Liputan6.com, Jakarta Bunga lidah mertua warna merah menjadi salah satu fenomena yang membuat penasaran para pencinta tanaman hias. Sebab, lidah mertua atau Sansevieria selama ini lebih dikenal lewat daunnya yang tegak dan kaku, bukan bunganya.
Faktanya, tanaman ini memang bisa berbunga meski tergolong langka, terutama saat ditanam di dalam ruangan. Ketika mekar, bunganya tumbuh pada tangkai panjang dan mengeluarkan aroma harum yang khas.
Warna bunganya pun bervariasi, mulai dari putih krem, kuning kehijauan, merah muda, hingga rona merah pekat. Oleh karena itu, kemunculan bunga lidah mertua warna merah kerap dianggap sebagai kejutan sekaligus pertanda baik bagi pemiliknya.
Dilansir dari Journal Gazette, karena kemunculannya yang jarang di dalam ruangan, mekarnya bunga lidah mertua sering dimaknai sebagai simbol kemakmuran dan pertanda bahwa hal-hal baik akan datang bagi penghuni rumah. Selain estetis, tanaman ini juga populer karena beragam manfaat lidah mertua untuk ruangan.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (3/8/2026).
Mengenal Bunga Lidah Mertua Warna Merah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313987/original/087226900_1785728945-Screenshot_2026-08-03_103724.jpg)
Perbesar
Lidah mertua adalah tanaman hias sukulen yang secara ilmiah dikenal sebagai Sansevieria trifasciata, dan kini telah direklasifikasi ke dalam genus Dracaena berdasarkan analisis DNA terbaru. Meski tampil sebagai tanaman berdaun, lidah mertua sesungguhnya termasuk tumbuhan berbunga (flowering plant) yang berasal dari kawasan Afrika, Madagaskar, hingga Asia selatan. Bunga lidah mertua warna merah merujuk pada rona kemerahan yang muncul pada kuntum bunga jenis tertentu, sekaligus pada buah beri kemerahan yang terbentuk setelah masa mekar.
Bunga tanaman ini tumbuh dari sebuah tangkai atau malai (flower spike) yang menyembul dari pangkal daun. Ketika mekar, tangkai tersebut dipenuhi kuntum-kuntum kecil berbentuk tabung yang tersusun bergerombol. Warnanya paling umum adalah putih krem hingga kuning kehijauan, tetapi beberapa spesies memang menampilkan rona merah muda, ungu lavender, hingga merah terang.
Perlu dipahami bahwa tidak semua lidah mertua mudah berbunga, sehingga kemunculan bunga menjadi peristiwa istimewa. Bagi banyak orang, menyaksikan lidah mertua berbunga terasa seperti hadiah dari alam setelah bertahun-tahun merawat tanaman ini. Untuk mengenal lebih jauh, Anda bisa menyimak asal usul nama unik tanaman lidah mertua yang juga dijuluki tanaman ular.
Ragam Warna Bunga Lidah Mertua, dari Putih hingga Merah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3308582/original/029778200_1606448956-pexels-cottonbro-4505166.jpg)
Perbesar
Warna bunga lidah mertua sangat bergantung pada spesies dan kultivarnya. Karena genus ini memiliki sekitar 70 spesies, spektrum warnanya cukup luas. Berikut ragam warna bunga lidah mertua yang bisa Anda temui.
- Putih krem - warna paling umum, khususnya pada Dracaena trifasciata, dengan kelopak tipis menyerupai bunga lili kecil.
- Kuning kehijauan - rona greenish-white yang kerap muncul pada tanaman dewasa di lingkungan aslinya saat musim semi.
- Hijau muda - warna lembut yang sering terlihat pada kuntum yang baru terbuka sebelum berubah lebih pucat.
- Merah muda (pink) - dimiliki beberapa varietas, seperti kelompok Kenya Hyacinth dan sebagian Sansevieria cylindrica.
- Merah terang hingga merah anggur - inilah rujukan utama bunga lidah mertua warna merah, yang muncul pada spesies-spesies tertentu dan menjadi daya tarik langka.
- Ungu lavender - variasi lembut yang kadang berpadu dengan putih pada beberapa kultivar.
Dilansir dari Balcony Garden Web, kuntum bunga lidah mertua tumbuh dalam gerombolan kecil bertekstur mirip lili atau honeysuckle, dan sebagian spesies memang memamerkan bunga berwarna merah cerah yang mencolok. Perlu dicatat pula bahwa setelah masa mekar berakhir, bunga sering digantikan oleh buah beri berwarna merah hingga oranye, sehingga rona merah pada tanaman ini bisa berasal dari bunga maupun buahnya.
Baca juga: 5 Manfaat Meletakkan Tanaman Lidah Mertua di Dalam Rumah
Ciri-Ciri Bunga Lidah Mertua yang Perlu Diketahui
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290086/original/038201400_1783424529-c3a22a0c-67af-4558-a268-2f24cfbfba8f.jpg)
Perbesar
Agar tidak keliru membedakannya dengan tunas atau daun baru, penting mengenali ciri khas bunga lidah mertua. Menurut pengamatan para ahli hortikultura, berikut sejumlah cirinya.
- Tumbuh pada tangkai tinggi - bunga muncul di sepanjang tangkai tegak yang bisa mencapai sekitar 90 cm atau setara tiga kaki.
- Berbentuk tabung kecil - tiap kuntum ramping dan berkelopak tipis, menyerupai bunga lili mini atau honeysuckle.
- Tumbuh bergerombol - puluhan kuntum tersusun dalam kelompok padat di sepanjang tangkai.
- Mekar pada malam hari - bunga membuka dari bagian bawah tangkai ke atas dan tiap kuntum umumnya hanya bertahan semalam.
- Beraroma harum - mengeluarkan wangi kuat yang kerap digambarkan seperti vanila, melati, atau hyacinth, paling tajam menjelang malam.
- Mengeluarkan nektar lengket - tetesan nektar sering tampak seperti embun di sepanjang tangkai bunga.
- Berubah menjadi buah beri - setelah mekar, bunga dapat berkembang menjadi buah beri berwarna merah-oranye yang menjadi sumber biji.
Menariknya, aroma khas inilah yang membuat sebagian orang memanfaatkan tanaman ini sebagai aromaterapi alami. Fenomena bunga yang mekar dan menebar wangi menenangkan tersebut turut disinggung dalam ulasan tentang deretan manfaat lidah mertua yang jarang diketahui. Karakter bunga yang mekar setiap sore juga menjadikannya elemen dekoratif yang berbeda dari tanaman hias lain.
Penyebab dan Cara Merangsang Lidah Mertua Berbunga
Banyak pemilik lidah mertua tidak pernah melihat tanamannya berbunga selama bertahun-tahun. Mengutip House Digest, lidah mertua yang ditanam di dalam ruangan bahkan bisa tidak berbunga hingga satu dekade karena hanya mekar ketika sudah cukup dewasa dan mengalami kondisi tertentu.
Berikut faktor pemicu sekaligus cara merangsangnya agar berbunga.
- Tanaman sudah dewasa - umumnya diperlukan usia minimal dua tahun agar tanaman matang secara reproduktif.
- Kondisi sedikit root-bound - akar yang memenuhi pot menciptakan stres ringan yang mendorong pembungaan.
- Cahaya terang tidak langsung - berikan sekitar 6-8 jam cahaya terang setiap hari, sebab minim cahaya membuat tanaman enggan berbunga.
- Penyiraman secukupnya - biarkan media tanam mengering di antara penyiraman untuk meniru habitat asli yang kering.
- Stres terkendali - sedikit "pengabaian yang diperhitungkan" bisa memicu bunga, asalkan tidak sampai merusak tanaman.
- Suhu hangat - kisaran suhu hangat, sekitar 21-32 derajat Celsius, mendukung siklus pembungaan.
- Pemupukan sesekali - beri pupuk seimbang sebulan sekali selama musim tumbuh untuk menjaga tanaman tetap sehat.
Untuk mempraktikkannya, Anda bisa memulai dari langkah dasar seperti cara menanam lidah mertua dengan stek daun serta memahami perawatan lidah mertua agar awet dan tidak mudah layu. Bagi yang tertarik pada sisi lainnya, air rebusan daunnya juga kerap dibahas dalam artikel cara merebus lidah mertua untuk membantu meredakan stres.
Makna dan Manfaat di Balik Bunga Lidah Mertua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5305912/original/022434100_1754369753-pexels-cottonbro-9707356.jpg)
Perbesar
Lebih dari sekadar keindahan, bunga lidah mertua kaya akan makna simbolis. Di berbagai budaya, mekarnya bunga langka ini dikaitkan dengan kemakmuran, perlindungan, ketangguhan, hingga energi positif di dalam rumah. Kontras antara kuntum yang lembut dan daun yang kokoh sering ditafsirkan sebagai perpaduan antara kekuatan dan keindahan.
Dalam kepercayaan Feng Shui, kehadiran lidah mertua diyakini mampu menyaring energi negatif dan menghadirkan keharmonisan. Tak heran, tanaman ini kerap masuk daftar tanaman hias pembawa hoki di dalam rumah maupun tanaman pembawa keberuntungan menurut Feng Shui. Beberapa ulasan bahkan memasukkannya ke dalam rekomendasi tanaman outdoor pembawa keberuntungan dan tanaman teras penarik energi positif.
Di sisi ilmiah, daya tarik lidah mertua tidak lepas dari kemampuannya membersihkan udara. Mengacu pada NASA Clean Air Study, lidah mertua termasuk salah satu tanaman indoor terbaik untuk menyaring polutan berbahaya seperti benzena, formaldehida, dan xilena. Justin Hancock, hortikulturis di Costa Farms, dikutip dari AOL, menyatakan, "Yang membuatnya menjadi tanaman hias ideal adalah rentang toleransinya yang sangat luas, ia tahan cahaya rendah, sangat tahan kekeringan, dan tahan kelembapan rendah."
Nilai estetiknya pun diakui para praktisi. Elin Harryson, pakar tanaman dari Planta, dikutip dari AOL, mengatakan, "Bagi pemilik tanaman berpengalaman, lidah mertua menawarkan struktur arsitektural serta pola daun mencolok yang bisa menambah daya tarik visual pada ruang minim cahaya." Kombinasi keindahan, ketahanan, dan makna keberuntungan inilah yang menjadikan tanaman ini terus dicari, apalagi jika sampai menghadirkan bunga berwarna langka. Anda juga bisa menelusuri deretan tanaman pembawa keberuntungan Feng Shui 2026, tanaman hias penarik energi positif, serta tanaman pembawa keberuntungan bagi kesehatan dan kekayaan sebagai pelengkap koleksi.
Baca juga: 17 Tanaman Hias Pembawa Hoki di Rumah yang Dipercaya Mendatangkan Rezeki
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bunga Lidah Mertua
Apakah bunga lidah mertua bisa berwarna merah?
Bisa, meski tergolong jarang. Sebagian besar bunga lidah mertua berwarna putih krem hingga kuning kehijauan, tetapi beberapa spesies dan kultivar tertentu menampilkan rona merah muda, ungu, hingga merah terang. Selain itu, setelah bunga selesai mekar, sering muncul buah beri berwarna merah-oranye sehingga kesan merah pada tanaman ini bisa berasal dari bunga maupun buahnya.
Apa makna bunga lidah mertua bagi pemiliknya?
Karena mekarnya sangat langka, bunga lidah mertua umumnya dimaknai sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan energi positif. Dalam Feng Shui, kemunculan bunga dianggap sebagai pelepasan energi yang membawa keharmonisan bagi penghuni rumah. Meski begitu, makna ini bersifat kepercayaan budaya dan bukan jaminan ilmiah.
Bagaimana cara membuat lidah mertua cepat berbunga?
Pastikan tanaman sudah cukup dewasa, biarkan sedikit root-bound di dalam pot, dan tempatkan di area dengan cahaya terang tidak langsung selama 6-8 jam per hari. Siram secukupnya dengan membiarkan media mengering di antara penyiraman, jaga suhu hangat, serta beri pupuk seimbang sesekali. Kombinasi kondisi ini meniru habitat asli tanaman sehingga peluang berbunga meningkat, meski hasilnya tetap tidak bisa dijamin.
Pada akhirnya, bunga lidah mertua warna merah adalah bonus istimewa dari tanaman yang sejatinya dipelihara karena daun dan ketangguhannya. Jika suatu hari lidah mertua Anda mekar dengan rona kemerahan, nikmatilah momen langka itu sambil tetap merawatnya seperti biasa. Untuk inspirasi lanjutan, simak pula rekomendasi tanaman halaman yang tetap cantik meski jarang disiram, bunga hias teras untuk keluarga sibuk, serta tanaman alternatif untuk halaman rumah yang bisa berdampingan dengan lidah mertua kesayangan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311050/original/036178500_1785387054-KoWKQmPQmU4k0iaasQS01wbwmeXjHFCyVn0Bs91B.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5099096/original/081458200_1737178359-1737173015527_arti-trust-issue.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517759/original/086464900_1772439029-pexels-felicity-tai-7966367.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309588/original/003710000_1785231661-6sdT73vBB8nMCmQSjGBjv9V71N8QREFzoYUIgig7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548190/original/088430200_1692759493-pexels-liza-summer-6383168_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314497/original/003258400_1785748506-ChatGPT_Image_3_Agu_2026__16.08.41.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314242/original/061407200_1785739910-6b3379b9-2e6c-4d1b-842f-a3a9cd2156c8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314375/original/096279200_1785744645-f8d23d26-9245-496b-a5c0-95ed37f37444.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311045/original/057536400_1785387048-aRPCgv7FlrWjZbwDIfZzEEVR80upipXjcMw79WzQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120315/original/094545400_1738653375-marcos-paulo-prado-GAI_kOUIc8U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309567/original/034722700_1785231639-Fv6GuGCzwck7ymP3Pjr3JlCd3mFqXXm5X7UBwWqY.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314213/original/060216100_1785737997-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_11.42.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313926/original/083784200_1785725725-watermarked_img_5584146168891203644.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5331792/original/047061200_1756448790-ChatGPT_Image_Aug_29__2025__01_21_39_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311055/original/096510900_1785387059-3BPvuLmS5yGm5PsqQ0Pw0gtlwoepvB36rxVTevHx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311054/original/088613000_1785387058-IYmKkVW3jCbNWPljTVjj5GTDM3mBABDL7jSAXVyy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313897/original/072259300_1785722471-67ef76ad-49d3-4eb2-a611-750a5d6a4157.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309361/original/033992900_1785225635-P8pTsLCJd1brxhYlOgueflkvKA2D7S8CQSDFed4e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4916776/original/068984900_1723534956-young-adults-having-fun-open-mic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313617/original/037610500_1785660148-ChatGPT_Image_2_Agu_2026__15.41.58.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547657/original/046072000_1775466242-Inspirasi_Meja_Taman_dari_Batu_dan_Kayu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436756/original/083213400_1765185072-messy-interior-full-clothing.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3178589/original/039292500_1594649738-1646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4498907/original/049961000_1689082040-jackfruit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740423/original/048222400_1707701835-fotor-ai-2024021283125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444832/original/086518400_1765790059-Pupuk_Kompos.jpg)