7 Cara Mengusir Anjing Tetangga agar Tidak Berkeliaran di Rumah

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Keberadaan anjing tetangga yang sering berkeliaran di area rumah dapat menimbulkan berbagai permasalahan, mulai dari kotoran, bau tidak sedap, hingga potensi risiko keamanan bagi penghuni. Situasi ini kerap memicu dilema antara menjaga hubungan baik dengan tetangga dan keinginan untuk memiliki lingkungan yang bersih dan nyaman. Oleh karena itu, penting untuk memahami pendekatan yang tepat dalam mengatasi masalah ini.

Solusi yang ditawarkan mencakup penghalang fisik, penggunaan aroma, teknologi otomatis, hingga komunikasi interpersonal. Tujuannya adalah membantu Anda menciptakan lingkungan yang tenang dan bebas gangguan tanpa harus menyakiti hewan.

Dengan menerapkan strategi yang sesuai, Anda dapat menjaga kebersihan dan ketenangan rumah, sekaligus memelihara hubungan baik dengan tetangga. Pendekatan yang cerdas dan terinformasi adalah kunci untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan efektif, memastikan kenyamanan bagi semua pihak.

Lantas bagaimana saja cara mengusir anjing tetangga agar tidak berkeliaran di rumah? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (29/4), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Memasang Pagar yang Kuat dan Rapat

Memasang pagar merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah anjing masuk ke properti Anda, berfungsi sebagai penghalang fisik yang jelas. Pagar yang kuat dan rapat dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta menjadi batas yang tidak dapat ditembus oleh hewan peliharaan. Pagar ini dirancang dengan celah yang sangat kecil atau tanpa celah sama sekali, sehingga hewan kecil sulit untuk menyelinap keluar atau memanjat.

Berbagai material dapat digunakan untuk pagar yang efektif, seperti kayu, rantai, kawat, atau jaring. Pagar kayu solid dengan susunan rapat, pagar besi vertikal rapat, pagar aluminium slat rapat, dan pagar batu alam atau tembok adalah pilihan yang terbukti efektif. Pagar besi hollow dengan lapisan cat anti karat juga merupakan pilihan yang baik karena durabilitasnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap upaya hewan untuk memanjat.

Pemasangan pagar tidak hanya mencegah anjing masuk, tetapi juga dapat melindungi tanaman Anda dari kerusakan. Selain itu, pagar juga memberikan rasa aman dan privasi bagi penghuni rumah. Pastikan pagar memiliki tinggi yang cukup dan tidak ada celah di bagian bawah yang memungkinkan anjing untuk menyelinap masuk.

2. Menggunakan Aroma yang Tidak Disukai Anjing

Anjing memiliki indra penciuman yang sangat tajam, jauh lebih sensitif dibandingkan manusia. Oleh karena itu, beberapa aroma tertentu dapat sangat mengganggu mereka dan membuat mereka menjauh dari area yang diberi aroma tersebut.

  • Cuka: Cuka murni dapat menciptakan semacam pagar tidak kasatmata yang akan menghalangi anjing dan kucing masuk ke halaman. Anjing akan mencium bau cuka yang menyengat dan berpaling dari halaman Anda. Selain itu, cuka juga dapat membantu menetralkan bau urin, sehingga menghalangi anjing lain menandai area menggunakan urin.
  • Jeruk/Citrus: Anjing tidak menyukai aroma asam yang keluar dari buah jeruk, terutama jeruk lemon dan jeruk nipis karena memiliki aroma asam yang sangat kuat. Kandungan asam sitrat dan minyak esensial pada buah-buahan citrus bisa terasa sangat menyengat di hidung anjing. Anda bisa menggunakan minyak esensial jeruk atau kulitnya. Kombinasi asam dari cuka dan aroma kuat dari minyak sitrus adalah pengusir ganda yang sangat ditakuti anjing.
  • Cabai/Lada: Bau lada hitam, merica, dan cabai rawit juga tidak disukai anjing. Namun, penggunaan cabai atau lada harus hati-hati karena dapat menyakiti anjing jika terhirup atau mengenai mata. Ada banyak larutan rumahan yang populer untuk menangkal anjing liar, terutama cabai rawit, yang terbukti menyakiti anjing.
  • Tanaman Pengusir: Tanaman yang berduri atau tumbuh merambat hingga menutupi tanah akan mengganggu bagi anjing. Anjing juga tidak menyukai tanaman yang berbau menyengat seperti rosemary, lavender, serai, thyme, bunga marigold atau calendula, citronella, dan tanaman kari. Menanam bunga marigold di pekarangan rumah dapat menjauhkan anjing liar.

3. Memasang Alat Pengusir Otomatis

Teknologi modern menawarkan solusi pengusiran anjing yang efektif dan manusiawi tanpa perlu pengawasan manual. Alat-alat ini memanfaatkan respons alami anjing terhadap kejutan atau suara yang mengganggu.

  • Penyiram Air Otomatis (Motion-Activated Sprinklers): Alat penyemprot air yang diaktifkan melalui gerakan tidak hanya berfungsi menyiram tanaman, tetapi juga menakuti pengganggu seperti anjing. Perangkat ini melepaskan semburan air yang mengejutkan selama kurang lebih 5 detik setiap kali mendeteksi hewan yang lewat, sehingga mengkondisikan hewan tersebut untuk menghindari properti Anda di kemudian hari. Alat ini dapat mendeteksi panas dan gerakan hewan hingga jarak 100 kaki dan menyemprotkan air hingga 35 kaki. Sensitivitasnya dapat diatur untuk mendeteksi hewan besar atau kecil.
  • Alat Ultrasonik: Alat ultrasonik mengeluarkan suara frekuensi tinggi (22-27 kHz) yang tidak terdengar oleh telinga manusia, namun dapat terdengar oleh anjing sehingga membuat mereka menjauh. Suara tersebut tidak menyakitkan, namun sangat mengganggu ketenangan mereka. Perangkat ini tersedia dalam berbagai desain, termasuk portabel dan bertenaga surya, dan efektif untuk mengusir anjing tanpa menyebabkan rasa sakit.

4. Menghilangkan Daya Tarik di Halaman

Anjing seringkali tertarik ke suatu area karena adanya sumber makanan, air, atau bau yang menarik perhatian mereka. Menghilangkan daya tarik ini dapat mengurangi keinginan anjing untuk masuk ke properti Anda.

  • Jangan Menempatkan Pakan Hewan Peliharaan di Luar: Pakan peliharaan yang ditempatkan di pekarangan rumah dapat tercium oleh anjing liar dan menarik perhatiannya, terutama karena anjing liar umumnya kelaparan. Jika terpaksa memberi makan di luar, segera bersihkan sisa makanan setelah selesai.
  • Pastikan Tempat Sampah Tertutup Rapat: Anjing liar umumnya akan mencari makanan di tempat sampah rumah Anda. Masukkan sampah ke kantung plastik, ikat dengan kuat, lalu buang ke tempat sampah. Setelahnya, pastikan Anda menutup tempat sampah serapat mungkin agar anjing liar tidak bisa mengaksesnya.
  • Bersihkan Genangan Air: Genangan air dapat menjadi sumber minuman bagi anjing. Bersihkan genangan air dari sekitar rumah agar anjing tetangga tidak memiliki alasan mencari minuman di sana.
  • Netralisasi Bau Urin/Feses: Anjing memiliki memori penciuman yang sangat kuat. Jika mereka pernah buang air di depan rumah, bau tersebut akan menjadi 'tanda' bahwa area tersebut adalah wilayah mereka. Gunakan larutan soda kue atau cuka untuk menetralkan bau urin anjing. Sebarkan larutan soda kue di sekeliling halaman dan daerah yang dikencingi anjing liar setidaknya dua kali seminggu.

5. Menciptakan Penghalang Fisik yang Tidak Nyaman

Selain pagar, Anda bisa membuat area tertentu di halaman menjadi tidak nyaman bagi anjing untuk berjalan atau berbaring. Ini memanfaatkan preferensi anjing terhadap permukaan yang lembut dan rata.

Penggunaan batu kerikil adalah salah satu cara efektif. Anjing lebih suka berbaring di permukaan yang rata dan lembut seperti tanah atau semen halus. Menutup sebagian area dengan kerikil tajam atau kasar akan membuat area tersebut tidak nyaman untuk dijadikan tempat tidur. Sebagai tambahan, menghias rumah dengan batu, kerikil, atau mulsa dan tanaman berduri juga dapat menjauhkan anjing karena membuat kakinya tidak nyaman.

Anda juga bisa menggunakan matras paku anti kucing/anjing yang tersedia di pasaran. Matras berduri ini dirancang untuk membuat anjing enggan melangkah ke area tersebut tanpa menyakitinya. Ini adalah metode yang manusiawi untuk mencegah anjing berlama-lama di area yang tidak diinginkan.

6. Berkomunikasi dengan Tetangga

Pendekatan yang paling baik dan seringkali paling efektif adalah memulai dengan komunikasi yang sopan dan terbuka dengan pemilik anjing. Seringkali, tetangga tidak menyadari bahwa hewan peliharaannya menimbulkan gangguan.

Bicarakan baik-baik pada si pemilik anjing, sebaiknya secara tatap muka untuk menghindari kesalahpahaman. Ungkapkan kekhawatiran Anda tanpa menuduh dia atau hewan peliharaannya. Tetangga Anda mungkin tidak menyadari bahwa anjingnya berkeliaran dan mengganggu ketenangan lingkungan. Jika ia orang yang baik, kemungkinan besar ia akan meminta maaf dan mencari solusi. Tawarkan solusi atau diskusikan kemungkinan untuk mereka menjaga anjingnya lebih ketat. Jika pemilik anjing mengabaikan keluhan Anda atau tidak membuat perubahan apa-apa setelah Anda memintanya dengan sopan, tidak ada salahnya Anda melibatkan tetangga lainnya untuk berbicara sebagai kelompok.

7. Melaporkan ke Pihak Berwenang

Jika semua upaya komunikasi dan pencegahan tidak berhasil, langkah terakhir adalah melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang yang relevan. Ini adalah pilihan yang harus dipertimbangkan ketika gangguan sudah sangat meresahkan dan tidak ada solusi lain yang ditemukan.

Anda bisa melapor ke pihak terkait, seperti RT/RW atau dinas yang menangani hewan liar. Mengumpulkan bukti seperti foto atau video anjing sedang membuang air kecil maupun besar di halaman Anda dapat memperkuat laporan. Peraturan mengenai pemeliharaan hewan seringkali diatur di tingkat lokal, seperti SK Walikota yang mewajibkan pemilik anjing merawat hewan peliharaannya dengan baik dan tidak mengganggu warga sekitar. Jika anjing tetangga menyerang atau melukai, Anda bahkan bisa melaporkannya kepada polisi berdasarkan Pasal 490 Ayat 2 KUHP.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Mengusir Anjing Tetangga agar Tidak Berkeliaran di Rumah

1. Apa cara paling efektif untuk mengusir anjing tetangga agar tidak berkeliaran di rumah?

Jawaban: Memasang pagar yang kuat dan rapat adalah salah satu cara paling efektif sebagai penghalang fisik untuk mencegah anjing masuk ke properti Anda.

2. Aroma apa saja yang tidak disukai anjing dan bisa digunakan sebagai pengusir?

Jawaban: Anjing tidak menyukai aroma cuka, jeruk/citrus, cabai/lada (dengan hati-hati), serta tanaman seperti rosemary, lavender, dan bunga marigold.

3. Kapan sebaiknya berbicara dengan tetangga tentang anjing mereka yang berkeliaran?

Jawaban: Komunikasi yang sopan dan terbuka dengan tetangga adalah langkah pertama yang disarankan sebelum mencoba metode pencegahan lainnya.

4. Apakah alat pengusir ultrasonik aman untuk mengusir anjing?

Jawaban: Ya, alat ultrasonik mengeluarkan suara frekuensi tinggi yang tidak menyakitkan anjing namun dapat mengganggu dan membuat mereka menjauh dari area tersebut.

5. Apa yang harus dilakukan jika anjing tetangga terus berkeliaran setelah semua upaya pencegahan dan komunikasi?

Jawaban: Jika semua upaya gagal, Anda bisa melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang seperti RT/RW atau dinas yang menangani hewan liar, disertai bukti jika ada.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |