Liputan6.com, Jakarta - Berkebun hidroponik semakin diminati karena efisiensi lahan dan airnya yang tinggi. Namun, seringkali biaya awal untuk membeli peralatan seperti netpot menjadi pertimbangan. Jangan khawatir, ada banyak cara kreatif untuk memulai hidroponik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa mengubah limbah rumah tangga menjadi media tanam fungsional, mendukung gaya hidup berkelanjutan, dan tentu saja, menghemat pengeluaran. Pemanfaatan barang bekas ini tidak hanya ekonomis tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik dan limbah lainnya.
Mulai dari gelas plastik hingga jeriken, berbagai benda di sekitar kita ternyata memiliki potensi besar untuk diubah menjadi bagian penting dari sistem hidroponik sederhana di rumah. Lantas apa saja barang bekas di rumah yang bisa jadi pengganti netpot hidroponik? Melansir dari berbagai sumber, Senin (13/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Gelas Plastik Bekas: Solusi Hemat dan Ramah Lingkungan
Gelas plastik bekas merupakan salah satu barang rumah tangga yang paling mudah ditemukan dan sangat umum untuk dijadikan pengganti netpot hidroponik. Pemanfaatan gelas plastik bekas ini tidak hanya ekonomis tetapi juga membantu mengurangi limbah plastik yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Untuk mengubah gelas plastik bekas menjadi netpot, langkah-langkahnya cukup sederhana. Pertama, pastikan gelas plastik sudah bersih dari sisa-sisa minuman. Kemudian, buatlah lubang-lubang kecil di bagian bawah dan samping gelas menggunakan solder listrik atau alat tajam lainnya. Lubang-lubang ini berfungsi sebagai jalur keluarnya akar tanaman dan sirkulasi air nutrisi, menjadi trik utama dalam membuat netpot hidroponik yang pas.
Penting untuk memilih gelas plastik yang tidak bening atau transparan, melainkan yang berwarna putih atau hitam. Hal ini bertujuan untuk mencegah sinar matahari langsung menembus larutan nutrisi. Jika nutrisi terpapar matahari langsung, akarnya akan dipenuhi lumut dan berwarna hijau, yang tentunya akan memengaruhi tampilan tanaman dan kesehatannya.
2. Botol Plastik Bekas: Alternatif Serbaguna untuk Berbagai Tanaman
Botol plastik bekas, terutama botol air mineral ukuran 1 liter, adalah alternatif netpot yang sangat populer dan mudah didapatkan. Ukurannya yang bervariasi memungkinkan penggunaan untuk berbagai jenis tanaman hidroponik. Selain hemat biaya, penggunaan botol plastik juga membantu mengurangi limbah rumah tangga dan cocok untuk pemula yang ingin mencoba hidroponik di ruang terbatas seperti balkon atau teras.
Untuk membuat netpot dari botol plastik, bagian atas botol dapat dipotong dan dibalikkan ke dalam bagian bawah botol, menciptakan sistem sumbu sederhana (wick system). Bagian leher botol yang terbalik akan berfungsi sebagai netpot, sementara bagian bawahnya menampung larutan nutrisi. Lubang-lubang perlu dibuat pada bagian leher botol yang menjadi netpot agar akar dapat tumbuh keluar dan menyerap nutrisi.
Botol bekas air mineral ini bisa dimanfaatkan untuk menanam hidroponik dengan sistem wick atau sistem kratky tanpa sumbu. Untuk pot tanam atau netpot, kita juga bisa menggunakan wadah plastik bekas es krim yang dilubangi di bagian bawahnya. Penting untuk memilih wadah yang tidak tembus cahaya atau melapisinya dengan cat gelap/plastik hitam untuk mencegah pertumbuhan lumut.
3. Wadah Buah Bekas: Praktis dengan Ventilasi Alami
Wadah buah bekas, seperti kontainer anggur atau stroberi yang terbuat dari plastik, dapat dimanfaatkan sebagai netpot karena bentuknya yang ringan dan seringkali sudah dilengkapi dengan lubang ventilasi alami. Hal ini sangat membantu dalam sirkulasi udara dan pembuangan air berlebih, sehingga akar tanaman tidak mudah membusuk.
Lubang-lubang yang sudah ada pada wadah buah ini sangat membantu dalam sirkulasi udara dan mencegah pembusukan akar akibat genangan air. Penggunaannya tidak memerlukan banyak modifikasi, menjadikannya pilihan yang praktis dan efisien untuk berkebun hidroponik dengan biaya rendah. Wadah ini dapat langsung digunakan sebagai tempat tanam tanpa banyak modifikasi, menjadikannya pilihan praktis dan efisien untuk berkebun hemat biaya.
4. Panci Bekas: Wadah Hidroponik Sederhana yang Kuat
Panci yang sudah tidak terpakai di dapur juga bisa diubah menjadi wadah hidroponik sederhana dengan fungsi ganda. Biasanya, dua buah panci digunakan: satu sebagai penampung air nutrisi dan satu lagi sebagai tempat tanaman. Sistem ini tidak memerlukan peralatan rumit dan bisa diterapkan dengan mudah di rumah.
Meskipun panci tidak secara langsung menjadi netpot, bagian atas panci yang menampung tanaman dapat dimodifikasi dengan melubanginya untuk menempatkan media tanam dan bibit, berfungsi layaknya netpot. Selain itu, bahan logam pada panci cukup kuat dan tahan lama untuk penggunaan jangka panjang.
5. Ember Bekas: Ideal untuk Sistem Hidroponik Skala Rumahan
Ember bekas, terutama ember cat atau ember berukuran besar lainnya, sangat cocok untuk sistem hidroponik yang lebih besar seperti Deep Water Culture (DWC) atau wick system. Ukurannya yang besar memungkinkan penanaman lebih banyak tanaman sekaligus, sehingga cocok untuk skala rumahan yang ingin lebih produktif.
Sebelum digunakan, ember harus dibersihkan secara menyeluruh dari sisa cat atau bahan kimia yang mungkin berbahaya bagi tanaman. Setelah dibersihkan secara menyeluruh agar bebas dari sisa bahan kimia, tutup ember dapat dilubangi sesuai ukuran netpot standar atau gelas plastik yang sudah dimodifikasi, kemudian netpot tersebut diletakkan di lubang-lubang tersebut.
6. Mika Kue Bekas: Pot Hidroponik Murah dan Mudah
Mika kue bekas, terutama yang berukuran agak besar, dapat diadaptasi menjadi pot hidroponik sederhana. Membuat pot hidroponik murah dengan memanfaatkan barang bekas bisa menggunakan botol bekas, jerigen bekas maupun bekas mika kue yang agak besar.
Bagian atas mika kue dapat dilubangi untuk menempatkan gelas plastik bekas yang sudah dimodifikasi menjadi netpot. Mika kue ini kemudian dapat diisi dengan larutan nutrisi. Pemanfaatan mika kue bekas ini merupakan cara yang murah dan ramah lingkungan untuk memulai hidroponik di rumah.
7. Jeriken Plastik Bekas: Solusi untuk Tanaman Berakar Besar
Jeriken plastik bekas, seperti jeriken oli atau deterjen, dapat diubah menjadi pot hidroponik yang lebih besar, mirip dengan penggunaan ember. Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan pot hidroponik jeriken plastik antara lain jeriken plastik bekas kemasan oli, netpot + rockwool, bor, holesaw, dan sumbu flanel/kaus bekas.
Setelah dibersihkan secara menyeluruh dari sisa-sisa bahan kimia, jeriken dapat dilubangi pada salah satu sisinya untuk menempatkan netpot atau gelas plastik yang sudah dimodifikasi. Jeriken ini cocok untuk menanam tanaman yang membutuhkan ruang akar lebih besar atau untuk sistem hidroponik dengan beberapa titik tanam, memberikan solusi praktis dan berkelanjutan.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Barang Bekas di Rumah yang Bisa Jadi Pengganti Netpot Hidroponik
1. Mengapa penting menggunakan gelas plastik berwarna gelap sebagai pengganti netpot hidroponik?
Jawaban: Penggunaan gelas plastik berwarna gelap (putih atau hitam) sangat penting untuk mencegah sinar matahari langsung menembus larutan nutrisi. Paparan sinar matahari pada nutrisi dapat memicu pertumbuhan lumut pada akar tanaman, yang akan memengaruhi kesehatan dan tampilan tanaman.
2. Bagaimana cara mengubah botol plastik bekas menjadi netpot hidroponik?
Jawaban: Untuk membuat netpot dari botol plastik, bagian atas botol dapat dipotong dan dibalikkan ke dalam bagian bawah botol, membentuk sistem sumbu sederhana. Bagian leher botol yang terbalik akan berfungsi sebagai netpot, sementara bagian bawahnya menampung larutan nutrisi. Jangan lupa membuat lubang-lubang pada bagian leher botol agar akar dapat tumbuh keluar.
3. Apa keuntungan menggunakan wadah buah bekas sebagai netpot hidroponik?
Jawaban: Keuntungan utama menggunakan wadah buah bekas adalah bentuknya yang ringan dan seringkali sudah dilengkapi dengan lubang ventilasi alami. Lubang-lubang ini sangat membantu dalam sirkulasi udara dan pembuangan air berlebih, sehingga akar tanaman tidak mudah membusuk. Penggunaannya juga tidak memerlukan banyak modifikasi, menjadikannya pilihan praktis dan efisien.
4. Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan ember bekas untuk hidroponik?
Jawaban: Sebelum menggunakan ember bekas, terutama bekas cat atau bahan kimia lainnya, sangat penting untuk membersihkannya secara menyeluruh. Hal ini untuk memastikan tidak ada sisa bahan kimia yang dapat berbahaya bagi tanaman. Setelah bersih, tutup ember dapat dilubangi untuk menempatkan netpot standar atau gelas plastik yang sudah dimodifikasi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518561/original/062496000_1772512184-melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459390/original/030288100_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556734/original/059334600_1776301591-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482977/original/074055700_1769311752-Mangosteen_fruit_on_the_tree.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478912/original/070816200_1768960225-sepatuu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519330/original/072421700_1772546934-IMG-20260303-WA0014_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555604/original/093057600_1776167944-Kandang_Baterai_Bertingkat_____Hemat_Lahan__Kapasitas_Besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550950/original/022476300_1775712848-Alamanda__Allamanda_cathartica_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556933/original/006271400_1776312096-Contoh_Rumah_Tumbuh_di_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548950/original/079762800_1775557037-LG_InstaView_Door_in_Door_GC_Q247CSBV__Premium_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3623965/original/002411600_1636099377-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477918/original/004984000_1768885470-Gemini_Generated_Image_enx31yenx31yenx3.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556878/original/095480600_1776310388-desain_edible_garden_outdoor_yang_tahan_panas_dan_hujan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556767/original/080104300_1776305403-ide_kebun_sayur_di_balai_desa_untuk_kebutuhan_warga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521683/original/098936100_1772697358-Gemini_Generated_Image_4m1ee14m1ee14m1e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550405/original/049421600_1775692284-unnamed__85_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542587/original/068266800_1774947132-Gemini_Generated_Image_lqa1h8lqa1h8lqa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491717/original/039654900_1770104755-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__14.45.07.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551101/original/011637500_1775718005-Gemini_Generated_Image_j9j7vpj9j7vpj9j7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556339/original/075549300_1776241312-unnamed__4_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454470/original/088238500_1766560631-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441991/original/026174300_1765523690-Bersihkan_Emas_Perhiasan_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445595/original/069448000_1765859955-rambut_ala_korea.jpg)