Cara Membuat Pupuk Organik dari Air Cucian Beras dan Cangkang Telur untuk Pohon Buah Naga

1 day ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Mencari cara membuat pupuk yang murah, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan di rumah menjadi pilihan banyak pecinta tanaman, termasuk bagi mereka yang menanam pohon buah naga. Menariknya, bahan-bahan sederhana seperti air cucian beras dan cangkang telur ternyata dapat diolah menjadi pupuk organik yang kaya nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Pupuk organik dari limbah rumah tangga semakin diminati karena mampu menjaga kesuburan tanah tanpa menimbulkan dampak negatif seperti penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Selain hemat biaya, pemanfaatan limbah dapur juga membantu mengurangi sampah rumah tangga yang terbuang percuma. Banyak limbah rumah tangga bisa dimanfaatkan dan diolah jadi pupuk organik, termasuk air cucian beras dan cangkang telur.

Berdasarkan pengalaman Wiwin (54), seorang penghobi tanaman asal Banjarnegara, Jawa Tengah, penggunaan pupuk organik dari air cucian beras dan cangkang telur secara rutin terbukti mampu membantu pertumbuhan tanaman buah naga hingga menghasilkan buah yang manis, berukuran besar, dan memiliki warna merah keunguan sempurna. Lalu bagaimana cara membuatnya?Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Kamis (4/6/2026).

Cara Membuat Pupuk Organik dari Air Cucian Beras dan Cangkang Telur

Membuat pupuk organik dari air cucian beras sangatlah mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus. Langkah pertama adalah mengumpulkan air cucian beras bilasan pertama karena mengandung konsentrasi nutrisi paling tinggi. Air cucian beras tersebut kemudian disimpan dalam wadah tertutup selama sekitar dua minggu hingga sedikit terfermentasi secara alami. Proses fermentasi ini penting karena akan mengaktifkan bakteri baik yang membantu penyerapan nutrisi oleh akar tanaman.

"Biasanya saya pakai air cucian beras pertama yang disimpan selama 2 minggu. Setelah sudah agak terfermentasi, itu ambil sedikit dan campurkan ke air perbandingannya bisa 1:2 terus siram aja ke pohon seminggu sekali," kata Wiwin.

Pemberian pupuk yang rutin dan konsisten akan memberikan hasil optimal terhadap pertumbuhan dan produktivitas buah naga. Selain memanfaatkan air cucian beras, pupuk organik dari cangkang telur juga tak kalah bermanfaatnya. Kandungan kalsium dalam cangkang telur akan membantu memperkuat pertumbuhan tanaman dan menjaga keseimbangan nutrisi di dalam tanah. "Selain itu, saya juga suka kumpulkan cangkang-cangkang telur terus saya jemur sampai kering. Habis itu diblender pakai air dan disiramkan ke pohon buah naga," ungkap Wiwin.

Tips Menanam Bibit dan Menyuburkan Tanah Pohon Buah Naga

Kepada Liputan6, Wiwin juga menjelaskan langkah awal yang dilakukan olehnya sebelum menanam buah naga. Pertama ialah menyiapkan bibit melalui metode stek batang. Batang pohon buah naga yang dipotong dari tanaman induk kemudian disemai dalam pot kecil dan disiram setiap dua hari sekali. Dalam waktu kurang dari satu bulan, bibit sudah mulai tumbuh dan siap dipindahkan ke media tanam permanen.

Sekitar satu minggu sebelum pemindahan bibit dari pot ke tanah, Wiwin terlebih dahulu melakukan penyuburan tanah dengan memberikan kapur dolomit. Material ini sangat penting untuk menetralkan pH tanah yang asam, menetralkan zat beracun, serta menyuplai nutrisi kalsium dan magnesium yang dibutuhkan oleh tanaman.

"Sekitar 1 minggu sebelum pemindahan tanaman dari pot ke tanah itu saya melakukan penyuburan tanah dengan memberikan kapur dolomit. Dicangkul bagian tanah yang mau ditanami buah naga dikasih kapur dan dibiarkan gembur," kata Wiwin.

Pemberian kapur dolomit ini pun disarankan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali untuk menjaga kesuburan tanah secara terus-menerus. Setelah bibit dipindahkan ke tanah, perawatan rutin harus tetap dilakukan. Penyiraman dilakukan setiap dua hari sekali pada pagi atau sore hari, serta melakukan pemupukan mingguan.

Tips Merawat Pohon Buah Naga di Halaman Rumah

Merawat pohon buah naga di halaman rumah tidak terlalu sulit asalkan memahami kebutuhan dasarnya. Salah satu hal yang wajib disiapkan sejak awal penanaman adalah tongkat penopang, karena buah naga merupakan tanaman merambat yang memerlukan tiang untuk tumbuh ke atas. Di bagian atas tiang penopang, bisa dipasang ban bekas untuk menopang calon buah yang akan tumbuh agar tidak patah karena beratnya.

Setelah pohon tumbuh cukup besar, tahap selanjutnya adalah merangsang pertumbuhan bunga. Wiwin biasa menyemprotkan pupuk cair khusus yang mengandung nutrisi mikro dan hormon giberelin. Kandungan hormon ini diformulasikan untuk merangsang pembungaan, mencegah kerontokan bunga, sekaligus meningkatkan jumlah bunga pada tanaman buah naga.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, hasilnya pun sangat memuaskan. Berdasarkan pengalaman Wiwin, buah naga yang dihasilkan dari perawatan tersebut memiliki rasa yang benar-benar manis, warna merah keunguan, dan ukuran buah yang besar. Kunci utamanya ada pada keteraturan pemupukan organik dan pemeliharaan kesuburan tanah secara berkesinambungan.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Pupuk Organik dari Air Cucian Beras dan Cangkang Telur

1. Apakah air cucian beras pertama lebih baik daripada cucian kedua untuk pupuk? Ya, air cucian beras pertama mengandung konsentrasi nutrisi paling tinggi sehingga lebih efektif sebagai pupuk organik.

2. Berapa lama air cucian beras perlu difermentasi sebelum digunakan? Air cucian beras perlu disimpan selama sekitar dua minggu agar proses fermentasi alami berlangsung optimal.

3. Bagaimana perbandingan campuran air cucian beras fermentasi dengan air biasa?Campurkan air cucian beras fermentasi dengan air biasa menggunakan perbandingan 1:2 sebelum disiramkan ke tanaman.

4. Apakah cangkang telur harus dikeringkan sebelum dijadikan pupuk? Ya, cangkang telur harus dijemur hingga benar-benar kering sebelum diblender agar mudah diolah dan bebas bakteri berbahaya.

5. Seberapa sering pupuk organik dari air cucian beras dan cangkang telur diberikan ke pohon buah naga? Pupuk organik ini sebaiknya diberikan secara rutin setiap seminggu sekali untuk menjaga kesuburan tanaman secara optimal.

6. Apa manfaat utama cangkang telur bagi pohon buah naga? Cangkang telur kaya kalsium yang bermanfaat memperkuat struktur sel tanaman dan membantu menyeimbangkan pH tanah.

7. Apakah pupuk organik dari limbah dapur ini aman untuk semua jenis tanah? Ya, pupuk organik dari air cucian beras dan cangkang telur aman digunakan di berbagai jenis tanah dan tidak merusak ekosistem tanah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |