Jenis Kanopi Teras yang Tidak Berisik Saat Hujan, Pilihan untuk Kenyamanan Maksimal

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Suara rintik hujan yang jatuh di atap kanopi seringkali menjadi gangguan yang mengurangi kenyamanan di teras rumah. Banyak pemilik rumah mencari solusi untuk mendapatkan jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan.

Kanopi tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari dan hujan, tetapi juga berperan penting dalam estetika dan kenyamanan hunian. Suara bising dari kanopi berbahan metal tipis dapat sangat mengganggu, terutama saat hujan deras. 

Kanopi yang berisik saat hujan deras umumnya disebabkan oleh material yang tipis, keras, dan mudah memantulkan suara, seperti spandek atau metal tipis. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan material yang memiliki kemampuan meredam suara. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (26/02/2026).

1. Kanopi Alderon (uPVC)

Kanopi Alderon merupakan salah satu pilihan populer untuk teras yang menginginkan ketenangan saat hujan. Material ini terbuat dari uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) yang dirancang dengan struktur berongga atau twinwall. Struktur rongga udara ini berfungsi sebagai isolator panas dan suara yang sangat efektif, menjadikannya jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan.

Keunggulan utama Alderon terletak pada kemampuannya meredam suara air hujan secara signifikan, menjadikannya pilihan yang ideal untuk menciptakan suasana nyaman dan tenang. Selain kedap suara, Alderon juga dikenal kuat, kokoh, dan tahan terhadap cuaca ekstrem, termasuk sinar UV dan hujan deras. Material ini tidak mudah berkarat dan tidak rentan terhadap korosi, sehingga memiliki daya tahan yang lama.

Alderon juga menawarkan kemudahan dalam perawatan dan ramah lingkungan karena terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang serta bebas bahan beracun. Meskipun harganya cenderung lebih mahal dibandingkan beberapa material lain, kualitas dan kenyamanan jangka panjang yang ditawarkan Alderon menjadikannya investasi yang sepadan untuk teras Anda.

2. Kanopi uPVC (Secara Umum)

Material uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) secara umum dikenal sebagai bahan atap kanopi yang unggul dalam meredam suara. Berbeda dengan PVC biasa, uPVC telah melalui proses unplastized untuk menghilangkan kelenturannya, menghasilkan material yang lebih keras dan rigid.

Banyak jenis atap uPVC memiliki lapisan insulasi ganda atau struktur berongga yang efektif menahan panas dan menyerap kebisingan, menjadikannya pilihan baik untuk jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan. Keunggulan uPVC sebagai atap kanopi meliputi ketahanan terhadap cuaca ekstrem, seperti sinar matahari, hujan, dan angin kencang, serta sifat anti-korosi yang membuatnya awet.

Material ini juga tidak mudah berkarat dan tidak menyerap air, sehingga aman dari jamur dan lumut. Bobotnya yang ringan memudahkan pemasangan dan mengurangi beban pada struktur bangunan. Atap uPVC sangat cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia karena kemampuannya meredam panas dan suara. 

3. Kanopi Polycarbonate (Multiwall/Solarflat)

Kanopi polycarbonate, terutama jenis multiwall atau Solarflat, adalah pilihan lain yang efektif untuk mengurangi kebisingan saat hujan. Polycarbonate adalah sejenis plastik polimer yang kuat, tahan benturan, dan lentur, serta mampu meneruskan cahaya alami hingga 90%.

Struktur twinwall atau multiwall pada polycarbonate menciptakan rongga udara yang membantu meredam suara, menjadikannya salah satu jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan. Ketebalan material polycarbonate sangat berpengaruh pada kemampuannya meredam suara dan mencegah kebocoran.

Semakin tebal materialnya, semakin baik perlindungan suara yang diberikan. Polycarbonate juga dikenal sangat kuat, bahkan bisa menahan benturan hingga 200 kali lebih kuat dari kaca, menjadikannya aman terhadap hujan es atau jatuhan benda keras.

Meskipun memiliki keunggulan dalam isolasi suara dan ketahanan, polycarbonate memiliki beberapa kekurangan seperti warnanya yang bisa cepat pudar atau menguning akibat paparan UV jangka panjang jika tanpa lapisan pelindung yang baik, serta rentan goresan. Namun, dengan pemilihan produk berkualitas dan ketebalan yang tepat, kanopi polycarbonate dapat menjadi solusi yang minim suara saat hujan.

4. Kanopi Kaca Laminated

Kanopi kaca laminated menawarkan solusi elegan dan modern untuk teras yang tidak berisik saat hujan. Kaca laminated terdiri dari dua atau lebih lembaran kaca yang disatukan dengan lapisan interlayer, biasanya PVB (Polyvinyl Butyral). Lapisan interlayer ini tidak hanya meningkatkan keamanan dengan menahan pecahan kaca agar tetap menyatu saat pecah, tetapi juga memiliki kemampuan meredam suara yang sangat baik.

Keunggulan utama kaca laminated adalah kemampuannya menyerap suara dengan baik, memberikan kenyamanan akustik yang signifikan. Selain itu, kaca laminated juga memberikan perlindungan UV, menghalangi sinar berbahaya tanpa mengurangi pencahayaan alami. Tampilannya yang bersih dan elegan sangat cocok untuk desain minimalis dan modern.

Meskipun harga kanopi kaca laminated cenderung lebih tinggi dibandingkan jenis kanopi lainnya, kelebihan dalam hal keamanan, estetika, dan peredaman suara menjadikannya investasi yang sepadan untuk kenyamanan jangka panjang. Ketebalan kaca laminated umumnya minimal 10 mm, yang cukup untuk meng-cover area luas dan memberikan insulasi suara yang optimal.

5. Kanopi Kain/Membran

Kanopi kain atau membran adalah pilihan yang memberikan sentuhan estetika unik dan juga memiliki kemampuan meredam suara hujan. Material ini terbuat dari kain khusus yang dirancang tahan terhadap cuaca panas maupun hujan, seperti Sunbrella, Recacril, atau Dickson. Berbeda dengan material keras, kain memiliki sifat menyerap suara, sehingga suara rintik hujan tidak akan terlalu bising.

Keunggulan kanopi kain meliputi fleksibilitas desain yang tinggi, memungkinkan pembentukan melengkung, datar, atau bergelombang sesuai gaya arsitektur bangunan. Ini memberikan nilai estetika yang mewah dan modern pada eksterior rumah. Selain itu, kanopi kain juga berfungsi sebagai pelindung optimal dari sinar matahari dan hujan.

Meskipun efektif dalam meredam suara dan memberikan perlindungan, kanopi kain mungkin tidak sekuat material atap lain seperti uPVC atau polycarbonate dan rentan terkoyak atau rusak dalam jangka panjang. Namun, untuk area yang mengutamakan estetika dan kenyamanan akustik dengan biaya pemasangan yang relatif lebih hemat, kanopi kain bisa menjadi pilihan menarik.

6. Kanopi Spandek dengan Peredam Suara

Kanopi spandek, yang terbuat dari material metal, dikenal karena harganya yang ekonomis dan tampilannya rapi. Namun, kelemahan utamanya adalah suara yang sangat bising saat hujan deras karena sifatnya yang tipis, keras, dan mudah memantulkan suara.

Untuk mengatasi masalah kebisingan ini, kanopi spandek dapat dimodifikasi dengan penambahan peredam suara agar menjadi jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan. Salah satu solusi sederhana adalah melapisi permukaan atas kanopi spandek dengan karpet peredam atau lembaran karet (busa ati) menggunakan lem.

Lapisan ini akan berfungsi sebagai bantalan yang menyerap getaran saat air hujan jatuh, sehingga mengurangi suara bising. Solusi lain yang lebih efektif adalah memasang insulasi di bawah kanopi, seperti glass wool atau aluminium foil bubble, yang dijepit di antara atap dan rangka.

Selain meredam suara, insulasi ini juga sangat efektif untuk mengurangi panas. Penggunaan cat pelapis anti panas dan peredam suara yang diformulasikan khusus untuk atap metal juga dapat membantu mengurangi kebisingan. Dengan modifikasi yang tepat, kanopi spandek yang awalnya berisik dapat menjadi lebih nyaman saat hujan.

Tips Memilih Kanopi Teras yang Tidak Berisik

Memilih jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan memerlukan pertimbangan beberapa faktor penting. Pertama, jenis material atap adalah faktor paling dominan yang mempengaruhi tingkat kebisingan. Material seperti uPVC (Alderon), polycarbonate multiwall, dan kaca laminated secara inheren memiliki sifat peredam suara yang lebih baik dibandingkan metal tipis.

Kedua, ketebalan material juga sangat berpengaruh; semakin tebal material kanopi, semakin baik kemampuannya dalam meredam suara. Misalnya, polycarbonate dengan ketebalan 3mm atau 6mm akan lebih senyap daripada yang 1.1mm. Ketiga, konstruksi rangka dan penopang yang kokoh dan rapat dapat meredam getaran air hujan pada atap, sehingga mengurangi bunyi.

Terakhir, pertimbangkan untuk menambahkan lapisan peredam suara atau insulasi jika memilih material yang cenderung berisik. Lapisan tambahan seperti karpet karet, busa, atau insulasi khusus dapat secara signifikan mengurangi kebisingan. Memilih kanopi yang tepat akan memastikan kenyamanan maksimal di teras Anda, bahkan saat hujan deras.

FAQ

1. Apa jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan? 

Beberapa jenis kanopi teras yang tidak berisik saat hujan antara lain kanopi alderon (uPVC), kanopi kaca laminated, kanopi polycarbonate solid, serta kanopi membran. Material-material ini mampu meredam suara air hujan lebih baik dibandingkan atap seng atau spandek biasa karena memiliki struktur lebih tebal atau lapisan peredam.

2. Mengapa kanopi alderon sering dianggap tidak berisik? 

Kanopi alderon berbahan uPVC berongga yang mampu meredam benturan air hujan sehingga suara yang dihasilkan lebih lembut. Struktur berlapisnya membantu mengurangi gema dan getaran, sehingga lebih nyaman digunakan untuk teras rumah.

3. Apakah kanopi kaca tidak berisik saat hujan? 

Kanopi kaca laminated cenderung lebih senyap dibandingkan atap logam karena materialnya padat dan berat. Lapisan film di antara kaca laminated juga membantu meredam suara, sehingga bunyi hujan tidak terlalu mengganggu.

4. Bagaimana dengan kanopi polycarbonate, apakah berisik? 

Polycarbonate solid relatif lebih tenang dibandingkan jenis gelombang tipis karena lebih tebal dan kokoh. Namun, jika menggunakan polycarbonate yang tipis, suara hujan masih bisa terdengar cukup jelas, sehingga pemilihan ketebalan sangat berpengaruh.

5. Apakah kanopi membran cocok untuk meredam suara hujan? 

Kanopi membran berbahan fleksibel seperti PVC membrane cukup efektif meredam suara karena sifatnya lentur dan tidak memantulkan suara seperti logam. Selain itu, tampilannya juga modern dan cocok untuk desain minimalis.

6. Kenapa atap seng atau spandek lebih berisik saat hujan? 

Atap seng atau spandek terbuat dari logam tipis yang mudah bergetar saat terkena air hujan. Getaran inilah yang menimbulkan suara keras, terutama saat hujan deras, sehingga terasa lebih bising dibandingkan material non-logam.

7. Bagaimana cara membuat kanopi teras agar tidak berisik? 

Selain memilih material yang tepat, Anda bisa menambahkan lapisan peredam suara, plafon tambahan di bawah kanopi, atau menggunakan rangka yang kokoh agar getaran berkurang. Pemasangan yang rapi dan presisi juga membantu meminimalkan bunyi berisik saat hujan turun.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |