Liputan6.com, Jakarta - Fenomena bunga rontok sebelum menjadi buah merupakan tantangan umum yang kerap dihadapi para petani dan pegiat tanaman. Ketika bunga-bunga berguguran tanpa sempat membentuk bakal buah, hal ini mengindikasikan adanya gangguan serius pada proses reproduksi tanaman. Maka dari itu penting untuk mengetahui penyebab bunga rontok sebelum jadi buah.
Mengapa bunga tanaman sering berguguran sebelum sempat menjadi buah yang matang? Permasalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi lingkungan yang tidak mendukung hingga ketidakseimbangan nutrisi. Memahami penyebab fundamental dari kerontokan bunga menjadi langkah krusial untuk menerapkan solusi yang tepat dan efektif.
Artikel ini akan mengulas lima penyebab utama mengapa bunga rontok sebelum jadi buah, disertai dengan referensi dan solusi praktis untuk membantu Anda menjaga produktivitas tanaman. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin (13/4/2026).
1. Gangguan Penyerbukan Menghambat Pembentukan Buah
Gangguan penyerbukan merupakan salah satu penyebab utama kerontokan bunga pada tanaman. Proses penyerbukan adalah peristiwa alami jatuhnya serbuk sari pada kepala putik yang penting untuk pembuahan sempurna. Apabila proses penyerbukan ini terganggu, bakal buah akan gagal terbentuk, menyebabkan bunga mandul dan gugur dengan sendirinya.
Kegagalan penyerbukan dapat dipicu oleh beberapa faktor. Penggunaan insektisida berlebihan, misalnya, dapat mematikan serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu yang berperan besar dalam proses ini. Angin yang terlalu kencang juga dapat menyebabkan serbuk sari tidak jatuh tepat sasaran pada kepala putik.
Ciri-ciri kurangnya penyerbukan adalah bunga yang sudah muncul berguguran tanpa membentuk bakal buah, menunjukkan bahwa proses fertilisasi tidak terjadi. Untuk meningkatkan keberhasilan penyerbukan, Anda dapat menanam tanaman penarik serangga di sekitar kebun. Jika penyerbuk alami minim atau cuaca tidak mendukung, penyerbukan manual dapat dilakukan menggunakan kuas atau menggoyangkan tanaman secara perlahan untuk memastikan keberhasilan pembentukan buah.
2. Keseimbangan Air yang Tidak Optimal
Kondisi air yang tidak seimbang, baik kekurangan maupun kelebihan, dapat menyebabkan bunga rontok dan menjadi pemicu stres lingkungan yang menghambat pembuahan. Tanaman membutuhkan air yang cukup selama masa berbunga untuk mempersiapkan pembentukan buah. Minimnya pasokan air membuat tanaman berusaha mengurangi beban metabolisme dengan menggugurkan sebagian bunga dan daun-daunnya.
Kekurangan air saat pembentukan bunga menyebabkan bunga mudah rontok karena tanaman berusaha mengurangi beban metabolisme agar dapat terus bertahan hidup. Sebaliknya, penyiraman berlebihan dapat merusak akar dan menyebabkan stres pada tanaman, yang pada akhirnya membuat bunga berguguran.
Pola penyiraman yang tidak sesuai dapat menjadi pemicu stres lingkungan yang menghambat pembuahan. Kondisi genangan air ini dapat merusak akar dan menghambat penyerapan nutrisi, yang pada akhirnya berdampak negatif pada produktivitas buah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar air tanah agar selalu lembab dan tidak tergenang, serta memastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar.
3. Dampak Kelebihan Unsur Nitrogen
Kelebihan unsur nitrogen dapat memicu kerontokan bunga pada tanaman. Meskipun nitrogen penting untuk pertumbuhan vegetatif tanaman, terlalu banyak nitrogen saat tanaman memasuki fase pembungaan akan mendorong tanaman untuk membentuk tunas baru dan organ vegetatif lainnya, bukan bunga atau buah. Hal ini menyebabkan bunga menjadi rapuh dan mudah gugur.
Terlalu banyak unsur nitrogen, terutama nitrat, pada saat tanaman sedang giat berbunga membuat tanaman cenderung kembali aktif membentuk organ-organ pertumbuhan vegetatif seperti tunas-tunas daun daripada membentuk bunga. Kondisi ini menyebabkan energi tanaman lebih banyak terserap untuk pertumbuhan vegetatif, sehingga bunga yang terbentuk menjadi lemah dan mudah rontok.
Untuk menghindari masalah ini, disarankan untuk mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung nitrogen tinggi saat tanaman memasuki masa berbunga. Pada fase generatif, sebaiknya pupuk yang diberikan lebih menekankan pada unsur fosfor (P) dan kalium (K) yang berperan penting dalam pembentukan bunga, pembuahan, serta memperkuat daya tahan tanaman.
4. Defisiensi Unsur Hara Makro dan Mikro
Defisiensi nutrisi, khususnya unsur hara makro dan mikro, dapat menyebabkan bunga rontok. Unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan belerang, serta unsur hara mikro seperti boron, tembaga, seng, besi, molibdenum, dan mangan, sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Kekurangan salah satu dari unsur-unsur ini dapat mengganggu proses pembungaan dan pembuahan.
Kalsium (Ca) adalah unsur penting untuk pembentukan dinding sel tumbuhan. Kekurangan kalsium membuat tumbuhan rentan dan bunganya rontok. Pada tomat, kekurangan kalsium dapat menyebabkan masalah seperti ujung bunga membusuk (blossom end rot), yang membuat bunga lebih rentan rontok.
Kekurangan kalium (K) dan fosfor (P) dapat menghambat pembungaan tanaman dan melemahkan tangkai bunga, sehingga menyebabkan bunga rontok. Unsur kalium dan fosfor sangat dibutuhkan tanaman pada fase pembentukan bunga dan buah. Fosfor berperan penting dalam pembentukan energi cadangan bagi tanaman, sementara kalium memperkuat daya tahan tanaman terhadap perubahan lingkungan.
5. Suhu dan Kelembaban Tidak Optimal / Cuaca Ekstrem
Kondisi lingkungan yang tidak mendukung, seperti suhu dan kelembaban yang ekstrem, dapat menyebabkan bunga rontok pada tanaman. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menjadi pemicu kerontokan bunga. Misalnya, suhu panas yang ekstrem disertai kelembaban rendah di siang hari dapat menjadi faktor penyebab kerontokan bunga atau bakal buah.
Kelembaban udara yang terlalu tinggi atau tidak stabil juga dapat memengaruhi kerontokan bunga. Pada musim penghujan dengan curah hujan tinggi, benangsari bisa lengket satu sama lain karena terikat oleh air, sehingga tidak bisa bertemu dan membuahi kepala putik. Hujan berkepanjangan dapat mengganggu aerasi tanah dan menyebabkan patahnya tangkai buah, sementara angin kencang dapat mematahkan tangkai bunga.
Kerontokan bunga dan bakal buah sebenarnya merupakan mekanisme alami tanaman saat mengalami stres. Namun, kondisi ini dapat diminimalisir secara signifikan dengan perawatan yang tepat dan terarah. Curah hujan merata sepanjang tahun, dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan terus menerus.
People Also Ask
1. Apa ciri-ciri kurangnya penyerbukan pada bunga?
Jawaban: Ciri-ciri kurangnya penyerbukan adalah bunga yang sudah muncul berguguran tanpa membentuk bakal buah, hal ini menunjukkan bahwa proses fertilisasi tidak terjadi.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai pohon mulai berbuah jika menggunakan bibit cangkok atau okulasi?
Jawaban: Jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi, tanaman biasanya mulai belajar berbuah dalam waktu 6 hingga 12 bulan.
3. Berapa kali sebaiknya tanaman buah diberi pupuk?
Jawaban: Pemupukan rutin idealnya dilakukan setiap satu bulan sekali menggunakan pupuk organik atau kompos untuk menjaga kualitas tanah. Saat tanaman memasuki fase pembungaan, berikan pupuk tambahan yang kaya akan fosfor dan kalium.
4. Mengapa bunga pada pohon buah sering rontok sebelum jadi buah?
Jawaban: Kerontokan bunga biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan air, serangan hama, atau kekurangan unsur hara tertentu di dalam tanah. Faktor cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau panas menyengat juga bisa menjadi pemicu utama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491717/original/039654900_1770104755-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__14.45.07.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551101/original/011637500_1775718005-Gemini_Generated_Image_j9j7vpj9j7vpj9j7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556339/original/075549300_1776241312-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556294/original/048392800_1776238969-konsep_rumah_adem_tanpa_AC_untuk_daerah_panas__Citizen_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5088503/original/006527800_1736486615-WhatsApp_Image_2025-01-10_at_12.20.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539400/original/002395500_1774599964-Usaha_gorengan_di_rumah_ibu_rumah_tangga_usia_40_tahun_ke_atas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555846/original/021141700_1776221395-buah_di_balkon_cov.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533132/original/077487600_1773723865-unnamed__84_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546007/original/023768400_1775264102-pipa_pvc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2868342/original/096121800_1564538373-julie-johnson-fZrbluoNOZU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097763/original/007875500_1737103639-Foto_tersenyum_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544667/original/067328600_1775112535-kiwi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554967/original/084652100_1776138710-unnamed-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472689/original/014819500_1768373278-Kelola__Phantom_Load___Daya_Standby_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555470/original/013022800_1776158283-Barang_Bekas_yang_Bisa_Digunakan_Untuk_Peneduh_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542201/original/077950500_1774936395-unnamed-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549233/original/030944900_1775610919-Potong_Daun_dan_Ranting_yang_Rusak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550620/original/096846200_1775705090-Kegiatan_pertanian_hidroponik_rumahan_untuk_pensiunan_60_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5331468/original/002737200_1756437818-Gemini_Generated_Image_dc7ubfdc7ubfdc7u.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441086/original/086386400_1765452635-WhatsApp_Image_2025-12-11_at_16.39.45_35fb9ec0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454470/original/088238500_1766560631-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)