- Apa itu tunas air dan mengapa harus dipangkas?
- Kapan waktu terbaik untuk memangkas tunas air di pohon buah?
- Apa manfaat utama memangkas tunas air bagi pohon buah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Pemangkasan tunas air pada pohon buah merupakan praktik hortikultura penting yang bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas buah. Tunas air, atau sering disebut "water sprout", adalah tunas yang tumbuh secara liar dan tegak lurus ke atas dari batang atau cabang utama pohon. Tunas ini bersifat vegetatif dan cenderung menghabiskan energi serta nutrisi tanaman tanpa menghasilkan bunga atau buah yang signifikan.
Dengan memangkas tunas air secara tepat, energi tanaman dapat dialihkan untuk pembentukan bunga dan buah, sehingga mempercepat proses pembuahan dan meningkatkan kualitas hasil panen. Praktik ini krusial untuk memastikan pohon buah Anda tidak hanya tumbuh subur, tetapi juga produktif dalam menghasilkan buah-buahan berkualitas. Memahami teknik dan waktu yang tepat untuk pemangkasan akan menjadi kunci keberhasilan budidaya pohon buah.
Lantas bagaimana saja cara memangkas tunas air di pohon buah agar cepat berbuah dan tetap sehat? Melansir dari berbagai sumber, Senin (13/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Memahami Tunas Air dan Mengapa Harus Dipangkas
Tunas air adalah tunas yang tumbuh cepat dan tegak lurus dari batang atau cabang utama pohon buah, sering muncul di antara ketiak daun atau di bagian bawah cabang utama. Tunas ini bersifat vegetatif, artinya mereka fokus pada pertumbuhan daun dan batang daripada pembentukan bunga dan buah. Keberadaan tunas air yang banyak akan menyebabkan persaingan nutrisi dengan bagian tanaman lain yang lebih produktif, seperti cabang utama yang menghasilkan buah.
Jika dibiarkan, tunas air dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang terpenting, membuat pohon menjadi "gila daun" (terlalu rimbun), dan mengurangi ukuran serta jumlah buah yang dihasilkan. Tunas air hanya akan menghabiskan energi tanaman tanpa menghasilkan bunga atau buah yang signifikan. Selain itu, tunas air juga dapat menjadi inang bagi beberapa hama, sehingga keberadaannya perlu dikendalikan.
Pemangkasan tunas air adalah langkah penting untuk mengarahkan energi tanaman sepenuhnya ke pembentukan dan pembesaran buah. Dengan membuang tunas-tunas yang tidak produktif ini, nutrisi yang seharusnya terserap oleh tunas air dapat dialokasikan untuk perkembangan bunga dan buah, sehingga meningkatkan efisiensi fotosintesis dan produktivitas tanaman secara keseluruhan.
2. Waktu Terbaik untuk Pemangkasan Tunas Air
Waktu pemangkasan tunas air sangat krusial untuk efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan buah. Secara umum, pemangkasan sebaiknya dilakukan saat tanaman dalam keadaan dorman atau tidak aktif tumbuh, terutama untuk tanaman buah tahunan, yang biasanya terjadi di musim kemarau. Untuk tanaman musiman, pemangkasan idealnya dilakukan setelah panen untuk mendorong pertumbuhan tunas baru.
Penting untuk menghindari pemangkasan saat tanaman sedang berbunga atau berbuah, karena hal ini dapat mengganggu proses pembentukan hasil panen. Namun, beberapa sumber juga menyarankan pemangkasan tunas air dilakukan sejak dini, saat tunas masih kecil untuk hasil yang lebih optimal. Misalnya, pada tanaman cabai, pembuangan tunas air dapat dilakukan pada minggu ke-3 hingga minggu ke-6 setelah tanam, terutama pada pokok yang subur.
Pada tanaman pepaya California, pemangkasan tunas air dilakukan saat tanaman sudah mulai berbuah agar nutrisi fokus pada buah dan meminimalkan kerontokan bakal buah. Sementara itu, pada tanaman tomat, pemangkasan tunas air pada 20 hari setelah tanam (HST) telah terbukti memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan produktivitas.
3. Alat dan Teknik Pemangkasan yang Tepat
Penggunaan alat yang tepat dan teknik pemangkasan yang benar sangat penting untuk mencegah kerusakan pada pohon dan memastikan pemulihan yang cepat. Alat yang direkomendasikan adalah gunting pangkas (scateurs) yang tajam dan bersih. Gunting yang tajam akan menghasilkan potongan yang bersih dan rapi, meminimalkan risiko infeksi penyakit pada tanaman.
Ada beberapa teknik pemangkasan tunas air yang dapat diterapkan. Metode umum adalah memotong tunas di pangkal cabang, yaitu sedekat mungkin dengan batang atau cabang tempat tunas air tumbuh untuk menghilangkannya sepenuhnya. Teknik ini efektif untuk menghilangkan tunas yang tidak diinginkan secara menyeluruh.
Selain itu, terdapat pemangkasan "bench cut" yang digunakan untuk menjarangkan bagian tengah pohon dan membuang cabang serta tunas yang tegak lurus dan kuat. Caranya adalah dengan memilih cabang berarah horizontal, lalu memotong cabang dan tunas yang tumbuh dari sebelah atas, terutama yang berada di dekat batang pohon. Saat memangkas, pastikan untuk memotong di atas mata tunas yang mengarah ke luar untuk mendorong pertumbuhan ke arah yang diinginkan.
4. Fokus Nutrisi dan Peningkatan Produktivitas Buah
Salah satu manfaat utama pemangkasan tunas air adalah mengalihkan nutrisi yang seharusnya digunakan oleh tunas air ke bagian tanaman yang lebih produktif, yaitu bunga dan buah. Tunas air yang tumbuh dengan cepat dan banyak akan menyerap sebagian besar nutrisi dan air, sehingga mengurangi pasokan nutrisi untuk pembentukan buah. Dengan membuang tunas air, energi tanaman dapat difokuskan pada pembentukan dan pembesaran buah, yang pada akhirnya akan meningkatkan ukuran dan kualitas buah.
Pemangkasan tunas air dan daun tua adalah langkah penting untuk mengarahkan energi tanaman sepenuhnya ke pembentukan dan pembesaran buah. Ini memastikan bahwa sumber daya tanaman digunakan secara efisien untuk tujuan yang paling diinginkan oleh pekebun.
Penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan tunas air dapat meningkatkan berat buah per tanaman dan berat tiap buah. Pada tanaman terong, pemangkasan tunas air dapat meningkatkan berat buah per tanaman dan berat tiap buah, meskipun dapat menurunkan panjang buah. Pada tomat, pemangkasan tunas air juga dapat meningkatkan ukuran buah dan jumlah hasil tanaman.
5. Peningkatan Sirkulasi Udara dan Pencegahan Hama/Penyakit
Pohon buah yang terlalu rimbun akibat tunas air yang tidak dipangkas dapat menciptakan iklim mikro yang lembap dan kurangnya sirkulasi udara. Kondisi ini sangat ideal untuk perkembangan hama dan penyakit. Tunas air yang banyak juga dapat menjadi inang bagi serangga perusak dan patogen penyakit pada tanaman.
Dengan memangkas tunas air, sirkulasi udara di dalam kanopi pohon akan meningkat, memungkinkan sinar matahari menembus lebih dalam ke bagian batang dan cabang. Hal ini tidak hanya penting untuk fotosintesis, tetapi juga membantu menjaga lingkungan yang kurang kondusif bagi hama dan penyakit. Pemangkasan juga mengurangi kerimbunan daun yang dapat menjadi sarang hama dan penyakit.
Pemangkasan tunas air merupakan bagian dari pemangkasan kesehatan yang bertujuan membuang ranting-ranting yang tidak berfungsi dan mengurangi risiko serangan serangga perusak dan penyakit. Lingkungan yang lebih kering dan terang di dalam kanopi pohon akan secara signifikan menurunkan kemungkinan infeksi jamur dan bakteri.
6. Pembentukan Struktur Pohon yang Sehat dan Seimbang
Pemangkasan tunas air juga berperan penting dalam membentuk arsitektur pohon yang diinginkan dan menjaga keseimbangan pertumbuhan. Tunas air yang tumbuh tegak lurus dapat mengganggu bentuk kanopi pohon dan menghalangi pertumbuhan cabang-cabang produktif. Dengan membuang tunas air, petani dapat mengarahkan pertumbuhan pohon untuk mendapatkan struktur kanopi yang seimbang dan jumlah daun yang optimal.
Struktur pohon yang baik akan memudahkan proses pemanenan dan memastikan setiap bagian pohon mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Pemangkasan bisa merangsang pertumbuhan, meningkatkan produksi buah, dan membuat bentuk pohon menjadi indah.
Pemangkasan adalah praktik dalam budidaya tanaman yang akan menghasilkan bentuk dan ukuran tanaman yang diinginkan, serta berperan penting dalam mengatur percabangan tanaman apabila dilakukan secara tepat. Pemangkasan bentuk dapat dilakukan sejak tanaman masih kecil untuk menghasilkan pohon yang kuat dan produktif dalam jangka panjang.
7. Dampak pada Pembungaan dan Percepatan Pembuahan
Pemangkasan tunas air secara langsung berkontribusi pada percepatan pembungaan dan pembuahan. Dengan menghilangkan tunas air yang tidak produktif, dominasi apikal (kecenderungan tunas ujung untuk tumbuh lebih cepat) dapat dihentikan, yang pada gilirannya merangsang tunas baru yang berpotensi menghasilkan bunga dan buah. Pemangkasan penting untuk merangsang pertumbuhan dan pembungaan pohon buah mini.
Pemangkasan membantu mengalokasikan hormon dan nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan primordia bunga (bakal bunga) pada ketiak daun. Hal ini sangat penting untuk tanaman yang cenderung fokus pada pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) daripada generatif (bunga dan buah). Dengan membuang cabang mati, rusak, atau tidak produktif, energi tanaman dapat difokuskan pada bagian yang lebih berpotensi menghasilkan buah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan tunas air dapat meningkatkan jumlah bunga dan buah yang dihasilkan. Misalnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bunga tertinggi diperoleh pada perlakuan pemangkasan bentuk V, yaitu 85,30%, dan jumlah buah tertinggi pada perlakuan pemangkasan bentuk V dan pemangkasan samping.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu tunas air dan mengapa harus dipangkas?
Jawaban: Tunas air adalah tunas liar yang tumbuh cepat dan tegak lurus, menyerap nutrisi tanpa menghasilkan buah, sehingga harus dipangkas untuk mengarahkan energi ke pembuahan dan mencegah persaingan nutrisi.
2. Kapan waktu terbaik untuk memangkas tunas air di pohon buah?
Jawaban: Waktu terbaik adalah saat tanaman dalam keadaan dorman atau tidak aktif tumbuh, biasanya di musim kemarau untuk tanaman tahunan, atau setelah panen untuk tanaman musiman, serta saat tunas masih kecil.
3. Apa manfaat utama memangkas tunas air bagi pohon buah?
Jawaban: Manfaat utamanya meliputi percepatan pembungaan dan pembuahan, peningkatan ukuran dan kualitas buah, fokus nutrisi, peningkatan sirkulasi udara, pencegahan hama/penyakit, serta pembentukan struktur pohon yang sehat.
4. Alat apa yang direkomendasikan untuk memangkas tunas air dan bagaimana teknik dasarnya?
Jawaban: Alat yang direkomendasikan adalah gunting pangkas (scateurs) yang tajam dan bersih. Teknik dasarnya adalah memotong tunas sedekat mungkin dengan pangkal cabang tempat ia tumbuh atau menggunakan teknik "bench cut".

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546007/original/023768400_1775264102-pipa_pvc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097763/original/007875500_1737103639-Foto_tersenyum_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544667/original/067328600_1775112535-kiwi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554967/original/084652100_1776138710-unnamed-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472689/original/014819500_1768373278-Kelola__Phantom_Load___Daya_Standby_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555470/original/013022800_1776158283-Barang_Bekas_yang_Bisa_Digunakan_Untuk_Peneduh_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542201/original/077950500_1774936395-unnamed-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549233/original/030944900_1775610919-Potong_Daun_dan_Ranting_yang_Rusak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550620/original/096846200_1775705090-Kegiatan_pertanian_hidroponik_rumahan_untuk_pensiunan_60_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5331468/original/002737200_1756437818-Gemini_Generated_Image_dc7ubfdc7ubfdc7u.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545154/original/010393600_1775128206-Pakcoy__Sawi_Sendok_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1959894/original/071079900_1520170031-water-lily-1787002_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408854/original/046266100_1762836792-Larutan_Cuka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553528/original/020397400_1775981057-gabah6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487860/original/071833400_1769680869-Bantu_dengan_Zat_Pengatur_Tumbuh___Pupuk_Organik_Cair.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547530/original/027374300_1775461623-Kandang_Ayam_dengan_Sistem_Pakan_Otomatis_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544216/original/000304400_1775093841-mandefila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471177/original/042654000_1768279584-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471171/original/063688200_1768279276-unnamed-45.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441086/original/086386400_1765452635-WhatsApp_Image_2025-12-11_at_16.39.45_35fb9ec0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)