctAMjz21A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5180460/original/076779100_1743762414-cheerful-japanese-woman-holding-flowers-studio-shot-stylish-asian-model-straw-hat-with-bouquet_197531-14574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298509/original/011252100_1784173842-Hc20ZKtTBWrOTDZcpPb98aGVYudS3x1leI5Nhu1e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301792/original/013020200_1784518226-73c97ec2-35b6-4565-9d26-7d01d56f4acf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301720/original/027176700_1784514455-10198433949198268476.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301698/original/033633800_1784513161-ChatGPT_Image_20_Jul_2026__09.01.32.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488914/original/060208200_1769769767-Gemini_Generated_Image_gzkq69gzkq69gzkq.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547657/original/046072000_1775466242-Inspirasi_Meja_Taman_dari_Batu_dan_Kayu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483966/original/078092000_1769410020-Jeruk_Calamondin__Si_Kecil_Pembawa_Keberuntungan.jpg)
