:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715346/original/044298100_1782800456-RPlGc6KJGlLeEwGlhYjrclUideb7uHyhPWujh7Go.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta Segitiga sama kaki adalah jenis segitiga yang memiliki dua sisi sama panjang. Memahami rumus segitiga sama kaki merupakan langkah penting bagi setiap pelajar yang ingin menguasai konsep geometri dasar.
Dimensi segitiga lainnya seperti tinggi, luas, dan keliling dapat dihitung dengan rumus sederhana dari panjang kaki dan alas segitiga. Dengan menguasai rumus segitiga sama kaki, siswa dapat menyelesaikan berbagai soal matematika yang berkaitan dengan bangun datar ini secara lebih efisien.
Kajian matematika tentang segitiga sama kaki telah dimulai sejak zaman Mesir kuno dan Babilonia, bahkan bentuk ini telah digunakan sebagai dekorasi sejak masa yang lebih awal serta sering muncul dalam arsitektur dan desain. Dilansir dari Wikipedia, segitiga sama kaki juga dikenal dengan istilah isosceles triangle dalam bahasa Inggris dan menjadi salah satu materi dasar geometri yang dipelajari di berbagai jenjang pendidikan.
Pengertian Segitiga Sama Kaki
Sebelum mempelajari berbagai rumus yang terkait, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan segitiga sama kaki secara menyeluruh. Segitiga sama kaki adalah jenis segitiga yang memiliki dua sisi sama panjang, dan dua sudut yang berhadapan dengan sisi-sisi tersebut juga sama besar. Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian segitiga sama kaki.
Dua sisi yang sama panjang pada segitiga sama kaki disebut kaki (legs), sementara sisi ketiganya disebut alas (base). Sudut yang diapit oleh kedua kaki disebut sudut puncak (vertex angle), sedangkan sudut yang berada di ujung alas disebut sudut alas (base angle). Bagian-bagian inilah yang menjadi komponen utama dalam setiap perhitungan menggunakan rumus segitiga sama kaki.
Mengacu pada Math.net, garis tinggi yang ditarik dari sudut puncak ke alas akan membagi segitiga sama kaki menjadi dua segitiga siku-siku yang kongruen. Sifat inilah yang menjadi dasar mengapa teorema Pythagoras sangat sering digunakan dalam perhitungan segitiga sama kaki. Garis tinggi tersebut juga berfungsi sebagai sumbu simetri, garis berat, dan garis bagi sudut sekaligus.
Garis tinggi dari sudut puncak membagi alas dan sudut puncak menjadi dua bagian yang sama besar, sehingga menghasilkan dua segitiga siku-siku kongruen. Berdasarkan sifat ini, apabila kita mengetahui panjang kaki dan alas, kita dapat menurunkan hampir semua rumus yang dibutuhkan. Galileo Galilei, dikutip dari Goodreads, menyatakan, "Buku alam semesta ditulis dalam bahasa matematika, dan simbolnya adalah segitiga, lingkaran, dan bentuk geometris lainnya."
Baca juga: Jenis Segitiga, Rumus, dan Gambarnya dalam Pelajaran Matematika
Sifat-Sifat Segitiga Sama Kaki
Mengenali sifat-sifat segitiga sama kaki sangat membantu dalam memilih rumus yang tepat saat mengerjakan soal. Berdasarkan penjelasan dari Cuemath, berikut adalah sifat-sifat utama yang dimiliki segitiga sama kaki.
- Memiliki dua sisi sama panjang. Setidaknya dua sisi pada segitiga sama kaki memiliki panjang yang sama. Kedua sisi ini disebut kaki segitiga.
- Memiliki dua sudut alas yang sama besar. Sudut-sudut yang berhadapan dengan sisi-sisi yang sama panjang memiliki ukuran yang sama. Sifat ini dikenal sebagai Isosceles Triangle Theorem.
- Memiliki satu sumbu simetri. Segitiga sama kaki memiliki garis simetri yang terletak di sepanjang garis tinggi dari sudut puncak.
- Garis tinggi membagi segitiga menjadi dua segitiga siku-siku kongruen. Garis tinggi yang ditarik dari puncak ke alas membagi segitiga menjadi dua segitiga siku-siku kongruen.
- Garis tinggi, garis berat, dan garis bagi sudut puncak berimpit. Garis tinggi dari sudut puncak sekaligus membagi alas dan sudut puncak menjadi dua bagian yang sama besar.
- Dapat berupa segitiga lancip, siku-siku, atau tumpul. Segitiga sama kaki diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu segitiga sama kaki lancip, segitiga sama kaki tumpul, dan segitiga sama kaki siku-siku.
- Segitiga sama sisi merupakan kasus khusus. Semua segitiga sama sisi juga diklasifikasikan sebagai segitiga sama kaki karena memiliki tiga sisi dan sudut yang kongruen.
Johannes Kepler, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Di mana ada materi, di situ ada geometri." Pernyataan ini mencerminkan betapa geometri, termasuk konsep segitiga sama kaki, hadir di berbagai aspek kehidupan.
Baca juga: Jenis-Jenis Segitiga dalam Bangun Datar, Kenali Ciri dan Rumusnya
Rumus Luas Segitiga Sama Kaki
Rumus luas merupakan salah satu perhitungan paling mendasar dalam materi segitiga sama kaki. Sebagaimana dikutip dari GeeksforGeeks, luas segitiga sama kaki sama dengan setengah dari hasil kali panjang alas dengan tingginya. Berikut penjelasan lengkap mengenai rumus luas segitiga sama kaki beserta variasinya.
Rumus Dasar Luas Segitiga Sama Kaki
Luas segitiga sama kaki dihitung dengan rumus L = 1/2 x alas x tinggi. Dalam rumus ini, alas (b) adalah sisi ketiga yang tidak sama panjang, sementara tinggi (h) adalah jarak tegak lurus dari alas ke titik puncak segitiga. Rumus ini berlaku universal untuk semua jenis segitiga, namun pada segitiga sama kaki tingginya dapat diturunkan secara khusus jika diketahui panjang kaki dan alas.
Rumus Luas Menggunakan Panjang Sisi
Apabila tinggi segitiga belum diketahui, tetapi panjang kedua kaki (a) dan alas (b) sudah tersedia, maka rumus luas segitiga sama kaki dapat ditulis sebagai:
L = (b/4) x akar(4a² - b²)
Rumus luas segitiga sama kaki ini dapat diturunkan menggunakan rumus Heron, yaitu L = (b/4) x akar(4a² - b²), dengan a adalah panjang sisi yang sama dan b adalah alas segitiga. Rumus ini sangat berguna ketika tinggi segitiga tidak diketahui secara langsung dalam soal.
Rumus Luas Menggunakan Trigonometri
Jika yang diketahui adalah panjang kaki (a) dan sudut puncak (theta), maka luas segitiga sama kaki juga dapat dihitung dengan rumus: L = 1/2 x a² x sin(theta). Rumus ini merupakan penerapan dari konsep trigonometri untuk menghitung luas segitiga ketika dua sisi dan sudut apitnya diketahui.
Baca juga: Rumus Luas Segitiga, Ketahui Cara Menghitung dan Contoh Soalnya
Rumus Luas Segitiga Siku-Siku Sama Kaki
Untuk segitiga siku-siku sama kaki (segitiga dengan sudut 90 derajat, 45 derajat, 45 derajat), rumusnya menjadi lebih sederhana: L = 1/2 x a², dengan a adalah panjang kaki yang sama. Pada segitiga siku-siku sama kaki, sisi-sisi yang sama panjang membentuk sudut siku-siku, sehingga ketiga sudutnya adalah 90 derajat, 45 derajat, dan 45 derajat.
Baca juga: 10 Macam-Macam Segitiga yang Wajib Disimak
Rumus Keliling, Tinggi, Alas, dan Sudut Segitiga Sama Kaki
Selain luas, ada beberapa rumus penting lainnya yang harus dikuasai saat mempelajari segitiga sama kaki. Mengutip buku Kumpulan Rumus Matematika SD oleh Woro Vidya Ayuningtyas, berikut kumpulan rumus segitiga sama kaki yang perlu dipahami.
1. Rumus Keliling Segitiga Sama Kaki
Keliling segitiga sama kaki dihitung dengan rumus K = 2a + b, dengan "a" adalah panjang kedua sisi yang sama dan "b" adalah panjang alas. Rumus ini merupakan penjumlahan seluruh sisi segitiga, namun disederhanakan karena dua sisi memiliki panjang yang sama.
2. Rumus Tinggi Segitiga Sama Kaki
Untuk menghitung tinggi segitiga sama kaki, digunakan rumus h = akar(a² - b²/4). Rumus ini diturunkan dari teorema Pythagoras, karena garis tinggi membagi segitiga sama kaki menjadi dua segitiga siku-siku. Pada setiap segitiga siku-siku tersebut, kaki segitiga sama kaki menjadi hipotenusa, setengah alas menjadi sisi mendatar, dan tinggi menjadi sisi tegak.
3. Rumus Alas Segitiga Sama Kaki
Untuk mencari panjang alas, tersedia dua rumus tergantung informasi yang diketahui:
- Jika luas dan tinggi diketahui: Alas = (2 x Luas) / tinggi
- Jika keliling dan panjang kaki diketahui: Alas = Keliling - (2 x sisi kaki)
4. Rumus Mencari Sudut Segitiga Sama Kaki
Jumlah ketiga sudut dalam segitiga selalu 180 derajat. Karena segitiga sama kaki memiliki dua sudut alas yang sama besar, maka:
- Sudut puncak = 180 derajat - (2 x sudut alas)
- Sudut alas = (180 derajat - sudut puncak) / 2
Teorema segitiga sama kaki menyatakan bahwa jika dua sisi segitiga kongruen, maka sudut-sudut yang berhadapan dengan sisi-sisi tersebut juga kongruen. Pythagoras, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Ada geometri dalam dengungan dawai, ada musik dalam jarak antar bintang."
Baca juga: 6 Macam Segitiga dan Sifatnya, Lengkap Nama serta Rumus
Contoh Soal Rumus Segitiga Sama Kaki dan Pembahasan
Setelah memahami seluruh rumus segitiga sama kaki di atas, saatnya mempraktikkannya melalui contoh soal. Mengacu pada Omnicalculator (Omni Calculator), latihan soal merupakan cara terbaik untuk menguasai rumus-rumus geometri secara mendalam. Berikut beberapa contoh soal beserta pembahasannya.
Contoh Soal 1: Menghitung Luas Segitiga Sama Kaki
Sebuah segitiga sama kaki memiliki panjang alas 10 cm, panjang kaki 13 cm, dan tinggi 12 cm. Berapakah luas segitiga tersebut?
Pembahasan:
Diketahui: alas (b) = 10 cm, tinggi (h) = 12 cm
Luas = 1/2 x b x h
Luas = 1/2 x 10 x 12
Luas = 60 cm²
Baca juga: 8 Macam-Macam Bangun Datar Lengkap dengan Rumus Luas dan Kelilingnya
Contoh Soal 2: Menghitung Keliling
Segitiga sama kaki memiliki panjang kaki 13 cm dan alas 10 cm. Berapakah kelilingnya?
Pembahasan:
Diketahui: kaki (a) = 13 cm, alas (b) = 10 cm
Keliling = 2a + b
Keliling = 2(13) + 10
Keliling = 26 + 10 = 36 cm
Contoh Soal 3: Mencari Tinggi dengan Pythagoras
Sebuah segitiga sama kaki memiliki panjang kaki 5 cm dan alas 6 cm. Tentukan tinggi dan luas segitiga tersebut.
Pembahasan:
Diketahui: kaki (a) = 5 cm, alas (b) = 6 cm
Tinggi = akar(a² - b²/4)
Tinggi = akar(25 - 36/4)
Tinggi = akar(25 - 9)
Tinggi = akar(16) = 4 cm
Luas = 1/2 x 6 x 4 = 12 cm²
Baca juga: Geometri Adalah Studi Matematika yang Mempelajari Ruang Bangun
Contoh Soal 4: Mencari Alas dari Luas yang Diketahui
Terdapat segitiga sama kaki dengan luas 120 cm² dan tinggi 15 cm. Berapakah panjang alasnya?
Pembahasan:
Diketahui: Luas = 120 cm², tinggi (h) = 15 cm
Alas = (2 x Luas) / tinggi
Alas = (2 x 120) / 15
Alas = 240 / 15 = 16 cm
Contoh Soal 5: Mencari Sudut Puncak
Diketahui salah satu sudut alas segitiga sama kaki adalah 55 derajat. Berapakah besar sudut puncaknya?
Pembahasan:
Diketahui: sudut alas = 55 derajat
Sudut puncak = 180 derajat - (2 x 55 derajat)
Sudut puncak = 180 derajat - 110 derajat = 70 derajat
Erno Rubik, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Saya mencintai kesederhanaan Kubus karena ia adalah bentuk geometris yang sangat jelas, dan saya mencintai geometri karena ia mempelajari bagaimana seluruh alam semesta terstruktur."
Baca juga: 6 Fungsi Trigonometri dalam Matematika, Pahami Rumus dan Contoh Soalnya
Penerapan Segitiga Sama Kaki dalam Kehidupan
Segitiga sama kaki bukan sekadar konsep abstrak di dalam buku pelajaran. Bentuk geometris ini memiliki penerapan luas di berbagai bidang kehidupan nyata. Dilansir dari Wikipedia, segitiga sama kaki sering muncul dalam arsitektur dan desain, misalnya pada pedimen dan atap pelana bangunan.
Dalam dunia arsitektur, segitiga sama kaki telah digunakan sejak zaman Yunani kuno pada struktur pedimen kuil-kuil klasik. Atap pelana yang umum ditemukan di rumah-rumah juga membentuk segitiga sama kaki. Selain itu, struktur rangka jembatan Warren (Warren truss) biasanya tersusun dari pola segitiga sama kaki yang memberikan kekuatan dan kestabilan pada jembatan. Pemahaman rumus segitiga sama kaki sangat penting bagi para insinyur dalam menghitung dimensi struktur tersebut.
Sebagaimana disampaikan Vedantu, menguasai segitiga sama kaki membantu dalam memahami konsep kesebangungan, kekongruenan, dan pembuktian geometris tingkat lanjut. Konsep ini juga menjadi dasar penting dalam trigonometri. Nilai-nilai trigonometri sudut istimewa berasal dari geometri segitiga siku-siku khusus, termasuk segitiga sama kaki untuk sudut 45 derajat.
Dalam bidang desain grafis dan seni dekoratif, segitiga sama kaki banyak digunakan sebagai elemen visual pada bendera, logo, dan ornamen. Contohnya dapat dilihat pada bendera beberapa negara yang menggunakan bentuk segitiga sama kaki sebagai elemen utama desain. Penerapan lainnya mencakup bidang navigasi, astronomi, dan bahkan mekanika benda langit.
Baca juga: Segitiga Sembarang: Ciri-Ciri, Rumus, dan Contoh Soalnya
Baca juga: 5 Sudut Istimewa Trigonometri, Nilai Fungsi, dan Cara Mudah Mengingatnya
Baca juga: Ciri-Ciri Bangun Datar Tiap Jenisnya, Lengkap dengan Rumus
Baca juga: 10 Contoh Bangun Datar beserta Ciri-ciri dan Rumusnya
Baca juga: Mengenal Macam-Macam Bangun Datar Sebagai Materi Geometri
Baca juga: Mengenal Rumus Luas Trapesium dan Penerapannya
Baca juga: Ruas Garis Adalah Salah Satu Konsep Geometri, Pahami Rumusnya
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Segitiga Sama Kaki
Apa perbedaan segitiga sama kaki dengan segitiga sama sisi?
Segitiga sama kaki memiliki dua sisi yang sama panjang dan dua sudut yang sama besar. Sementara itu, segitiga sama sisi memiliki ketiga sisi yang sama panjang dan ketiga sudutnya masing-masing berukuran 60 derajat. Segitiga sama sisi sebenarnya merupakan kasus khusus dari segitiga sama kaki karena juga memiliki setidaknya dua sisi yang sama panjang, sehingga ketiga sudutnya sama besar yaitu 60 derajat masing-masing.
Bagaimana cara menghitung tinggi segitiga sama kaki jika hanya diketahui panjang kaki dan alas?
Tinggi segitiga sama kaki dapat dihitung menggunakan teorema Pythagoras. Tinggi segitiga sama kaki adalah jarak tegak lurus dari puncak ke alas, dan untuk menghitungnya digunakan rumus h = akar(a² - b²/4). Garis tinggi membagi alas menjadi dua bagian yang sama panjang (masing-masing b/2), sehingga terbentuk segitiga siku-siku yang memungkinkan penggunaan rumus tersebut.
Apakah rumus luas segitiga sama kaki berbeda dengan rumus luas segitiga pada umumnya?
Rumus dasar luas segitiga sama kaki sama dengan segitiga pada umumnya, yaitu setengah dari hasil kali alas dan tinggi. Yang membedakan adalah pada segitiga sama kaki, tinggi dapat dicari secara khusus dari panjang kaki dan alas menggunakan rumus Pythagoras. Jika ketiga panjang sisi diketahui, luas juga dapat dihitung menggunakan rumus Heron.
Baca juga: Ciri-ciri Kubus, Rumus, dan Contoh Soalnya
Dengan menguasai seluruh rumus segitiga sama kaki yang telah dibahas di atas - mulai dari luas, keliling, tinggi, alas, hingga sudut - diharapkan pemahaman mengenai bangun datar ini menjadi lebih utuh. Kunci utama dalam menguasai materi ini adalah rajin berlatih soal dan memahami konsep dasar teorema Pythagoras yang menjadi fondasi sebagian besar perhitungan segitiga sama kaki.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715340/original/073407600_1782800449-5ld9iJ7DbPpWvkYdLXPOa5EKDolN9lGWJW9v6kNH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672340/original/025427200_1782711803-YOHvUuX4iFWnlI0PHnNDSjO3yfQtrCKqPXjyLhsF.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672247/original/010025700_1782711700-5feqDVBhIsv6abGpCrr58suvuvKrs8zeYnf6x7IB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672271/original/031404600_1782711721-PIVPIWrdHIovdyPs6YsXSVxU6XcmKI7PrTl5NLGA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715349/original/089591700_1782800459-7ltZvbplY9tPeFHQdJdSfoJkkG6OZeOoRejTnHmI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1316649/original/011509000_1471092033-telepon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672392/original/043380500_1782711880-5SigqMVKgHamXINe4As1yVxA34a3hpMOqlxSjG52.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672335/original/085692300_1782711795-6aEGSXBfv5t2bRYulvfDjGle853r0uLQ30x0lejb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672281/original/077475900_1782711742-tliFjJnrXzqntP9zD4AHCgU9MPNtSwg7KqDE7NZJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715432/original/094985000_1782804625-horizontal-shot-desks-inside-scottish-parliament-building.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8714262/original/041393500_1782797067-Gemini_Generated_Image_b3yfdxb3yfdxb3yf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8709833/original/097236200_1782789354-kenya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715345/original/030171000_1782800455-77nbxvDQZ6wziqOGT7j7oBlGhA5cVjLvHf8rqR3C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672310/original/017687600_1782711764-4qNtUJsbfhJydmt9DRO3VfGt3sRsKBIyhefYCJle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712387/original/091493000_1782793880-mRhPAbXj4Sgp4xQDyimWHa0WwqtusDHZVx7VFgeu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672360/original/038181600_1782711824-DvpyQM3IipLkaiLInsm93LMGKAghncyQ1TsfcD3O.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712787/original/079899400_1782794571-Screenshot_2026-06-30_113356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672348/original/065685200_1782711811-4N3xzRXvWK3afOhYQ7JIyt9wpvhya0zothkXkUQe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672231/original/040778900_1782711684-X5q8p0JRPrJc9hoGd6CVbJ0K53yhHTLe7web2cp3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672298/original/003718200_1782711754-AoCvhOBk9KkRgzDopDq8azppK9Xf7W7ou0QPdd5t.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534137/original/055681200_1773812233-Pagar_Rumah_dari_Barang_Bekas.jpg)