7 Tips Menikmati Olahraga di Gym Tanpa Terasa Memberatkan, Ulasan Pegiat Kebugaran

15 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Tips menikmati olahraga di gym tanpa terasa memberatkan bisa disimak di artikel ini. Ya, sebagaimana diketahui, memulai kebiasaan berolahraga di gym adalah langkah positif untuk mencapai kebugaran jangka panjang. Namun, harus diakui bahwa tidak sedikit orang yang bersemangat datang ke gym di awal saja namun sering kehilangan motivasi di tengah jalan.

Maka dari itu, penting untuk memahami tips yang bikin konsisten olahraga di gym agar tidak kehilangan semangat di tengah jalan. Karena sesungguhnya, tantangan terbesar bukanlah memulai olahraga di gym, tetapi bagaimana bisa menjaga motivasi dalam jangka panjang. Terlebih manfaat olahraga di gym sangat besar sekali, termasuk bagi kesehatan fisik maupun mental.

Tim redaksi Liputan6.com berkesempatan mewawancarai Melia (29), pegiat gym di Yogyakarta, untuk berbagi pengalaman tentang hobi sehatnya tersebut. Di ceritanya, Melia mengawali hobi ke gym diawali dari kesadarannya bahwa olahraga sangat penting untuk kesehatan tubuhnya.

“Dulu dari kecil aku terlahir dari gemuk. Jadi aku kayak mulai bosen misalkan aku punya badan gendut-gendut aja. Apalagi pas waktu jaman covid bener-bener yang di rumah aja, makan tidur makan tidur, dan nggak tau mau apa. Jadi badan makin melar. Jadi dari situ aku mulai sadar kayaknya aku mulai perlu olahraga dan aku harus ke gym,” ujar Melia melalui sambungan telepon kepada Liputan6.com pada Sabtu (25/4/2026).

“Sebelum ngegym itu kan aku sempet workout di rumah dan itu hasilnya rada kurang maksimal buatku. Berasa vibesnya merasa terpaksa olahraganya, sedangkan pas aku ngegym ya fine-fine aja, enjoy-enjoy aja karena banyak ketemu orang terus di sana juga punya relasi, dumble atau alat-alatnya juga lebih bervariasi. Jadi ya kita bisa lihat hasil atau progresnya jauh leih cepat dibandingkan ketika aku olahraga di rumah,” sambungnya.

Saat ditanya tentang tips yang bikin termotivasi ingin ngegym terus, Melia memiliki sejumlah pemaparan. Berikut informasi yang semoga bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

1. Mulai dari Target yang Realistis

Menurut Melia, salah satu kesalahan terbesar saat mulai ngegym adalah memasang target terlalu tinggi dalam waktu singkat. Banyak orang berharap berat badan turun drastis atau otot terbentuk hanya dalam beberapa minggu. Ketika hasil tidak sesuai ekspektasi, semangat pun langsung menurun. Ia menyarankan, cobalah membuat target kecil yang lebih mudah dicapai, seperti datang ke gym tiga kali seminggu atau rutin latihan selama 30 menit setiap sesi.

“Kita harus punya goals dan goalsnya harus realistis. Karena kalau misalkan goalsnya nggak realistis atau terlalu membandingkan kita dengan influencer lain, misalnya nih: dalam 1 bulan target awal harus turun (berat badan) 5kg, menurutku itu kurang tepat ya,” ujar Melia.

“Tapi mending tentuin aja misalnya dalam satu bulan (target turun berat badan) 1kg aja dulu, itu udah cukup bagus. Atau misalnya kita berawal dari kurus dan target kita membuat badan lebih berisi, nah itu (baiknya) naiknya (berat badan) harus sama pas waktu ketika turun berat badan. Jadi kalau sebulan naiknya 1kg itu udah sangat bagus,” ia menambahkan.

Dalam jangka panjang, target realistis justru lebih efektif menghasilkan perubahan nyata dibanding ambisi besar yang sulit dipertahankan. Konsistensi kecil setiap hari jauh lebih penting daripada latihan berat tetapi hanya dilakukan sesekali.

2. Jangan Sering-Sering Menimbang Berat Badan

Dalam pemaparan selanjutnya, Melia berujar bahwa tidak keseringan menimbang berat badan adalah tips menikmati olahraga di gym tanpa terasa memberatkan. Menurutnya, hal itu bisa menciptakan mood yang bagus untuk ngegym tanpa merasa terbebani target.

“Tips kedua, jangan sering-sering menimbang berat badan. Karena kalau fokusnya ingin menaikkan masa otot, itu cenderung kita melihat dari bentuk badan kita. Hal itu yang justru membuat kita ketagihan ngegym. Ketika after workoutnya, pasti bakalan nyiptain mood yang bagus, dan secara nggak langsung bikin kita ketagihan besoknya dan seterusnya,” tutur Melia.

3. Jangan Terlalu Memaksakan Diri, Kasih Jeda Istirahat

Semangat olahraga memang bagus, tetapi memaksakan tubuh latihan terlalu berat justru bisa membuat kapok. Banyak pemula langsung mencoba latihan ekstrem hingga tubuh pegal berhari-hari dan akhirnya malas kembali ke gym.

Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan aktivitas fisik baru. Karena itu, penting untuk meningkatkan intensitas latihan secara bertahap agar tubuh tetap nyaman dan terhindar dari cedera.

“Memang ketika awal ngegym dan misalnya awalnya kita jarang olahraga atau orang yang biasa olahraga tak jarang angkat beban, terus pas mau mulai angkat beban (di gym), pasti besoknya akan doms (delay onset musle) atau njarem kalau dalam bahasa Jawa, badan pasti pegel dan sakit-sakit. Tapi hal itu sangat lumrah di awal ketika kita mulai ngegym.”

“Ketika merasa badan seperti itu, ya pelan-pelan progresnya, seperti ya sudah besok rest dulu buat ngegym, tapi setelah itu harus lanjut lagi. Karena kalau misalnya kita nggak lanjut-lanjut lagi malah takutnya jadi males-malesan. Jadi balik lagi, kita harus tentuin tujuan ngegym. Meskipun akan sulit di awal, tapi akan enak di selanjutnya,” Melia menjelaskan dengan semangat.

Memberi waktu istirahat yang cukup juga menjadi bagian penting dalam proses olahraga. Istirahat membantu otot pulih dan membuat tubuh lebih siap menghadapi sesi latihan berikutnya. Dengan pola yang seimbang, olahraga terasa lebih menyenangkan dan tidak menyiksa.

4. Cari Teman Gym yang Suportif

Latihan bersama teman sering kali membuat aktivitas gym terasa lebih seru. Kehadiran teman dapat membantu menjaga semangat sekaligus memberikan dukungan ketika rasa malas muncul.

Selain itu, teman gym juga bisa menjadi partner untuk saling mengingatkan jadwal latihan. Ketika salah satu mulai malas datang, yang lain bisa memberi dorongan agar tetap konsisten. Kebiasaan ini sangat membantu menjaga rutinitas olahraga tetap berjalan.

“Kalau mau tambah seru, biasanya cari temen yang memang sekiranya satu frekuensi untuk ngegym. Tapi kalau misalnya biasa sendiri juga gapapa. Tapi kalau merasa butuh ada temen, coba cari temen yang sekiranya bisa untuk diajak ngegym bareng. Itu juga akan seru biar kita ketagihan ngegym,” saran Melia.

5. Dengarkan Musik Favorit Saat Latihan

Musik memiliki pengaruh besar terhadap suasana hati dan energi seseorang saat olahraga. Mendengarkan lagu favorit mampu meningkatkan semangat sekaligus mengurangi rasa bosan ketika latihan berlangsung.

Selain membantu meningkatkan mood, musik juga efektif mengalihkan perhatian dari rasa lelah. Ketika tubuh mulai capek, irama musik dapat membantu mempertahankan ritme latihan sehingga seseorang tetap termotivasi menyelesaikan sesi olahraga.

Karena itu, membuat playlist khusus gym bisa menjadi salah satu tips sederhana yang bikin ketagihan ingin ngegym dan hasilnya efektif. Aktivitas olahraga pun terasa seperti hiburan, bukan kewajiban yang membebani.

“(Untuk lebih menikmati ngegym) kalau aku di awal dulu juga pasti ngeplay music. Jadi pasti aku bawa TWS (True Wireless Stereo) atau headphone yang di mana aku akatn ngeplay musik yang seru atau yang kita suka, dan biasanya bisa memengaruhi mood untuk ngegym,” terang Melia.

6. Menikmati Proses Olahraga Jadi Lifestyle

Banyak orang terlalu terpaku pada angka timbangan sehingga lupa menikmati proses perubahan kecil pada tubuh. Padahal, manfaat olahraga tidak selalu langsung terlihat dari penurunan berat badan.

Cobalah memperhatikan perubahan lain seperti tubuh lebih bertenaga, tidur lebih nyenyak, atau suasana hati yang lebih stabil. Perubahan kecil ini menjadi tanda bahwa tubuh mulai merespons latihan dengan baik.

Selain itu, perkembangan fisik seperti stamina meningkat atau pakaian terasa lebih longgar juga bisa menjadi motivasi besar. Ketika seseorang mulai merasakan manfaat nyata dari olahraga, muncul dorongan alami untuk terus melanjutkan.

“Ubah mindset atau pola pikir kita bahwasanya ketika kita mau ngegym jangan terlalu focus untuk target gemuk ke kurus, tapi lebih ke jadiin lifestyle. Pola latihannya itu buat pemula 2-3 kali dalam seminggu. Itu udah sangat cukup. Karena kalau aku kan bisa 5-6 kali dalam seminggu, nah itu kan dulu aku juga bertahap. Setiap orang kan pasti punya ketahanan tubuh berbeda-beda,” ujar Melia.

"Nah kebetulan kalau aku sendiri memang dari awal ngegym sampai sekarang pola latihannya 4-5 seminggu, dan sekarang 5-6 kali karena ada 1 hari yang dimana aku Latihan kardio juga,” imbuhnya.

7. Tips Tambahan untuk Hasil Lebih Efektif

Memungkasi perbincangan, Melia yang hampir setiap hari pergi ke gym di sela-sela kesibukannya sebagai pegawai swasta di Kota Yogyakarta, ia menyarankan bahwa keberhasilan olahraga juga harus diimbangi dengan mengatur pola makan. Jika sudah dilakukan secara berbarengan, biasanya seseorang akan menikmati proses dalam mencapai kebugaran yang diinginkan.

“Tapi di sisi lain kalau kita mau konsisten ngegym, kita juga perlu fokus atur  pola makan. Jadi kalau misalkan kita mau ngegym terus tapi pola makan nggak diatur, biasanya juga cenderung akan membuat kita merasa stress sendiri, entah karena berat badannya nggak sesuai dengan tujuan atau apapun itu. Jadi, balik lagi, kalau misal ngegym, akan lebih baik beriringan dengan mengatur pola makan,” pungkasnya.

Pertanyaan Seputar Tips Menikmati Olahraga di Gym Tanpa Terasa Memberatkan

1. Mengapa banyak orang cepat malas ngegym?

Karena target terlalu tinggi, latihan terasa membosankan, atau hasil tidak langsung terlihat.

2. Apa cara paling mudah agar semangat ngegym?

Mulailah dengan target kecil dan rutinitas yang nyaman agar tubuh tidak merasa terbebani.

3. Apakah musik bisa membantu saat olahraga?

Ya, musik favorit dapat meningkatkan mood, energi, dan membuat latihan terasa lebih menyenangkan.

4. Kenapa teman gym penting?

Teman gym membantu menjaga motivasi dan membuat suasana latihan lebih seru serta konsisten.

5. Apa kunci hasil gym yang efektif?

Konsistensi, latihan bertahap, dan menikmati proses perubahan kecil pada tubuh.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |