- Apa penyebab utama kasur bau apek?
- Apakah baking soda aman untuk semua jenis kasur?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan baking soda untuk menghilangkan bau?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Kasur yang mengeluarkan bau apek dapat mengganggu kualitas tidur dan berpotensi memicu masalah kesehatan. Bau tidak sedap ini umumnya disebabkan oleh kelembapan berlebih, keringat, tumpahan cairan, serta pertumbuhan jamur dan bakteri yang menumpuk seiring waktu. Mengetahui cara menghilangkan bau apek pada kasur tanpa dijemur penting untuk dipahami.
Meskipun menjemur kasur di bawah sinar matahari merupakan metode tradisional yang efektif, tidak semua orang memiliki kesempatan atau fasilitas untuk melakukannya. Untungnya, ada berbagai cara menghilangkan bau apek pada kasur tanpa dijemur yang bisa Anda terapkan di rumah dengan mudah. Metode-metode ini memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan teknik pembersihan yang aman untuk kasur Anda.
Faktanya, kasur yang lembap bisa menjadi sarang tungau dan bakteri yang memicu bau apek serta alergi, di mana kelembapan tinggi adalah penyebab utama bau apek pada kasur. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui solusi praktis untuk mengatasi masalah ini tanpa harus menjemur kasur. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (11/03/2026).
Menggunakan Soda Kue (Baking Soda)
Soda kue atau baking soda merupakan bahan alami yang sangat efektif dalam menyerap bau tidak sedap dan kelembapan pada kasur. Kandungan alkali dalam baking soda bekerja dengan menetralkan molekul bau serta menyerap kelembapan yang menjadi pemicu utama bau apek. Proses ini membantu membersihkan kasur dari sumber bau secara mendalam.
Untuk mengaplikasikannya, taburkan soda kue secara merata ke seluruh permukaan kasur berbau apek. Pastikan jumlah yang ditaburkan cukup banyak agar dapat bekerja secara optimal dalam menyerap bau dan kelembapan. Area yang paling sering terpapar keringat atau tumpahan cairan sebaiknya diberi perhatian lebih.
Biarkan soda kue menempel pada kasur selama beberapa jam, idealnya antara 4 hingga 24 jam, atau bahkan semalaman, untuk penyerapan maksimal. Setelah itu, gunakan penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan sisa-sisa soda kue dari permukaan kasur. Pastikan tidak ada bubuk yang tertinggal agar kasur tetap bersih dan nyaman digunakan kembali.
Menggunakan Cuka Putih
Cuka putih dikenal sebagai bahan pembersih serbaguna yang ampuh membunuh bakteri dan menghilangkan bau tak sedap. Sifat antibakteri dan antijamur pada cuka putih sangat efektif untuk mengatasi bau apek yang disebabkan oleh mikroorganisme. Ini menjadikannya solusi alami yang kuat untuk membersihkan dan menyegarkan kasur.
Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot untuk membuat larutan pembersih. Semprotkan larutan ini secara tipis ke area kasur yang berbau, namun hindari membasahi kasur secara berlebihan agar tidak menimbulkan masalah kelembapan baru. Pastikan semprotan merata di seluruh area yang membutuhkan.
Diamkan selama 10-15 menit agar larutan cuka dapat menyerap ke dalam kain dan busa kasur. Setelah itu, lap dengan kain bersih dan kering untuk mengangkat sisa larutan. Meskipun aroma cuka mungkin menyengat pada awalnya, bau ini akan menghilang setelah kasur benar-benar kering, meninggalkan kasur yang lebih segar.
Menggunakan Penyegar Kain atau Semprotan Disinfektan
Penyegar kain atau semprotan disinfektan khusus kasur dapat menjadi solusi praktis untuk membunuh bakteri dan memberikan aroma segar. Produk-produk ini dirancang khusus untuk menetralkan bau dan menyegarkan permukaan kain tanpa merusak material kasur. Pilihlah produk dengan formula antibakteri untuk hasil maksimal.
Semprotkan penyegar kain atau disinfektan antibakteri secara merata ke seluruh permukaan kasur. Penting untuk tidak menyemprotkan terlalu banyak hingga kasur menjadi basah kuyup, karena kelembapan berlebih justru bisa memperparah bau apek. Fokuskan pada area yang paling sering terpapar dan berbau.
Biarkan kasur mengering sepenuhnya di udara terbuka atau dengan bantuan kipas angin setelah penyemprotan. Penggunaan produk ini dapat menjadi langkah akhir setelah membersihkan kasur untuk memastikan aroma yang menyenangkan dan bebas bakteri, memberikan sensasi kasur yang baru dicuci.
Menggunakan Arang Aktif
Arang aktif adalah bahan alami lain yang sangat baik dalam menyerap bau dan kelembapan secara efektif. Struktur berpori pada arang aktif memungkinkan penyerapan partikel bau secara efisien, menjadikannya deodoran alami yang kuat untuk kasur Anda. Ini adalah cara menghilangkan bau apek pada kasur tanpa dijemur yang sangat direkomendasikan.
Tempatkan beberapa potongan arang aktif di dalam wadah atau kantong kain bernapas yang tidak akan mengotori kasur. Letakkan wadah berisi arang aktif ini di bawah kasur atau di sekitar area yang berbau apek. Pastikan arang aktif tidak bersentuhan langsung dengan permukaan kasur untuk menghindari noda.
Biarkan arang aktif bekerja selama beberapa hari untuk menyerap bau dan kelembapan berlebih di kasur dan ruangan. Arang aktif akan membantu menjaga aroma kasur tetap netral dan memberikan efek penyegar udara alami, menciptakan lingkungan tidur yang lebih bersih dan nyaman.
Menggunakan Dehumidifier atau Silica Gel
Kelembapan tinggi adalah penyebab utama bau apek pada kasur, karena menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Mengontrol tingkat kelembapan di kamar tidur sangat penting untuk mencegah bau apek dan menjaga kasur tetap bersih. Penggunaan alat bantu kelembapan bisa menjadi solusi efektif.
Gunakan dehumidifier di dalam kamar tidur untuk menjaga tingkat kelembapan udara tetap ideal, di bawah 50%. Dehumidifier bekerja dengan menyerap uap air di udara, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pertumbuhan jamur dan bakteri pada kasur. Nyalakan secara teratur, terutama di musim hujan atau di ruangan yang lembap.
Sebagai alternatif, Anda bisa meletakkan arang aktif atau silica gel besar di bawah tempat tidur atau di sekitar kasur untuk menyerap kelembapan berlebih. Ini adalah solusi praktis untuk kamar yang minim ventilasi atau cenderung lembap, membantu menjaga kasur tetap kering dan bebas bau.
Membersihkan Noda dan Kelembaban
Noda dan tumpahan cairan yang tidak segera dibersihkan dapat meresap ke dalam kasur dan menjadi sumber bau apek yang persisten. Keringat, urine, atau tumpahan minuman dapat meninggalkan kelembapan yang memicu pertumbuhan mikroorganisme penyebab bau. Penanganan cepat sangat diperlukan untuk mencegah bau apek.
Segera bersihkan noda yang terjadi dengan menyerap cairan sebanyak mungkin menggunakan tisu atau kain bersih. Hindari menggosok noda karena dapat menyebarkannya lebih luas dan memperparah kondisi. Tekan-tekan area noda dengan lembut untuk mengangkat cairan.
Setelah menyerap cairan, siapkan larutan pembersih dengan mencampurkan deterjen cair ke dalam air hangat, lalu gosok noda dengan lembut dari sisi luar menuju tengah. Pastikan kasur benar-benar kering setelah dibersihkan untuk mencegah kelembapan tertinggal, yang dapat menjadi pemicu bau apek baru.
Ventilasi Ruangan yang Baik
Sirkulasi udara yang buruk dan kurangnya ventilasi merupakan faktor utama penyebab bau apek pada kasur. Udara yang stagnan memungkinkan kelembapan menumpuk dan menciptakan lingkungan yang disukai jamur, sehingga penting untuk memastikan aliran udara yang optimal di kamar tidur Anda. Ini adalah cara menghilangkan bau apek pada kasur tanpa dijemur yang paling dasar.
Buka jendela setiap pagi agar udara segar dapat masuk dan bersirkulasi di dalam kamar. Udara yang bergerak akan membantu mencegah jamur dan bau lembap berkembang di permukaan kasur, sekaligus mengeluarkan bau tidak sedap dari ruangan. Lakukan ini secara rutin setiap hari selama beberapa jam.
Jika kamar Anda minim ventilasi, nyalakan kipas angin beberapa jam setiap hari untuk membantu pergerakan udara di sekitar kasur. Memindahkan posisi kasur lebih dekat ke jendela juga bisa menjadi alternatif agar kasur mendapatkan paparan udara yang lebih baik, mengurangi risiko bau apek.
FAQ
- Apa penyebab utama kasur bau apek? Penyebab utama kasur bau apek adalah kelembapan tinggi, sirkulasi udara buruk, serta penumpukan keringat, jamur, dan bakteri.
- Apakah baking soda aman untuk semua jenis kasur? Ya, baking soda umumnya aman untuk semua jenis kasur karena merupakan bahan alami yang tidak merusak material.
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan baking soda untuk menghilangkan bau? Baking soda sebaiknya didiamkan di kasur selama 4 hingga 24 jam atau semalaman untuk hasil optimal.
- Bisakah saya menggunakan cuka putih murni tanpa dicampur air? Sebaiknya campurkan cuka putih dengan air (1:1) untuk menghindari pemudaran warna dan mengurangi bau menyengat.
- Apakah minyak esensial dapat membantu menghilangkan bau apek? Minyak esensial dapat membantu menetralkan bau, memberikan aroma menenangkan, dan memiliki sifat antibakteri.
- Seberapa sering saya harus membersihkan kasur? Disarankan membersihkan kasur secara menyeluruh setidaknya sekali setiap 6 bulan, atau lebih sering jika Anda sering berkeringat.
- Apakah bau apek pada kasur berbahaya bagi kesehatan? Ya, bau apek bisa menjadi tanda adanya jamur, bakteri, atau tungau yang memicu alergi dan masalah pernapasan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2756915/original/019747100_1553138956-foto_HL_botol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5025675/original/057317900_1732696722-fotor-ai-20241127153544.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493916/original/061832900_1770271672-Gemini_Generated_Image_wi1yb9wi1yb9wi1y.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316431/original/089814800_1755237220-765054ce-8907-4890-9831-fd83894ab617.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526650/original/031111900_1773129449-Kecoak_Dubia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499893/original/070698200_1770799311-woman-holding-paper-plastic-bags.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485003/original/053067300_1769491509-Pakan_Ternak_Kambing_Selain_Rumput.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437631/original/067112800_1765258379-Taman_Tin___Jeruk_Mini_dalam_Pot_Dekoratif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985428/original/093130200_1730277199-pexels-rdne-8580739.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2949395/original/011035900_1571981170-bananas-404536_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3563905/original/088018300_1631001799-eleanor-chen-IytUViSv3GQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503290/original/049636800_1771129401-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521087/original/099167200_1772680057-cover_parsel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457096/original/053841600_1766985729-Panen_Teratur___Cegah_Masalah_Sejak_Dini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525207/original/047027500_1773034235-Fermentasi_Jerami_Jadi_Pupuk_Organik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512750/original/038680400_1771992882-saus_bangkok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524359/original/072346100_1772943134-mix_and_match_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3115082/original/089161900_1588135753-clothes-on-sale-2292953.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5209199/original/093378800_1746427441-WhatsApp_Image_2025-05-05_at_13.43.04.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)
