Apakah Boleh Makan Nanas Saat Haid? Ini Penjelasan Medis dan Manfaatnya

15 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta Banyak perempuan sengaja menghindari buah tropis satu ini ketika sedang menstruasi. Pertanyaan apakah boleh makan nanas saat haid pun terus berulang karena beragam mitos yang beredar di masyarakat.

Sebagian orang khawatir rasa asam nanas memperparah kram, sementara yang lain justru meyakininya bisa meredakan nyeri. Kabar baiknya, secara medis jawabannya adalah boleh, asalkan porsinya wajar.

Sebagaimana disampaikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, nanas kaya akan vitamin C, mangan, serat, dan enzim bromelain yang bersifat antiperadangan. Kandungan itulah yang membuat makan nanas saat haid justru berpeluang meringankan keluhan menstruasi.

Mengenal Nyeri Haid dan Kandungan Buah Nanas

Sebelum menjawab kekhawatiran seputar nanas, penting memahami dulu apa itu nyeri haid. Nyeri haid atau dismenore adalah rasa sakit di perut bagian bawah yang muncul menjelang atau selama menstruasi akibat kontraksi otot rahim. Rasa nyeri ini dipicu oleh senyawa mirip hormon bernama prostaglandin yang membuat rahim berkontraksi lebih kuat.

Di sisi lain, nanas menyimpan sederet nutrisi yang justru relevan dengan keluhan tersebut. Berikut kandungan utama dalam buah nanas beserta kaitannya dengan tubuh saat menstruasi:

  1. Bromelain - enzim khas nanas yang bersifat antiperadangan sekaligus membantu memecah protein dalam pencernaan.
  2. Vitamin C - antioksidan yang memperkuat pembuluh darah, mendukung penyerapan zat besi, dan menjaga daya tahan tubuh.
  3. Mangan - mineral yang berperan dalam metabolisme, kesehatan tulang, dan diyakini berkaitan dengan gejala pramenstruasi.
  4. Serat - membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit yang kerap muncul selama haid.
  5. Antioksidan - senyawa flavonoid dan fenolik yang melawan radikal bebas pemicu peradangan.
  6. Air - kandungan air yang tinggi menjadikan nanas buah yang menghidrasi tubuh saat menstruasi.

Apakah Boleh Makan Nanas Saat Haid?

Jawaban atas pertanyaan apakah boleh makan nanas saat haid adalah boleh. Bagi sebagian besar orang, mengonsumsi nanas saat menstruasi aman dan tidak berbahaya, bahkan berpotensi memberi manfaat. Nanas tidak termasuk pantangan makanan selama haid selama tidak dikonsumsi berlebihan dan tidak ada riwayat alergi.

Kunci manfaat nanas terletak pada enzim bromelain. Berdasarkan uji klinis acak tersamar ganda yang dimuat di Iranian Journal of Obstetrics, Gynecology and Infertility, bromelain memiliki efek antiperadangan dan menurunkan kadar prostaglandin E2 yang menjadi pemicu utama kram rahim. Pacific Center for Naturopathic Medicine menyatakan, "Di klinik kami, bromelain kerap meredakan kram menstruasi sedang hingga berat." Enzim ini bekerja dengan melonggarkan otot-otot halus di sekitar rahim sehingga ketegangan dan nyeri berkurang.

Meski demikian, penting bersikap realistis terhadap efeknya. Merujuk literatur yang dihimpun National Center for Biotechnology Information (NCBI), penyerapan bromelain di saluran cerna manusia tergolong terbatas. Artinya, makan nanas saat haid dalam porsi wajar bukanlah obat instan, melainkan pendukung alami yang bekerja bertahap, sebab untuk mencapai dosis terapeutik penuh seseorang harus mengonsumsi buah dalam jumlah yang tidak masuk akal sekaligus.

Satu hal yang perlu dicatat, bromelain diyakini dapat sedikit meningkatkan aliran darah. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa terasa mengganggu bagi yang memiliki perdarahan menstruasi berat. Bagi penderita anemia, aliran haid yang lebih deras berpotensi memperberat kondisi sehingga porsinya sebaiknya dijaga. Selama tidak berlebihan, makan nanas saat haid tetap tergolong aman.

Manfaat Makan Nanas Saat Haid untuk Tubuh

Selain aman, konsumsi nanas dalam porsi normal justru menawarkan beragam manfaat buah nanas untuk wanita selama menstruasi. Mengacu pada riset dalam Journal of Nutrition and Metabolism, konsumsi nanas selama sembilan minggu membantu menormalkan kadar hemoglobin pada subjek yang sebelumnya anemia, sebagian berkat vitamin C yang meningkatkan penyerapan zat besi.

  1. Meredakan nyeri dan kram haid. Sifat antiperadangan bromelain membantu menekan produksi prostaglandin. Mengutip sebuah penelitian pra-eksperimen pada remaja putri, intensitas nyeri haid rata-rata turun dari skor 5,86 menjadi 3,06 setelah rutin mengonsumsi jus nanas.
  2. Melancarkan aliran darah menstruasi. Vitamin C memperkuat dinding pembuluh darah, sementara bromelain mendukung sirkulasi, sehingga darah haid keluar lebih lancar. Manfaat ini kerap dikaitkan dengan upaya melancarkan darah haid yang sedikit.
  3. Mendukung penyerapan zat besi. Menstruasi membuat tubuh kehilangan zat besi, dan vitamin C pada nanas membantu tubuh menyerapnya lebih optimal sehingga rasa lemas berkurang. Inilah alasan nanas termasuk salah satu buah yang baik dikonsumsi saat menstruasi.
  4. Meringankan gejala PMS dan memperbaiki suasana hati. Dilansir dari Nutritious Life, pola makan kaya mangan dapat membantu mengurangi perubahan suasana hati dan kram yang berkaitan dengan sindrom pramenstruasi. Vitamin C juga membantu menurunkan hormon stres dan mendukung produksi serotonin. Perhatikan pula asupan nutrisi saat menstruasi secara menyeluruh.
  5. Melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung. Kombinasi serat dan bromelain membantu memecah protein serta menjaga usus tetap aktif, sehingga rasa begah berkurang. Efeknya berbeda dengan makanan yang perlu dihindari saat menstruasi seperti gorengan dan makanan tinggi garam.
  6. Menjaga tubuh tetap terhidrasi. Nanas mengandung porsi air yang besar, dan hidrasi yang cukup terbukti membantu meredakan kembung, kram, serta kelelahan selama haid.

Soal waktu terbaik, sebagaimana diungkapkan Dr. Kunal Sood, dikutip dari Onmanorama, mengonsumsi nanas sejak sepekan sebelum haid dapat membantu meredakan nyeri ketika menstruasi tiba.

Mitos vs Fakta Nanas Saat Menstruasi

Beragam mitos membuat sebagian perempuan takut menyentuh nanas saat menstruasi. Padahal, kebanyakan anggapan ini tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat, termasuk soal cara melancarkan haid secara alami. Berikut sejumlah mitos yang perlu diluruskan:

  1. Nanas menyebabkan perdarahan hebat. Belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini. Bromelain memang sedikit memperlancar aliran darah, tetapi tidak memicu perdarahan berat bila nanas dimakan dalam jumlah wajar.
  2. Nanas dapat menghentikan atau mengubah jadwal haid. Anggapan ini keliru. Pengaruh bromelain terhadap otot rahim terlalu kecil untuk menghentikan atau mengubah periode menstruasi.
  3. Nanas memperparah kram karena rasanya asam. Justru sebaliknya, sifat antiperadangan dan pengendur otot dari bromelain membantu meredakan kram. Ini melengkapi berbagai cara mengurangi rasa sakit saat haid lainnya.
  4. Nanas menyebabkan keguguran. Mitos ini muncul dari konteks kehamilan, bukan haid, dan tetap tidak terbukti secara ilmiah. Bahkan pada ibu hamil, efek bromelain baru dikhawatirkan pada konsumsi nanas muda dalam jumlah sangat besar.

Efek Samping dan Tips Aman Makan Nanas Saat Haid

Meski aman, nanas tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Bagi pemilik perut sensitif, kadar asam pada nanas dapat memicu rasa mulas atau kambuhnya asam lambung (GERD). Konsumsi nanas muda yang belum cukup matang juga berisiko menimbulkan efek pencahar sehingga memicu diare atau mual, seperti diulas dalam bahasan efek samping buah nanas.

Kandungan bromelain dalam nanas juga diketahui dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti antikoagulan, obat pengencer darah, antibiotik, antikonvulsan, obat penenang, hingga antidepresan. Karena itu, mereka yang sedang menjalani pengobatan tersebut sebaiknya membatasi konsumsi nanas dan berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.

Pada sebagian orang, nanas juga bisa memicu reaksi alergi berupa gatal, bengkak, hidung tersumbat, sulit bernapas, atau ruam. Bila gejala ini muncul, hentikan konsumsi dan periksakan diri ke dokter. Namun perlu diingat, untuk memunculkan efek samping berat dari bromelain, seseorang perlu makan sekitar 7 hingga 10 buah nanas utuh sekaligus, jumlah yang jelas tidak wajar, sehingga konsumsi normal tetap aman. Sebagai variasi, nanas bisa diolah menjadi salah satu minuman pereda nyeri haid.

Agar lebih nyaman, pilihlah nanas yang benar-benar matang atau nanas madu yang rasanya lebih manis, dan makan secukupnya, yakni sekitar satu cangkir per hari. Untuk mengurangi sensasi kesemutan di lidah, konsumsi nanas bersama makanan atau minuman berbahan susu, atau olah menjadi jus, smoothie, hingga rebusan nanas hangat. Pada akhirnya, makan nanas saat haid boleh-boleh saja dan bahkan bermanfaat asalkan tidak berlebihan, dipadukan dengan pola makan anti-inflamasi serta gaya hidup sehat; bila keluhan menstruasi berat berlanjut, jangan ragu mengombinasikannya dengan cara menghilangkan rasa sakit perut saat haid lain dan berkonsultasi dengan dokter. Baca juga: menyesuaikan pola makan selama siklus menstruasi.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Makan Nanas Saat Haid

Apakah nanas bisa melancarkan haid?

Bromelain dalam nanas dipercaya membantu peluruhan dinding rahim dan melancarkan aliran darah, sehingga sering dikaitkan dengan haid yang lebih lancar. Namun, bukti ilmiahnya masih terbatas, sehingga nanas sebaiknya dianggap sebagai pendukung alami, bukan pengganti penanganan medis untuk masalah siklus menstruasi.

Apakah makan nanas membuat darah haid lebih banyak?

Bromelain memang dapat sedikit meningkatkan aliran darah haid, tetapi pada umumnya hal ini tidak berbahaya bagi kebanyakan orang. Meski begitu, mereka yang memiliki perdarahan berat atau anemia sebaiknya membatasi porsinya agar kondisi tidak bertambah berat.

Berapa banyak nanas yang boleh dimakan saat haid?

Porsi yang aman umumnya sekitar satu hingga dua potong atau satu cangkir nanas segar per hari. Efek samping seperti mulas atau diare baru berisiko muncul bila nanas dimakan dalam jumlah sangat banyak sekaligus, jadi kuncinya adalah konsumsi secukupnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |