Liputan6.com, Jakarta Memahami contoh kutipan tidak langsung merupakan keterampilan mendasar bagi siapa pun yang terlibat dalam penulisan karya ilmiah. Mulai dari mahasiswa yang sedang menyusun skripsi hingga peneliti yang mengerjakan jurnal, kemampuan mengutip secara tidak langsung akan menentukan kualitas dan orisinalitas tulisan.
Kutipan tidak langsung memungkinkan penulis menyampaikan gagasan orang lain menggunakan bahasa dan gaya penulisannya sendiri. Berbeda dengan kutipan langsung yang menyalin kata per kata, teknik ini menuntut pemahaman mendalam terhadap teks sumber agar esensi makna tetap terjaga.
Dengan menguasai berbagai contoh kutipan tidak langsung, Anda bisa terhindar dari praktik plagiarisme dan sekaligus menunjukkan kemampuan analitis dalam mengolah referensi. Panduan lengkap berikut menguraikan pengertian, cara penulisan, hingga beragam contoh yang bisa langsung diterapkan dalam karya ilmiah Anda.
Mengutip panduan dari SUNY Westchester Community College Library, kutipan tidak langsung atau parafrase merujuk pada penyampaian gagasan seorang penulis ke dalam kata-kata Anda sendiri di dalam tulisan. Sama seperti kutipan langsung, bagian yang diparafrase tetap memerlukan sitasi dalam teks untuk memberikan penghargaan kepada penulis aslinya. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (26/6/2026).
Pengertian Kutipan Tidak Langsung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4606433/original/042954700_1696994881-top-view-adult-correcting-grammar-mistakes.jpg)
Perbesar
Dilansir dari Editage Insights, kutipan tidak langsung (indirect quotation) merupakan teknik pengutipan di mana penulis menggunakan teks sumber dengan melakukan perubahan gramatikal tertentu. Dalam teknik ini, penulis tidak perlu menggunakan tanda kutip, namun tetap harus memperjelas bahwa ia sedang melaporkan pernyataan penulis lain. Mencantumkan sumber kutipan tetap wajib dilakukan meskipun kalimat sudah ditulis ulang. Pada dasarnya, kutipan tidak langsung menuntut penulis untuk memahami inti gagasan terlebih dahulu, baru kemudian menyampaikannya kembali dengan susunan kata yang berbeda.
Sebagaimana dilaporkan AssignmentInNeed, kutipan tidak langsung adalah pelaporan atas apa yang seseorang nyatakan atau tulis, tetapi bukan dalam kata-kata persis orang tersebut. Teknik ini juga dikenal sebagai reported speech dalam bahasa Inggris. Dalam konteks penulisan kutipan dari jurnal maupun buku, metode ini paling sering digunakan karena memberi ruang bagi penulis untuk mengintegrasikan referensi secara mulus ke dalam narasi tulisannya.
Merujuk panduan dari IvyPanda, kutipan tidak langsung dapat dipahami sebagai versi yang diparafrase atau diringkas dari ucapan orang lain, alih-alih salinan langsung. Teknik ini lazim ditemui dalam penulisan skripsi, tesis, makalah, hingga artikel penelitian. Penggunaan kutipan tidak langsung dalam sebuah tugas tertulis bertujuan untuk menunjukkan pemahaman penulis, meningkatkan keterbacaan, serta menghindari terlalu banyak kutipan langsung.
Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung yang Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3426744/original/054718600_1618227899-pexels-photo-4458554__1_.jpeg)
Perbesar
Menulis kutipan tidak langsung tidak sekadar mengganti beberapa kata dari teks asli. Berdasarkan panduan University of Houston-Downtown Library, proses yang digunakan untuk menyusun kutipan tidak langsung adalah parafrase, yakni mengambil pernyataan seorang penulis lalu menuangkannya ke dalam kata-kata Anda sendiri. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan agar kutipan tidak langsung Anda ditulis dengan benar:
- Pahami teks asli secara menyeluruh. Sebelum melakukan parafrase, pastikan Anda memahami keseluruhan konsep dari teks yang akan dikutip. Jangan langsung menulis ulang sebelum benar-benar menangkap gagasan intinya.
- Tulis ulang dengan kata-kata sendiri. Kutipan tidak langsung harus menyampaikan gagasan utama dari teks asli menggunakan kata-kata Anda sendiri, bukan menyalinnya secara harfiah. Untuk mencapai hal ini, Anda perlu memparafrase dan mengintegrasikan kutipan secara mulus ke dalam tulisan, misalnya dengan mengubah kata ganti orang pertama menjadi orang ketiga serta mengganti istilah rumit dengan sinonim.
- Jangan gunakan tanda kutip. Kutipan tidak langsung TIDAK disajikan di dalam tanda kutip, namun tetap harus ditandai melalui sitasi dalam teks yang merujuk ke sumber kutipan. Ini menjadi pembeda visual paling jelas antara kutipan langsung dan tidak langsung.
- Cantumkan sumber dengan format yang tepat. Berbeda dengan kutipan langsung, nomor halaman tidak diwajibkan untuk kutipan tidak langsung dalam format APA. Format dasarnya cukup mencantumkan nama belakang penulis dan tahun publikasi, misalnya (Smith, 2020).
- Gunakan kata pengantar atau signal phrases. Perkenalkan atau integrasikan kutipan tidak langsung dengan kata kerja pelaporan seperti "menjelaskan", "berpendapat", "menyatakan", atau "mengemukakan". Penggunaan kata pengantar membuat kutipan terasa lebih alami dalam alur kalimat.
- Pertahankan makna asli. Hal terpenting yang harus diingat adalah Anda WAJIB mempertahankan makna asli dan WAJIB menyertakan sitasi dalam teks yang jelas. Mengubah makna kutipan, meskipun tidak disengaja, dapat dikategorikan sebagai misrepresentasi sumber.
- Lakukan pengecekan ulang. Setelah menulis kutipan tidak langsung, bandingkan kembali dengan teks asli untuk memastikan tidak ada kalimat yang terlalu mirip. Jika masih ada kesamaan struktur yang mencolok, lakukan parafrase ulang hingga benar-benar menjadi kalimat Anda sendiri.
Contoh Kutipan Tidak Langsung dalam Berbagai Konteks
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510667/original/040509700_1771834944-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_15.08.24.jpeg)
Perbesar
Melihat langsung berbagai contoh kutipan tidak langsung akan mempermudah Anda memahami cara penerapannya. Mengacu pada panduan Newcastle University, memparafrase sebuah teks berarti mengekspresikan isinya dengan kata-kata Anda sendiri di mana gagasannya milik orang lain sehingga referensi tetap diperlukan, namun kata-katanya adalah milik Anda sehingga tidak perlu tanda kutip. Berikut beberapa contoh kutipan tidak langsung yang bisa dijadikan acuan:
-
Contoh kutipan tidak langsung dari satu penulis:
Teks asli: "Orang dewasa adalah seseorang yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukannya di dalam masyarakat bersama dengan orang dewasa lainnya." (Elizabeth Hurlock, 1991)
Kutipan tidak langsung: Hurlock (1991) berpendapat bahwa orang dewasa merupakan individu yang telah mengakhiri proses perkembangan serta mampu hidup berdampingan dengan orang dewasa lainnya dalam kehidupan bermasyarakat.
-
Contoh kutipan tidak langsung dengan teknik merangkum:
Teks asli: "Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi." (Shannon dan Weaver, 1949)
Kutipan tidak langsung: Shannon dan Weaver (1949) berpendapat bahwa komunikasi merupakan interaksi manusia untuk saling memengaruhi melalui berbagai medium, baik verbal maupun nonverbal.
-
Contoh kutipan tidak langsung dari dua penulis:
Sumardjan dan Koentjaraningrat (1967) mengemukakan bahwa kuesioner merupakan suatu daftar yang memuat rangkaian pertanyaan mengenai suatu hal tertentu yang digunakan untuk keperluan penelitian.
-
Contoh kutipan tidak langsung dari sumber yang mengutip sumber lain (secondary source):
Hendry (dalam Budianto, 2005) menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu proses perencanaan dan pengontrolan sumber daya agar tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien.
-
Contoh kutipan tidak langsung dari sumber internet:
Ray (2022) mengungkapkan bahwa konflik Rusia-Ukraina telah membawa dampak signifikan terhadap harga minyak dunia, di mana harga minyak mentah global sempat menyentuh level tertinggi dalam 14 tahun terakhir.
-
Contoh kutipan tidak langsung dengan beberapa sumber berbeda:
Penelitian menunjukkan bahwa uang bukan hanya sekadar alat tukar, melainkan memiliki kemampuan untuk mengubah relasi sosial menjadi kalkulasi aritmetik (Pigou, 1949; Simmel, 1900).
-
Contoh kutipan tidak langsung dari buku:
Sya'ban (2010) menjelaskan bahwa tombol navigasi merupakan fitur yang berfungsi mempermudah pembaca blog dalam mencari dan mengakses berbagai informasi yang tersedia di dalam situs tersebut.
Baca juga: Cara Mengutip dari Buku yang Benar Beserta Prinsip dan Jenis Kutipan
Perbedaan Kutipan Langsung dan Kutipan Tidak Langsung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3379810/original/076752600_1613607510-photo-1598646506778-56bb7a4660a9__1_.jpg)
Perbesar
Memahami perbedaan antara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung sangat penting agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan karya ilmiah. Secara mendasar, kutipan langsung menggunakan kata-kata persis dari sumber asli dan diapit oleh tanda kutip, sementara kutipan tidak langsung memparafrase atau meringkas sumber tersebut tanpa menggunakan tanda kutip. Kedua jenis kutipan ini sama-sama mengharuskan pencantuman sumber asli untuk menghindari plagiarisme.
Dari segi format penulisan, perbedaan keduanya cukup mencolok. Kutipan langsung pendek (kurang dari 40 kata) wajib diapit tanda petik dua dan disatukan dalam paragraf, sedangkan kutipan langsung panjang (40 kata atau lebih) ditulis terpisah dengan indentasi tanpa tanda petik. Sebaliknya, kutipan tidak langsung selalu diintegrasikan ke dalam paragraf teks penulis tanpa tanda petik, dengan spasi ganda, dan tidak perlu dibuat menjorok ke dalam.
Panduan University of Portsmouth, dikutip dari myport.port.ac.uk, menyebutkan, "Kutipan langsung berguna untuk mendefinisikan atau mendeskripsikan konsep tertentu, sementara memparafrase atau meringkas informasi dari sumber lain menunjukkan bahwa Anda memahami konten dan gagasan umum."
Sebagaimana diungkapkan dalam riset yang dipublikasikan di arXiv, jurnalis memiliki kebebasan paling besar dalam pemilihan kata saat menggunakan kutipan tidak langsung, karena mereka dapat, sampai batas tertentu, menulis ulang apa yang dikatakan narasumber. Hal ini berbeda dengan kutipan langsung yang menuntut pelaporan kata demi kata secara verbatim. Dalam konteks akademik, prinsip serupa berlaku: kutipan tidak langsung memberi fleksibilitas kepada penulis untuk menunjukkan analisis dan pemahaman pribadinya, sementara kutipan langsung lebih tepat digunakan ketika kata-kata asli memiliki nilai khusus yang tidak bisa digantikan oleh parafrase.
Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi yang Benar
Kesalahan Umum dan Tips Menulis Kutipan Tidak Langsung secara Efektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4617230/original/018298900_1697754720-front-view-man-correcting-grammar-mistakes.jpg)
Perbesar
Meskipun terkesan sederhana, banyak penulis yang masih melakukan kesalahan saat membuat kutipan tidak langsung. Representasi yang akurat terhadap materi sumber merupakan fondasi untuk membangun kredibilitas dalam dunia jurnalistik maupun akademik, dan kesalahan atribusi atau penyajian bahasa pinjaman yang tidak tepat dapat melemahkan otoritas seorang penulis secara serius. Berikut kesalahan umum yang perlu dihindari beserta tips untuk mengatasinya:
- Terlalu mirip dengan teks asli. Kesalahan paling sering terjadi adalah hanya mengganti satu-dua kata dari kalimat asli tanpa mengubah struktur secara keseluruhan. Pastikan Anda mengubah susunan kalimat, diksi, dan perspektif agar hasilnya benar-benar mencerminkan gaya penulisan Anda sendiri.
- Tidak mencantumkan sumber referensi. Kutipan tidak langsung memang tidak menggunakan tanda kutip, namun tetap memerlukan atribusi yang lengkap dan akurat ke sumber asli. Lupa mencantumkan sumber sama artinya dengan mengklaim gagasan orang lain sebagai milik sendiri.
- Mengubah makna asli. Saat memparafrase, pastikan inti pesan tidak bergeser. Kesalahan interpretasi dapat menyebabkan pembaca mendapatkan informasi yang keliru dan merusak kredibilitas karya tulis Anda.
- Menggunakan tanda kutip pada kutipan tidak langsung. Karena kutipan tidak langsung sudah ditulis ulang dengan kata-kata Anda, penggunaan tanda petik justru membuat kutipan keliru secara format. Tanda kutip hanya digunakan untuk kutipan langsung.
- Terlalu bergantung pada satu sumber. Terlalu banyak menggunakan kutipan tidak langsung dari satu sumber alih-alih mencari sumber primer dapat melemahkan riset Anda dan membuatnya kurang otoritatif. Perkaya referensi dengan berbagai sumber yang beragam.
- Tidak memahami teks sebelum memparafrase. Bayangkan Anda menjelaskan konsep tersebut kepada seorang teman, lalu alihkan pandangan dari catatan Anda dan ucapkan gagasan itu dengan lantang menggunakan kata-kata sendiri. Teknik ini membantu menghasilkan parafrase yang alami.
- Tidak konsisten dalam gaya sitasi. Pastikan Anda menggunakan satu gaya penulisan secara konsisten, baik itu APA, MLA, maupun Chicago, sepanjang kalimat efektif dalam tulisan Anda.
Baca juga: Panduan Kalimat Efektif yang Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kutipan Tidak Langsung
1. Apakah kutipan tidak langsung tetap memerlukan pencantuman sumber?
Ya, kutipan tidak langsung tetap wajib mencantumkan sumber meskipun sudah ditulis ulang dengan kata-kata sendiri. Sitasi dalam penulisan akademik memiliki berbagai tujuan esensial yang melampaui sekadar memberikan penghargaan, yakni menyediakan cara formal untuk mengakui karya orang lain dan memastikan gagasan diatribusikan dengan benar. Pencantuman sumber dilakukan dengan menulis nama penulis dan tahun publikasi, baik di awal maupun di akhir kalimat, sesuai gaya sitasi yang digunakan.
2. Apa perbedaan utama antara memparafrase dan meringkas dalam kutipan tidak langsung?
Memparafrase berarti menulis ulang sebuah kalimat, paragraf, atau halaman ke dalam kata-kata Anda sendiri, sementara meringkas berarti menyampaikan poin-poin utama dari keseluruhan bab, buku, atau halaman web. Keduanya merupakan teknik yang sah dalam membuat kutipan tidak langsung. Memparafrase lebih cocok digunakan untuk kutipan yang spesifik dan detail, sedangkan meringkas lebih tepat untuk menangkap gagasan besar dari sebuah sumber.
3. Berapa banyak kutipan tidak langsung yang ideal dalam sebuah tulisan karya ilmiah?
Tidak ada batasan jumlah pasti untuk kutipan tidak langsung dalam sebuah karya ilmiah. Justru, kutipan tidak langsung lebih disarankan ketimbang kutipan langsung karena menunjukkan pemahaman penulis terhadap materi. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara gagasan orisinal Anda dengan referensi dari sumber lain, serta memastikan setiap kutipan relevan dan mendukung argumen utama tulisan Anda.
Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Penghitung Kata untuk Penulisan
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516289/original/009988100_1782441721-9eVNap2FZaJ4K5k64XFPqiSiRmSAqg9dHn9NZf2O.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516284/original/057624900_1782441718-0aFw4K2mPuhc6bH8qRKIYLfXPXy90XU9DJ0wP8G2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516310/original/034308100_1782441744-txLQIh2a8rLQmWZ54giyw9lTSKLOWnBpomYqFyaa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516298/original/002489600_1782441739-Sn1onhZ3cRTuzVfyPC077A7PYYs99iVkOU644O7C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472965/original/031158700_1782381676-yRVKw5ShE9Rz4Gg9B1REsz5BXWScHIQXzNzaZrjI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516239/original/000280100_1782441685-wzpHSgGQllKdnocVxVbZWbJvq5RzWrAH9jLoEhOZ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516323/original/064279100_1782441751-QhWeIyM1BS2Kx53LaLanvpXCyrFiY2Pq1QoOEZPr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516319/original/082969000_1782441748-x6jFTBSmdguoI1yC00LKXSj5VFG5kFOrKriq0GXA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516311/original/070077100_1782441745-66Qk27g1UFJRlSfhnXza1ga3lFMQWg46e9QrmiiQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516228/original/067413100_1782441678-wsjbFDRACuYSGBgeEoJ1N65o9a3e2sRfcqBbrM15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516242/original/073778700_1782441688-u57XkpMYgEOCG9BjkGgJkTrj9hhrFKKIG0rcdP0h.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4745840/original/050884300_1708237717-WhatsApp_Image_2024-02-18_at_13.25.02__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516187/original/098494300_1782441648-dDfNB1JmTn7OOx0963lSV0x4X2qs5Z26uFByX4xJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1689462/original/060408700_1503553006-dpr3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472963/original/062760700_1782381668-JTD912kLn4IZNMTNj9tUgrCV1RecNbQsk662mq15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516261/original/074230700_1782441707-0HbEcw17XifIugGVAcJ2DSLVMQGU6ZDYCpD0wbcm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516175/original/074190500_1782441640-LMOUgimO8HypVkgCqh2Xt8yem7jLp36QhgJmgcfM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516232/original/071570100_1782441683-AG34Kim5YaXvAOsb8tI4CPUwVh5JEs7yOxdD21kY.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516227/original/027036200_1782441677-Utb2XNkqGCdcFCboKE2u8L9hzLhxIpQUXm3SfELg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516186/original/063462500_1782441647-Nt5M2IjqvCLipTzpJPTHhYVInndrtE8e4TzYUpWC.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515848/original/010205500_1772196753-Chief_Financial_Officer_Tokocrypto__Sefcho_Rizal-27_Februari_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)