Liputan6.com, Jakarta Setiap hari kita berinteraksi dengan berbagai contoh iklan komersial tanpa selalu menyadarinya. Mulai dari tayangan di televisi, unggahan bersponsor di media sosial, hingga papan reklame di sepanjang jalan, iklan komersial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern.
Bagi pelaku usaha, mempelajari contoh iklan komersial yang baik menjadi kunci keberhasilan strategi pemasaran. Tanpa iklan yang tepat sasaran, sebuah produk unggulan sekalipun berisiko luput dari perhatian konsumen potensial.
Pada dasarnya, iklan komersial adalah bentuk komunikasi berbayar yang bertujuan mempromosikan produk atau jasa guna meningkatkan penjualan. Tujuan akhirnya selalu berorientasi pada keuntungan finansial, berbeda dengan iklan layanan masyarakat yang berfokus pada edukasi.
Dilansir dari Wikipedia, belanja iklan global pada 2025 diperkirakan telah melampaui 1 triliun dolar AS, dengan 59,4 persen di antaranya dialokasikan untuk media digital. Angka ini menegaskan betapa masifnya peran iklan dalam menggerakkan roda perekonomian dunia saat ini.
Pengertian Iklan Komersial Menurut Para Ahli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624471/original/065960600_1698291635-ilya-cher-UHFTNwaQg9o-unsplash.jpg)
Perbesar
Sebelum membahas contoh-contohnya, penting untuk memahami apa itu iklan komersial secara mendalam. Sebagaimana disampaikan Adintime, iklan komersial adalah bentuk komunikasi berbayar yang disiarkan melalui berbagai media dengan tujuan mempromosikan produk, jasa, atau merek, serta memengaruhi perilaku konsumen secara persuasif. Dengan kata lain, inti dari iklan komersial terletak pada upaya mengubah calon pembeli menjadi pelanggan yang membayar melalui pesan yang dirancang secara strategis.
Iklan komersial merupakan bentuk komunikasi yang digunakan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada audiens yang luas, sekaligus menjadi alat strategis bagi bisnis untuk meningkatkan kesadaran merek, membangkitkan minat, dan pada akhirnya mendorong penjualan. Tujuan utamanya adalah membujuk konsumen memilih produk atau jasa tertentu dibandingkan pesaing, dengan menonjolkan manfaat, fitur, atau kualitas unik yang ditawarkan melalui berbagai kanal media.
Philip Kotler, yang dikenal sebagai bapak pemasaran modern, dikutip dari 42courses.com menyatakan, "Iklan terbaik dilakukan oleh pelanggan yang puas."
Sementara itu, David Ogilvy, pendiri agensi periklanan Ogilvy, dikutip dari AZQuotes menyatakan, "Setiap iklan adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam kepribadian merek." Di Indonesia sendiri, iklan komersial diatur dalam regulasi seperti UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 yang mendefinisikan siaran iklan niaga sebagai iklan yang disiarkan melalui radio atau televisi untuk memperkenalkan dan mempromosikan barang atau jasa kepada konsumen. Pemahaman mendasar ini akan sangat membantu saat kita mengenali berbagai contoh iklan di kehidupan sehari-hari.
Ciri-Ciri dan Tujuan Iklan Komersial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5116641/original/038213900_1738379036-1738375685567_tujuan-iklan-non-komersial.jpg)
Perbesar
Mengenali ciri-ciri iklan komersial membantu kita membedakannya dari jenis iklan lain, seperti iklan layanan masyarakat. Iklan komersial yang efektif harus mampu menangkap perhatian audiens dengan pesan yang jelas dan menarik, bersifat persuasif dalam menonjolkan manfaat produk, serta dirancang dan disiarkan dengan mempertimbangkan kekhususan target audiens dari segi demografi, perilaku, dan preferensi.
Berikut adalah ciri-ciri utama iklan komersial yang perlu dipahami:
- Bersifat persuasif. Iklan komersial menggunakan bahasa dan visual yang membujuk audiens untuk membeli produk. Teknik persuasi ini bisa melalui daya tarik emosional, rasional, maupun otoritas.
- Menargetkan audiens spesifik. Setiap iklan dirancang untuk segmen konsumen tertentu berdasarkan usia, minat, lokasi, dan perilaku. Semakin fokus penargetan, semakin efektif hasilnya.
- Memuat informasi produk. Berisi deskripsi produk, keunggulan, harga, dan cara memperolehnya sehingga konsumen dapat mengambil keputusan pembelian.
- Menggunakan daya tarik emosional. Iklan yang berhasil tidak hanya menjual fitur, tetapi juga menyentuh perasaan konsumen untuk menciptakan koneksi dengan merek.
- Visual dan audio berkualitas. Desain dan elemen suara yang berkualitas tinggi diperlukan untuk menarik perhatian di tengah persaingan informasi yang ketat.
- Sponsor yang teridentifikasi. Nama merek atau perusahaan selalu dicantumkan secara eksplisit agar konsumen mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas klaim dalam iklan.
- Berbayar. Penempatan iklan di media dilakukan secara berbayar, yang membedakannya dari publisitas atau earned media.
- Berorientasi profit. Tujuan akhirnya selalu keuntungan finansial, baik secara langsung melalui penjualan maupun tidak langsung melalui pembangunan brand awareness.
Adapun tujuan iklan komersial meliputi memperkenalkan produk baru, meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek, mendorong pembelian ulang (repeat purchase), menawarkan promosi khusus, serta memperluas pangsa pasar ke segmen konsumen yang belum tersentuh.
Jenis-Jenis Iklan Komersial Berdasarkan Media dan Strategi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8521742/original/040210800_1782449680-17877265161274743571.jpeg)
Perbesar
Iklan komersial hadir dalam beragam format yang disesuaikan dengan media penyampaian serta strategi pemasarannya. Merujuk Indeed, perusahaan dapat memanfaatkan berbagai jenis iklan untuk menjangkau target konsumen atau menginformasikan sesuatu kepada publik, mulai dari iklan cetak yang kerap ditemui di koran dan majalah hingga iklan digital. Memahami jenis-jenis iklan ini sangat penting agar strategi promosi tepat sasaran.
Berdasarkan strategi, iklan komersial terbagi menjadi dua:
- Iklan Strategis (Soft Selling). Fokus pada pembangunan citra merek secara jangka panjang. Pendekatan ini menonjolkan nilai dan keunggulan produk secara konsisten tanpa dorongan pembelian segera. Contohnya adalah iklan Wardah yang konsisten mengangkat tema kecantikan halal.
- Iklan Taktis (Hard Selling). Bersifat mendorong pembelian segera, biasanya disertai penawaran khusus dalam waktu terbatas. Contohnya adalah iklan penawaran diskon dalam event belanja online seperti Harbolnas.
Berdasarkan media, berikut klasifikasinya:
- Iklan Televisi (TVC). Iklan televisi menawarkan platform multifaset untuk kreativitas dan persuasi karena kombinasi elemen visual dan audio yang mampu membangkitkan emosi serta menangkap perhatian secara unik. Durasi umumnya berkisar 15 hingga 60 detik.
- Iklan Radio. Hanya mengandalkan audio, namun tetap efektif untuk menjangkau audiens di wilayah lokal. Biaya produksinya relatif rendah dibandingkan televisi, sehingga cocok untuk bisnis kecil dan menengah.
- Iklan Media Cetak. Meliputi koran, majalah, brosur, dan berbagai format cetak lainnya. Meskipun popularitasnya menurun di era digital, iklan cetak masih dianggap kredibel dan memiliki daya tahan lebih lama.
- Iklan Digital. Mencakup Google Ads, iklan media sosial, banner ads, dan video ads. Keunggulannya terletak pada kemampuan penargetan spesifik serta pengukuran performa secara real-time.
- Iklan Luar Ruang (OOH). Berupa billboard, baliho, spanduk, dan iklan di transportasi umum. Iklan ini sangat efektif untuk menjangkau audiens di area dengan lalu lintas tinggi.
- Iklan Media Sosial. Konten promosi yang ditayangkan di platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Sifatnya interaktif dengan potensi viral yang tinggi.
Berdasarkan InPost, seluruh bentuk iklan komersial pada dasarnya mengikuti model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), yakni menarik perhatian, membangkitkan minat, memicu hasrat, lalu mendorong tindakan pembelian.
Contoh Iklan Komersial dari Berbagai Kategori
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257927/original/096646200_1781262461-warmindo.jpg)
Perbesar
Berikut adalah kumpulan contoh iklan komersial dari berbagai kategori produk yang dapat dijadikan referensi. Setiap contoh menunjukkan pendekatan kreatif yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik produk dan target audiens yang dituju.
Mengacu pada riset IPA (Institute of Practitioners in Advertising), kampanye berbasis emosi terbukti dua kali lebih efektif dibandingkan kampanye rasional dalam jangka panjang. Prinsip ini tercermin dalam banyak contoh iklan komersial ikonik berikut.
Kategori Makanan dan Minuman
- Indomie — "Indomie Seleraku". Tagline ini menjadi salah satu yang paling ikonik di Indonesia. Iklan Indomie menggunakan emotional storytelling dengan menampilkan momen sederhana seperti makan bersama keluarga, membangun ikatan emosional yang kuat dengan konsumen lintas generasi.
- Teh Botol Sosro — "Apapun Makanannya, Minumnya Teh Botol Sosro". Kampanye ini berhasil mengubah perilaku konsumen dengan memosisikan produk sebagai pendamping wajib segala jenis makanan. Kesederhanaannya justru menjadi kekuatan utama.
- Coca-Cola — "Share a Coke". Kampanye ini mengganti logo Coca-Cola pada botol dan kaleng dengan nama-nama populer, sehingga menghasilkan ikatan emosional dengan konsumen dan mendorong pembelian serta berbagi produk.
- KFC — "Finger Lickin' Good". KFC konsisten membangun citra kelezatan melalui visual ayam goreng yang renyah. Pendekatan sensorik ini membuat audiens mampu membayangkan rasa produk hanya dari melihat gambar.
- Oreo — "Diputar, Dijilat, Dicelupin". Tagline ini menciptakan ritual unik dalam menikmati Oreo yang menjadi pengalaman tersendiri bagi konsumen.
- Yakult — "Cintai Ususmu". Jingle sederhana dengan pesan kesehatan yang konsisten selama puluhan tahun, menghasilkan loyalitas merek yang sangat tinggi.
Baca juga: 70 Kata-Kata Iklan Legendaris dan Inspiratif
Kategori Teknologi dan E-Commerce
- Apple — "1984". Iklan Super Bowl Apple tahun 1984 lebih dari sekadar komersial, ia disutradarai oleh Ridley Scott dan menggambarkan masa depan distopia yang terinspirasi novel George Orwell. Iklan ini dianggap sebagai titik balik dalam sejarah periklanan dunia.
- Nike — "Just Do It": Kampanye ini mendefinisikan ulang makna pemasaran atletik. Iklan perdana mereka pada tahun 1988 secara autentik menampilkan pelari maraton berusia 80 tahun, Walt "Iron Man" Stack, yang sedang berlari melintasi Jembatan Golden Gate, menyebarkan semangat motivasi yang melampaui batas usia.
- Shopee — "Goyang Shopee". Menggabungkan gamifikasi dengan musik yang mudah diingat untuk meningkatkan jumlah pengguna aktif harian secara signifikan.
- Gojek — "#KasihJempol". Mengangkat nilai sosial dalam iklan komersial dengan menciptakan ikatan emosional antara merek dan konsumen melalui apresiasi terhadap mitra pengemudi.
- Tokopedia — "Mulai Aja Dulu". Tagline yang memotivasi calon penjual yang masih ragu untuk memulai usaha di platform digital.
- Samsung — "Be Together". Pada 2021, Samsung berhasil menjual 157 juta ponsel, sebagian berkat kampanye pemasaran dinamis yang menampilkan iklan demonstrasi singkat yang menghubungkan produk dengan kebutuhan konektivitas di masa pandemi.
Kategori Kecantikan dan Otomotif
- Wardah — "Inspiring Beauty". Berhasil memposisikan diri sebagai merek kecantikan halal yang menginspirasi. Setiap elemen visual dan verbal dipilih cermat untuk membangun kepercayaan konsumen.
- Always — "#LikeAGirl". Kampanye ini bertujuan mengubah frasa "seperti perempuan" dari kesan memalukan menjadi memberdayakan, menantang stereotip tentang apa artinya melakukan sesuatu "seperti perempuan". Pendekatan storytelling autentik dengan format dokumenter menjadikan kampanye ini sangat berpengaruh.
- Yamaha — "Semakin di Depan". Tagline yang mencerminkan nilai inovasi dan gaya terdepan, konsisten diterapkan di seluruh lini produk.
- Volkswagen — "The Force". Iklan ini ditayangkan saat Super Bowl 2011 dan dengan cepat menjadi viral, mengumpulkan lebih dari 17 juta tayangan hanya dalam beberapa hari.
Baca juga: Contoh Gambar Iklan Terbaik untuk Promosi di Media Sosial
Berbagai contoh iklan komersial di atas menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah iklan tidak semata-mata bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada kekuatan pesan, kreativitas eksekusi, dan relevansi dengan target audiens. Iklan-iklan terbaik berhasil melampaui fungsi promosi dan menjadi bagian dari budaya populer masyarakat.
Tips Membuat Iklan Komersial yang Efektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3538156/original/097512300_1628748534-pexels-streetwindy-2912515.jpg)
Perbesar
Membuat iklan komersial yang berhasil memerlukan perpaduan antara strategi dan kreativitas. Henry Ford, dikutip dari TallPaulMarketing menyatakan, "Orang yang berhenti beriklan untuk menghemat uang sama seperti orang yang menghentikan jam untuk menghemat waktu."
Bill Bernbach, salah satu pionir periklanan modern, dikutip dari Deliberate Directions menyatakan, "Iklan yang baik tidak sekadar menyebarkan informasi. Ia menembus pikiran publik dengan hasrat dan keyakinan."
Berikut adalah tips praktis untuk menciptakan iklan komersial yang menarik dan efektif:
- Kenali target audiens secara mendalam. Pahami demografi, minat, kebiasaan, dan pain point konsumen yang ingin dijangkau. Semakin spesifik pemahaman terhadap audiens, semakin tajam pesan iklan yang dapat disampaikan.
- Gunakan pesan yang jelas dan ringkas. Iklan komersial yang efektif dimulai dengan pesan yang jelas dan ringkas, menyampaikan pesan kuat yang mudah dipahami oleh target audiens tanpa menggunakan jargon atau bahasa yang terlalu kompleks.
- Ciptakan daya tarik emosional. Iklan yang menyentuh emosi cenderung lebih mudah diingat dan dibagikan. Gunakan storytelling untuk membangun koneksi mendalam antara produk dan audiens.
- Sertakan Call to Action (CTA) yang kuat. CTA yang jelas dan menarik sangat penting untuk mendorong hasil dari iklan komersial, dengan menyampaikan secara eksplisit tindakan yang diharapkan dari audiens, baik itu mengunjungi situs web, melakukan pembelian, atau mendaftar layanan.
- Pilih media yang tepat. Sesuaikan platform iklan dengan kebiasaan konsumsi media target audiens. Iklan untuk generasi muda mungkin lebih efektif di media sosial, sementara produk untuk profesional mungkin lebih cocok di media cetak atau platform B2B.
- Tonjolkan keunikan produk (USP). Sampaikan apa yang membuat produk berbeda dari pesaing secara jelas dan meyakinkan. Konsumen perlu alasan kuat untuk memilih produk tertentu.
- Manfaatkan kekuatan visual. Gunakan desain yang menarik, warna yang sesuai dengan identitas merek, serta tipografi yang mudah dibaca agar iklan tampil menonjol.
- Uji dan evaluasi secara berkala. Lakukan pengujian A/B terhadap berbagai versi iklan untuk menentukan mana yang paling efektif. Data performa iklan menjadi dasar perbaikan strategi ke depan.
Leo Burnett, eksekutif periklanan legendaris, dikutip dari Deliberate Directions menyatakan, "Buatlah sederhana. Buatlah mudah diingat. Buatlah menarik untuk dilihat. Buatlah menyenangkan untuk dibaca."
Baca juga: Unsur Iklan Agar Menarik dan Tepat Sasaran
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Contoh Iklan Komersial
Apa yang dimaksud dengan iklan komersial?
Iklan komersial adalah bentuk komunikasi berbayar yang bertujuan mempromosikan produk atau jasa kepada audiens yang luas guna meningkatkan penjualan dan keuntungan bisnis. Iklan jenis ini memanfaatkan berbagai kanal media seperti televisi, radio, media cetak, dan platform digital untuk menyampaikan pesan persuasif kepada target konsumen yang spesifik.
Apa saja contoh iklan komersial yang populer di Indonesia?
Beberapa contoh iklan komersial populer di Indonesia antara lain iklan Indomie "Seleraku", Teh Botol Sosro "Apapun Makanannya", Shopee "Goyang Shopee", Gojek "#KasihJempol", dan Tokopedia "Mulai Aja Dulu". Selain itu, iklan dari berbagai kategori seperti makanan, kecantikan, otomotif, dan teknologi juga mudah ditemukan di kehidupan sehari-hari melalui media cetak maupun digital.
Apa perbedaan iklan komersial dan iklan non-komersial?
Perbedaan utama terletak pada tujuannya. Iklan komersial dibuat untuk menghasilkan keuntungan finansial melalui promosi produk atau jasa, sedangkan iklan non-komersial bertujuan menyampaikan pesan sosial, edukasi, atau imbauan demi kepentingan umum. Iklan komersial umumnya menargetkan segmen konsumen tertentu dan bersifat persuasif, sementara iklan non-komersial menjangkau masyarakat luas tanpa orientasi profit.
Memahami berbagai contoh iklan komersial beserta karakteristiknya menjadi langkah awal yang penting bagi siapa pun yang ingin terjun ke dunia pemasaran. Dengan menguasai prinsip-prinsip dasar periklanan dan terus mengikuti perkembangan tren, pelaku usaha dapat merancang kampanye iklan yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menggerakkan konsumen untuk bertindak.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516289/original/009988100_1782441721-9eVNap2FZaJ4K5k64XFPqiSiRmSAqg9dHn9NZf2O.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516284/original/057624900_1782441718-0aFw4K2mPuhc6bH8qRKIYLfXPXy90XU9DJ0wP8G2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516310/original/034308100_1782441744-txLQIh2a8rLQmWZ54giyw9lTSKLOWnBpomYqFyaa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516298/original/002489600_1782441739-Sn1onhZ3cRTuzVfyPC077A7PYYs99iVkOU644O7C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472965/original/031158700_1782381676-yRVKw5ShE9Rz4Gg9B1REsz5BXWScHIQXzNzaZrjI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516239/original/000280100_1782441685-wzpHSgGQllKdnocVxVbZWbJvq5RzWrAH9jLoEhOZ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516323/original/064279100_1782441751-QhWeIyM1BS2Kx53LaLanvpXCyrFiY2Pq1QoOEZPr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516319/original/082969000_1782441748-x6jFTBSmdguoI1yC00LKXSj5VFG5kFOrKriq0GXA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516311/original/070077100_1782441745-66Qk27g1UFJRlSfhnXza1ga3lFMQWg46e9QrmiiQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516228/original/067413100_1782441678-wsjbFDRACuYSGBgeEoJ1N65o9a3e2sRfcqBbrM15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516244/original/016161400_1782441690-jfxo3e0voZAqtXYVSyOpjLkyTItzyFHeDK8kV1rO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516242/original/073778700_1782441688-u57XkpMYgEOCG9BjkGgJkTrj9hhrFKKIG0rcdP0h.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4745840/original/050884300_1708237717-WhatsApp_Image_2024-02-18_at_13.25.02__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516187/original/098494300_1782441648-dDfNB1JmTn7OOx0963lSV0x4X2qs5Z26uFByX4xJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1689462/original/060408700_1503553006-dpr3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472963/original/062760700_1782381668-JTD912kLn4IZNMTNj9tUgrCV1RecNbQsk662mq15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516261/original/074230700_1782441707-0HbEcw17XifIugGVAcJ2DSLVMQGU6ZDYCpD0wbcm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516175/original/074190500_1782441640-LMOUgimO8HypVkgCqh2Xt8yem7jLp36QhgJmgcfM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516232/original/071570100_1782441683-AG34Kim5YaXvAOsb8tI4CPUwVh5JEs7yOxdD21kY.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516227/original/027036200_1782441677-Utb2XNkqGCdcFCboKE2u8L9hzLhxIpQUXm3SfELg.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515848/original/010205500_1772196753-Chief_Financial_Officer_Tokocrypto__Sefcho_Rizal-27_Februari_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)