Liputan6.com, Jakarta Banyak orang penasaran dengan apa physical touch dan mengapa istilah ini ramai dibicarakan di media sosial. Secara singkat, physical touch adalah bahasa cinta yang mengungkapkan kasih sayang lewat sentuhan fisik.
Wujudnya bisa berupa pelukan, genggaman tangan, sampai elusan lembut di kepala. Bagi sebagian orang, sentuhan semacam itu terasa lebih bermakna daripada kata manis atau hadiah.
Memahami apa physical touch membuat kita lebih peka menyayangi pasangan, keluarga, maupun sahabat. Sebab, setiap orang punya cara berbeda untuk merasa dicintai lewat bahasa cinta yang mereka miliki.
Dilansir dari Simply Psychology, physical touch merupakan satu dari lima bahasa cinta yang diperkenalkan Dr. Gary Chapman, seorang psikolog sekaligus antropolog, dalam bukunya The Five Love Languages terbitan 1992. Konsep ini menjelaskan cara berbeda setiap orang dalam memberi dan menerima cinta.
Apa Itu Physical Touch? Ini Pengertiannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302414/original/050338100_1784546063-pexels-mikhail-nilov-8317679.jpg)
Perbesar
Physical touch adalah bentuk komunikasi nonverbal berupa kontak fisik antara dua orang, mulai dari sentuhan ringan, pelukan, ciuman, hingga genggaman tangan. Bagi pemilik bahasa cinta ini, sentuhan menjadi cara utama untuk merasa dicintai dan dihargai. Jadi, pertanyaan apa physical touch bisa dijawab singkat: sebuah ungkapan cinta yang disampaikan melalui kedekatan dan sentuhan tubuh.
Sentuhan bukan sekadar tindakan mekanis, melainkan pesan emosional yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Gary Chapman bahkan menegaskan bahwa sentuhan bisa menjadi penentu arah sebuah hubungan. Dalam bukunya, The Five Love Languages, ia menuliskan, "Sentuhan fisik dapat menguatkan atau menghancurkan sebuah hubungan."
Menariknya, sentuhan adalah bahasa cinta pertama yang dikenal manusia bahkan sebelum bisa berbicara. Tara Lally, seorang psikolog, dikutip dari TODAY, menjelaskan, "Physical touch adalah cara individu terhubung dan merasa aman saat masih bayi dan anak-anak."
Perlu diingat, bahasa cinta ini tidak melulu soal hubungan romantis. Tepukan di bahu untuk teman yang sedang sedih atau pelukan orang tua kepada anak juga termasuk physical touch. Karena itu, ada baiknya mengenali macam love language lain agar tidak salah membaca kebutuhan orang-orang terdekat.
Ciri-Ciri Orang dengan Love Language Physical Touch
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475137/original/003172300_1768552787-2148183980.jpg)
Perbesar
Tidak semua orang menjadikan physical touch sebagai bahasa cinta utamanya. Mengutip BetterHelp, hasil jajak pendapat terhadap sekitar 10.000 responden menunjukkan bahwa physical touch dipilih sekitar 19% responden dan termasuk salah satu bahasa cinta yang paling banyak dipilih. Berikut tanda-tanda kamu mungkin memiliki love language ini:
- Merasa paling dicintai lewat sentuhan. Pelukan atau genggaman tangan terasa lebih menyentuh daripada pujian maupun hadiah.
- Suka memeluk dan dipeluk. Kamu nyaman merangkul, bersandar, dan berpegangan tangan saat bersama orang tersayang.
- Tenang saat digenggam ketika stres. Kontak fisik kecil, seperti usapan di punggung, mampu meredakan ketegangan.
- Tidak sungkan menunjukkan kemesraan. Kamu cukup santai menunjukkan kasih sayang di depan umum atau public display of affection.
- Merasa kesepian bila jarang disentuh. Kurangnya sentuhan dari pasangan membuatmu merasa terputus atau disconnected.
- Menganggap diri "touchy-feely". Menyentuh terasa alami dan spontan setiap kali dekat dengan seseorang.
- Sentuhan spontan terasa istimewa. Kecupan di kening atau pelukan mendadak membuatmu merasa benar-benar diperhatikan.
Kalau masih ragu, kamu bisa memastikannya lewat berbagai love language test yang tersedia secara daring, atau mencoba mengenali bahasa cintamu melalui kuis sederhana. Menariknya, kecenderungan ini kerap dikaitkan dengan kepribadian, bahkan sampai ke zodiak dengan love language physical touch.
Macam-Macam Bentuk Physical Touch
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2784386/original/062076700_1555904029-pablo-heimplatz-382459-unsplash.jpg)
Perbesar
Banyak yang mengira physical touch selalu identik dengan seks. Cheryl Muir, seorang relationship coach, dikutip dari AOL, menyatakan, "Kesalahpahaman paling umum adalah menganggap physical touch itu soal seks. Padahal bukan." Faktanya, ada banyak bentuk sentuhan penuh kasih yang bisa dilakukan bersama orang tersayang, di antaranya:
- Berpelukan. Pelukan hangat menyampaikan rasa aman, nyaman, dan diterima tanpa perlu kata-kata.
- Berpegangan tangan. Menggenggam tangan saat berjalan atau menonton menunjukkan kebersamaan dan dukungan.
- Berciuman. Ciuman di pipi, kening, atau tangan bisa menjadi ungkapan sayang, bukan sekadar hasrat seksual.
- Merangkul bahu. Rangkulan memberi kesan melindungi dan menjaga pasangan tetap dekat.
- Mengelus rambut atau kepala. Sentuhan lembut ini menimbulkan rasa disayang dan diperhatikan.
- Mengusap atau menepuk punggung. Gestur sederhana yang mampu menaikkan suasana hati dan menenangkan.
- Memberi pijatan ringan. Memijat kaki atau bahu setelah lelah bekerja menjadi bentuk perhatian nyata.
- Duduk berdekatan. Bersandar dan menempelkan tubuh membuat kedekatan emosional makin terasa.
- Berdansa bersama. Bergerak mengikuti musik sambil bersentuhan menghadirkan momen hangat berdua.
- Sentuhan intim. Bagi pasangan menikah, hubungan intim bisa menjadi puncak ungkapan bahasa cinta ini.
Semua bentuk di atas bisa membuat hubungan makin erat, mulai dari manfaat pelukan bagi orang tersayang hingga kebiasaan memeluk pasangan setiap hari. Baca juga: Zodiak yang menunjukkan cinta lewat sentuhan fisik.
Manfaat Physical Touch bagi Kesehatan Fisik dan Mental
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311504/original/091229300_1785404079-1.jpg)
Perbesar
Sentuhan fisik bukan cuma soal kehangatan emosional. Mengutip BBC Science Focus, kontak fisik memicu pelepasan oksitosin yang menimbulkan rasa nyaman, aman, dan sayang, sekaligus menurunkan detak jantung serta hormon stres kortisol. Berikut sederet manfaat physical touch yang perlu kamu tahu:
- Melepaskan hormon bahagia. Sentuhan meningkatkan oksitosin, serotonin, dan dopamin sehingga tubuh terasa lebih tenang dan bersemangat. Tak heran oksitosin dijuluki hormon cinta.
- Meredakan stres dan kecemasan. Pelukan atau usapan lembut menurunkan kadar kortisol sehingga pikiran terasa lebih ringan.
- Menjaga kesehatan jantung. Efek relaks dari sentuhan membantu menurunkan tekanan darah, seperti yang terjadi lewat pelukan hangat.
- Memperkuat ikatan dan rasa percaya. Kontak fisik menumbuhkan keintiman serta membuat hubungan terasa makin aman, itulah pentingnya physical touch dalam hubungan.
- Meredakan nyeri dan menenangkan. Merujuk ulasan yang dikupas Stanford Medicine, sebuah meta-analisis mencakup 137 studi dengan 13.000 partisipan dan menyimpulkan sentuhan bermanfaat bagi tubuh dan mental. Dalam ulasan yang sama, Abraham Verghese, dokter dan profesor terkemuka, menekankan "kekuatan tangan manusia untuk menyentuh, menenangkan, mendiagnosis, dan menghadirkan penyembuhan."
- Penting untuk tumbuh kembang sejak dini. Nicole McNichols, profesor seksualitas manusia di University of Washington, dikutip dari Psychology Today, mengungkapkan, "Dari sudut pandang perkembangan, bayi benar-benar tidak dapat bertahan hidup tanpa sentuhan manusia."
- Menangkal kelaparan sentuhan. Kurangnya kontak fisik memicu kondisi touch deprivation yang belakangan makin banyak dialami anak muda, sehingga sentuhan penuh kasih tetap dibutuhkan.
Baca juga: Manfaat pelukan yang tidak terduga bagi kesehatan.
Cara Menunjukkan Physical Touch yang Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307176/original/042118900_1784964002-36018.webp)
Perbesar
Kunci utama physical touch yang sehat adalah persetujuan atau consent. Sebelum menyentuh, kenali dulu sentuhan yang disukai dan batasan yang dimiliki pasangan. Menyentuh seseorang dengan cara yang tidak ia inginkan bukanlah bentuk cinta, melainkan pelanggaran. Karena itu, memahami tipe pasangan yang cocok bisa membantumu menyesuaikan cara berkasih sayang.
Komunikasi terbuka menjadi langkah berikutnya. Setiap orang bisa memiliki bahasa cinta berbeda, sehingga penting saling menjelaskan cara masing-masing ingin diperlakukan. Bila pasanganmu lebih menyukai quality time atau words of affirmation, kamu bisa berkompromi agar keduanya merasa dicintai.
Perhatikan pula suasana hati sebelum memberi sentuhan. Sentuhan lembut lebih pas saat pasangan sedang lelah atau murung, sedangkan sentuhan hangat cocok ketika suasana riang. Menjadikan physical touch sebagai kebiasaan kecil, seperti memeluk saat berangkat dan pulang, akan memperkuat keintiman dari waktu ke waktu.
Terakhir, hormati norma sosial yang berlaku. Di Indonesia, kemesraan berlebihan di tempat umum masih dianggap kurang pantas oleh sebagian masyarakat, sehingga penting mengetahui kapan dan di mana sentuhan pantas dilakukan. Uniknya, pemilik bahasa cinta ini kerap dinilai serasi dengan pemilik love language quality time karena keduanya sama-sama menikmati kebersamaan.
Pada akhirnya, memahami apa physical touch membantu kita mencintai dengan cara yang benar-benar dirasakan orang lain, bukan sekadar cara yang kita sukai. Selama dilakukan dengan sadar, penuh hormat, dan disepakati bersama, sentuhan sederhana pun bisa menjadi jembatan kedekatan yang kuat dalam setiap bahasa cinta.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Physical Touch
Apa itu physical touch dalam hubungan?
Physical touch adalah salah satu dari lima bahasa cinta yang mengekspresikan kasih sayang melalui kontak fisik, seperti pelukan, ciuman, genggaman tangan, atau sentuhan lembut lainnya. Bagi pemiliknya, sentuhan inilah yang paling membuat mereka merasa dicintai dan dihargai.
Apakah physical touch selalu berhubungan dengan seks?
Tidak. Physical touch mencakup banyak sentuhan nonseksual, seperti berpelukan, merangkul bahu, mengelus rambut, atau bergandengan tangan. Bahasa cinta ini bahkan bisa diterapkan pada keluarga, sahabat, dan anak, bukan hanya pasangan romantis.
Bagaimana cara mengetahui bahasa cinta seseorang adalah physical touch?
Perhatikan apakah ia merasa paling nyaman dan dicintai saat disentuh, senang memeluk atau digenggam, serta merasa kesepian ketika jarang mendapat kontak fisik. Cara paling akurat adalah berkomunikasi langsung atau mengisi tes bahasa cinta bersama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5207813/original/099765500_1746273577-depressed-girl-crying-because-break-up-with-boyfriend-while-supportive-female-friend-expressing-sympathy-being-sorry-her-saying-everything-will-be-alright.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312368/original/083721700_1785488890-Gemini_Generated_Image_orri10orri10orri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360415/original/611719069-picture-frustrated-young-dark-haired-female-studying-skin-her-arm-after-she-fell-off-bike-student-girl-dressed-stylish-striped-t-shirt-looking-her-elbow-feeling-itch-pain_343059-1454__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309367/original/072494700_1785225643-BeY0Rp135g3hr1rYz4iHWfU2Mpuq9xBbVdyh1TLe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5189871/original/029158500_1744805944-people-emotions-young-woman-holds-hands-heart-smiles-camera-stands-against-studio-background-isolated-white_176420-47979.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312113/original/071953700_1785481138-74c5ef7a-9aca-4e2c-93bc-b20ee4261263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304897/original/022822200_1784776836-joIajhbI7DFQZoOfLrHkY0rO5Uh16n9NGE2Va7q9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312447/original/079392600_1785493170-stocksnap-guy-2617866_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393121/original/077960300_1761543189-woman-ongoing-gua-sha-face-procedure.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312218/original/013143400_1785483610-ChatGPT_Image_Jul_31__2026__02_24_00_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310607/original/096417900_1785325135-watermarked_img_12803590074672241242.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4764690/original/056553200_1709782989-yellow-flower-with-background-yellow-flowers-out-focus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4844846/original/34749200_1716872094-poor-pity-cute-asian-brunette-female-student-cannot-stand-loud-noises-able-study-noisy-dormitory-look-up-disturbed-displeased-frowning-complaining-ignorant-neighbours-shut-ears.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4573729/original/055585400_1694589634-Ilustrasi_cemas__gelisah__resah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311897/original/030521300_1785467123-25d23368-b8a0-420b-9045-1efda2e82fd3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165737/original/058439500_1742194452-Wadah_plastik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309227/original/012404600_1785221435-FaEXdNAbFI3CB82e5JEAP6HuVFiFWto5ysQPtG6r.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309570/original/072744800_1785231642-zaOZZ0AtvQgovICRWctJqMBNnLPlcyReQKK6ybli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311061/original/019610000_1785387077-8e5en2nL0OqxEgKkvoHklkBDxoFlanThRRHK0xZc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309412/original/016430100_1785226838-fChpNWInkHryJwcTrSxYrD4eCmu6yo3ts8DQ0Dv7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547657/original/046072000_1775466242-Inspirasi_Meja_Taman_dari_Batu_dan_Kayu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436756/original/083213400_1765185072-messy-interior-full-clothing.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/663000/original/IMF-logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546799/original/048840800_1775368452-jenis_rangka_kandang_ayam_yang_aman_ari_predator.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)