- Apa keuntungan menggunakan gulungan tisu toilet sebagai pot gantung?
- Tanaman jenis apa yang cocok untuk pot gantung dari gulungan tisu toilet?
- Bagaimana cara membuat pot gantung gulungan tisu toilet lebih estetik dan tahan lama?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Menciptakan dekorasi rumah yang estetik sekaligus ramah lingkungan kini semakin mudah dengan memanfaatkan barang-barang bekas di sekitar kita. Salah satu benda yang sering dianggap sepele, yaitu gulungan tisu toilet, ternyata memiliki potensi besar untuk disulap menjadi pot gantung yang menawan. Ini adalah solusi cerdas untuk mengurangi limbah dan menambahkan sentuhan hijau pada hunian Anda.
Ide kreatif ini tidak hanya menawarkan nilai estetika, tetapi juga mendukung gaya hidup berkelanjutan dengan mendaur ulang material yang seharusnya berakhir di tempat sampah. Dengan sedikit sentuhan DIY atau Do It Yourself, gulungan karton bekas ini bisa bertransformasi menjadi wadah tanaman yang unik dan fungsional. Proses pembuatannya pun relatif mudah dan bisa menjadi aktivitas menyenangkan di waktu luang.
Lantas bagaimana saja DIY cara mudah mengubah gulungan tisu toilet jadi pot gantung yang estetik dan ramah lingkungan? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (26/2/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Pot Gantung Bibit Biodegradable Sederhana
Gulungan tisu toilet dapat difungsikan sebagai pot bibit yang ramah lingkungan dan dapat terurai secara hayati. Konsep ini memungkinkan penanaman langsung ke tanah tanpa perlu memindahkan bibit, sehingga mengurangi stres transplantasi pada tanaman muda. Desainnya yang sederhana juga memberikan sentuhan estetika alami dan minimalis pada ruangan Anda.
Karton gulungan tisu toilet mudah terurai, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk memulai bibit tanaman. Ketika bibit sudah cukup besar, pot ini dapat langsung ditanam ke dalam tanah atau pot yang lebih besar, menghindari limbah plastik dari pot bibit konvensional. Material kardus akan terurai secara alami ke dalam tanah seiring pertumbuhan tanaman.
Untuk membuatnya, Anda membutuhkan gulungan tisu toilet bekas, gunting, tanah atau media tanam bibit, benih tanaman kecil, dan tali rami atau benang tebal untuk menggantung. Pertama, pipihkan gulungan dan buat empat lipatan jelas. Kemudian, buat empat sayatan sekitar 1/2 hingga 3/4 inci pada salah satu ujung gulungan untuk membentuk flap. Lipat flap ke dalam secara berurutan untuk mengunci dasar pot, pastikan dasar pot cukup kokoh menahan tanah.
Setelah dasar terbentuk, isi pot dengan media tanam yang lembap dan tanam benih pilihan Anda. Selanjutnya, buat dua lubang di bagian atas pot menggunakan pelubang kertas atau gunting. Masukkan tali rami atau benang tebal melalui lubang dan ikat simpul untuk membuat gantungan. Pot siap digantung di tempat yang mendapatkan cukup cahaya matahari.
2. Pot Gantung Mini Berhias Cat Akrilik
Menambahkan sentuhan warna dan pola pada pot gulungan tisu toilet dapat mengubahnya menjadi elemen dekoratif yang menarik. Meskipun gulungan tisu toilet secara alami berwarna cokelat kardus, mengecatnya dengan cat akrilik berbasis air dapat memberikan tampilan yang lebih cerah dan sesuai dengan tema dekorasi rumah Anda. Cat akrilik cepat kering dan aman untuk digunakan pada kardus.
Proses dekorasi ini juga merupakan aktivitas kreatif yang menyenangkan, memungkinkan Anda mengekspresikan gaya pribadi. Anda bisa mengecatnya dengan satu warna solid, membuat pola, atau bahkan melukis desain mini. Setelah cat kering, Anda bisa menambahkan stiker, gambar dengan spidol permanen, atau menempelkan pita dekoratif untuk mempercantik tampilan pot.
Bahan yang dibutuhkan meliputi gulungan tisu toilet bekas, gunting, cat akrilik berbasis air, kuas lukis, pelubang kertas, dan tali atau benang tebal untuk menggantung. Untuk memulai, siapkan pot dasar dengan mengikuti langkah-langkah pembentukan dasar pot seperti pada metode pot bibit sederhana. Setelah itu, aplikasikan cat akrilik pada bagian luar gulungan tisu toilet dan biarkan mengering sepenuhnya.
Setelah cat kering, tambahkan dekorasi opsional sesuai keinginan. Kemudian, buat dua lubang di bagian atas pot menggunakan pelubang kertas atau gunting, berlawanan satu sama lain. Masukkan tali atau benang tebal melalui lubang dan ikat simpul untuk membuat gantungan. Isi pot dengan media tanam dan benih, lalu gantung di lokasi yang diinginkan sebagai pot gantung estetik.
3. Pot Gantung untuk Tanaman Udara (Air Plant)
Tanaman udara (Tillandsia) adalah pilihan yang sangat baik untuk pot gantung dari gulungan tisu toilet karena mereka tidak memerlukan tanah. Ini membuat pot menjadi lebih ringan dan mudah dikelola, karena tanaman udara mendapatkan nutrisi dari udara, bukan dari media tanam tradisional. Dengan demikian, tidak perlu khawatir tentang drainase atau kelembaban berlebih yang dapat merusak kardus.
Pot ini dapat dibuat lebih pendek dan dihias untuk menonjolkan keindahan tanaman udara. Anda bisa menggunakan lumut rusa yang diawetkan, kerikil kecil, atau kelereng sebagai dasar dekoratif untuk menopang tanaman dan menambah estetika. Meskipun perawatannya rendah, tanaman udara tetap memerlukan penyiraman rutin, biasanya dengan merendamnya dalam air setiap satu hingga dua minggu.
Bahan yang diperlukan adalah gulungan tisu toilet bekas, gunting, cat akrilik (opsional), pelubang kertas, tali atau benang tipis, dan tanaman udara itu sendiri. Potong gulungan tisu toilet menjadi ukuran yang lebih pendek, sesuai dengan ukuran tanaman udara. Bentuk dasar pot seperti metode pertama, atau biarkan terbuka jika tanaman udara hanya akan bertengger di dalamnya.
Setelah itu, cat atau hias bagian luar pot sesuai selera dan biarkan kering. Buat dua lubang di bagian atas pot untuk tali gantungan, lalu masukkan tali atau benang tipis dan ikat untuk membuat gantungan. Tempatkan tanaman udara ke dalam pot, tambahkan dasar dekoratif jika diinginkan, dan gantung pot di tempat yang terang dengan sirkulasi udara yang baik.
4. Pot Gantung Bertingkat/Modular
Dengan menggabungkan beberapa gulungan tisu toilet, Anda dapat menciptakan struktur pot gantung yang lebih besar dan menarik secara visual. Ide ini memanfaatkan beberapa gulungan tisu toilet untuk membuat satu unit pot gantung yang lebih kompleks, ideal untuk menanam berbagai jenis bibit atau tanaman kecil. Anda bisa menyusunnya secara vertikal atau horizontal, menciptakan tampilan yang dinamis.
Pot gantung modular ini sangat cocok untuk menanam berbagai jenis herba atau sukulen kecil, memberikan kesan "taman mini" yang menggantung di rumah Anda. Selain fungsional, kreasi ini juga menambah dimensi visual pada dekorasi interior atau eksterior yang sempit.
Untuk membuatnya, siapkan beberapa gulungan tisu toilet bekas, gunting, lem tembak atau lem kerajinan yang kuat, cat akrilik atau spidol permanen (opsional), pelubang kertas, serta tali atau benang tebal yang kuat. Mulailah dengan membuat dasar pot untuk setiap gulungan tisu toilet seperti pada metode pertama. Anda juga bisa mendekorasi setiap pot secara individual sebelum disatukan.
Selanjutnya, susun gulungan tisu toilet dalam formasi yang diinginkan dan rekatkan satu sama lain menggunakan lem tembak atau lem kerajinan yang kuat, pastikan sambungan kokoh. Setelah semua pot terhubung, tentukan titik gantung yang seimbang dan buat dua lubang di bagian atas struktur pot gantung. Masukkan tali atau benang tebal melalui lubang dan ikat simpul yang kuat untuk menopang seluruh struktur. Terakhir, isi setiap pot dengan media tanam dan tanaman kecil, lalu gantung di tempat yang aman dan mendapatkan cahaya yang cukup.
5. Pot Gantung dengan Hiasan Makrame
Teknik makrame dapat digunakan untuk menciptakan gantungan yang indah dan artistik untuk pot gulungan tisu toilet, mengubahnya menjadi karya seni gantung yang estetik. Meskipun banyak tutorial makrame berfokus pada gantungan tisu toilet untuk gulungan yang belum terpakai, prinsip yang sama dapat diterapkan untuk membuat gantungan pot.
Dengan menggunakan tali katun atau rami, Anda bisa membuat simpul-simpul makrame yang rumit atau sederhana untuk menopang pot gulungan tisu toilet. Ini akan memberikan sentuhan bohemian atau alami pada dekorasi Anda, sangat cocok untuk mempercantik ruangan dengan gaya personal. Simpul yang umum digunakan antara lain Larks Head knot, Double Half Hitch Knot, dan Square Knot.
Bahan yang dibutuhkan meliputi gulungan tisu toilet bekas yang sudah dibentuk menjadi pot, tali katun atau rami (sekitar 3-4 meter per pot tergantung kerumitan simpul), gunting, cincin kayu atau logam kecil (opsional), media tanam, dan tanaman kecil. Setelah menyiapkan pot dasar, potong beberapa helai tali katun dengan panjang yang sama dan lipat setiap helai menjadi dua. Pasang tali ke cincin menggunakan simpul kepala lark jika menggunakan cincin, atau kumpulkan semua tali dan ikat simpul di bagian atas untuk membuat loop gantungan.
Mulailah membuat simpul makrame dasar untuk membentuk jaring yang akan menopang pot, pastikan jaring cukup lebar. Lanjutkan membuat simpul hingga membentuk "keranjang" yang pas untuk pot gulungan tisu toilet Anda. Setelah keranjang makrame terbentuk, tempatkan pot di dalamnya, bisa ditambahkan sedikit lem untuk keamanan ekstra. Isi pot dengan media tanam dan tanaman, lalu gantung gantungan makrame di tempat yang diinginkan.
6. Pot Gantung Berlapis Kain/Kertas Dekoratif
Melapisi gulungan tisu toilet dengan kain atau kertas dekoratif adalah cara cepat untuk memberikan tampilan yang lebih rapi, estetik, dan tahan lama pada pot gantung Anda. Kardus gulungan tisu toilet dapat menyerap air, sehingga melapisinya dengan bahan lain dapat membantu melindunginya dan memberikan sentuhan estetika yang berbeda.
Kain dengan motif menarik atau kertas kado/origami dapat digunakan untuk menciptakan pot gantung yang sesuai dengan gaya interior Anda. Lapisan ini juga dapat memberikan sedikit perlindungan tambahan terhadap kelembaban, meskipun tetap disarankan untuk tidak membiarkannya terendam air. Kreasi ini memungkinkan personalisasi maksimal sesuai tema ruangan.
Bahan yang dibutuhkan adalah gulungan tisu toilet bekas, gunting, kain perca atau kertas dekoratif (kertas kado, kertas origami, atau kertas scrapbook), lem kerajinan (misalnya lem putih atau lem semprot), pelubang kertas, tali atau benang tebal, media tanam, dan tanaman kecil. Pertama, siapkan pot dasar dari gulungan tisu toilet seperti pada metode pertama.
Ukur tinggi dan keliling gulungan, lalu potong kain atau kertas dekoratif sedikit lebih lebar dari tinggi gulungan dan cukup panjang untuk melingkari seluruh gulungan dengan sedikit tumpang tindih. Oleskan lem secara merata pada bagian luar gulungan dan tempelkan lapisan, ratakan untuk menghindari gelembung udara. Setelah lapisan kering, buat dua lubang di bagian atas pot untuk tali gantungan, lalu masukkan tali dan ikat simpul. Isi pot dengan media tanam dan tanaman, kemudian gantung di tempat yang aman.
7. Pot Gantung Berbentuk Unik dengan Potongan
Dengan sedikit kreativitas dalam memotong dan membentuk gulungan tisu toilet, Anda dapat menciptakan pot gantung dengan desain yang lebih artistik dan unik. Alih-alih hanya membentuk dasar pot, Anda bisa memotong bagian atas gulungan tisu toilet menjadi bentuk-bentuk dekoratif seperti kelopak bunga, gelombang, atau pola geometris. Ini akan memberikan pot gantung Anda karakter yang berbeda dan menjadikannya lebih dari sekadar wadah tanaman, melainkan juga elemen dekorasi yang menarik.
Kreasi ini membuktikan bahwa benda sederhana seperti gulungan tisu toilet dapat bertransformasi menjadi sesuatu yang layak dipamerkan. Anda bisa menonjolkan bagian yang dipotong dengan warna kontras untuk efek visual yang lebih dramatis, sesuai dengan gaya yang Anda inginkan.
Bahan yang diperlukan meliputi gulungan tisu toilet bekas, gunting tajam atau pisau kerajinan, pensil, cat akrilik atau spidol permanen (opsional), pelubang kertas, tali atau benang tebal, media tanam, dan tanaman kecil. Mulailah dengan menyiapkan pot dasar dari gulungan tisu toilet seperti pada metode pertama. Dengan pensil, gambar pola yang diinginkan di bagian atas gulungan tisu toilet, misalnya bentuk kelopak bunga atau segitiga.
Gunakan gunting tajam atau pisau kerajinan untuk memotong mengikuti pola yang telah digambar, berhati-hatilah saat menggunakan pisau. Setelah itu, Anda bisa mengecat atau menghias pot sesuai selera. Buat dua lubang di bagian atas pot, di area yang tidak terpotong, untuk tali gantungan. Masukkan tali atau benang tebal melalui lubang dan ikat simpul untuk membuat gantungan. Terakhir, isi pot dengan media tanam dan tanaman, lalu gantung di tempat yang dapat menampilkan keunikan bentuknya.
Pertanyaan & Jawaban Seputar DIY Cara Mudah Mengubah Gulungan Tisu Toilet Jadi Pot Gantung
1. Apa keuntungan menggunakan gulungan tisu toilet sebagai pot gantung?
Jawaban: Mengubah gulungan tisu toilet menjadi pot gantung adalah cara kreatif untuk mendaur ulang limbah, menciptakan dekorasi estetik, dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Ini juga mengurangi stres transplantasi pada bibit jika digunakan sebagai pot biodegradable.
2. Tanaman jenis apa yang cocok untuk pot gantung dari gulungan tisu toilet?
Jawaban: Pot gantung dari gulungan tisu toilet cocok untuk bibit tanaman kecil, herba, sukulen, atau tanaman udara (Tillandsia) karena ukurannya yang ringkas dan sifat materialnya.
3. Bagaimana cara membuat pot gantung gulungan tisu toilet lebih estetik dan tahan lama?
Jawaban: Pot dapat dihias dengan cat akrilik, dilapisi kain atau kertas dekoratif, atau dibentuk dengan potongan unik. Untuk ketahanan, pastikan drainase yang baik dan hindari kelembaban berlebih, terutama jika tidak dilapisi plastik.
4. Apakah pot gantung dari gulungan tisu toilet bisa langsung ditanam ke tanah?
Jawaban: Ya, jika dibuat sebagai pot bibit biodegradable, gulungan tisu toilet dapat langsung ditanam ke dalam tanah atau pot yang lebih besar bersama bibitnya, karena material kardusnya akan terurai secara alami.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511799/original/065476600_1771918153-Teras_Mungil_Nan_Sejuk_dengan_Bangku_Kayu_Panjang_dan_Taman_Vertikal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3404154/original/052849300_1616011409-Minyak_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515083/original/080816100_1772159680-Model_One_Set_untuk_Wanita_Bertubuh_Gemuk_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515112/original/044202400_1772161571-unnamed_-_2026-02-27T100502.583.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507854/original/065006100_1771556195-Strategi_jitu_basmi_tikus_di_plafon_tanpa_bongkar_atap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506166/original/081943800_1771408781-Hidroponik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514359/original/060296800_1772087788-Pilih_Jenis_Kayu_Tahan_Rayap_untuk_Struktur_Utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513098/original/002548000_1772002902-5f96b686-a1b8-4580-b043-04dd3404a756.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513916/original/084376800_1772076684-Eceng_Gondok.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284531/original/013980200_1752640819-Depositphotos_268699902_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499928/original/094865400_1770800943-Partisi_Kayu_Kisi-kisi_Gaya_Japandi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498463/original/023272500_1770707304-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484791/original/052303200_1769484950-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481462/original/033411500_1769134168-Teras_dengan_Kanopi_Baja_Ringan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5206469/original/037581300_1746166928-WhatsApp_Image_2025-05-02_at_1.16.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505963/original/077398700_1771400875-Gemini_Generated_Image_p9f6xip9f6xip9f6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4195960/original/013238400_1666110125-woman-chef-cooking-vegetables-pan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500431/original/004676000_1770864867-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426560/original/043269200_1764309703-ruang_tamu_luas_di_rumah_kecil_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512621/original/018482600_1771988873-Mengurangi_Suara_Tetangga_Masuk_ke_Jendela.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)