16 Tanaman Hias Tahan Banting untuk Pemula yang Baru Belajar Berkebun

5 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman hias tahan banting untuk pemula yang baru belajar berkebun sangat cocok dipilih karena mudah dirawat dan tidak membutuhkan perhatian khusus setiap hari. Tanaman jenis ini umumnya tetap tumbuh stabil meskipun penyiraman tidak terlalu rutin, sehingga ideal untuk orang yang baru memulai hobi berkebun.

Pada tahap awal, tanaman hias tahan banting untuk pemula yang baru belajar berkebun juga membantu membangun pengalaman merawat tanaman tanpa tekanan berlebihan. Banyak jenisnya mampu bertahan di kondisi cahaya minim maupun lingkungan yang tidak terlalu lembap.

Selain itu, tanaman hias tahan banting untuk pemula yang baru belajar berkebun dapat menjadi dekorasi alami yang memperindah rumah dengan cara sederhana. Kehadirannya membuat ruangan terasa lebih segar dan hidup tanpa membutuhkan perawatan yang merepotkan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman hias tahan banting untuk pemula yang baru belajar berkebun, Selasa (23/6/2026).

1. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Tanaman ini terkenal sangat kuat dan hampir tidak mudah mati meski berada di kondisi yang kurang ideal. Lidah mertua mampu bertahan di panas tinggi, ruangan minim cahaya, hingga udara kering tanpa perawatan khusus. Penyiramannya cukup dilakukan seminggu sekali atau saat media tanam sudah benar-benar kering. Selain itu, tanaman ini juga dikenal sebagai penyaring udara alami yang membantu mengurangi polusi dalam ruangan.

2. Sirih Gading (Pothos)

Sirih gading menjadi favorit pemula karena kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, baik di tanah maupun air. Tanaman ini tetap tumbuh meskipun sering terlupa disiram dan bisa pulih dengan cepat. Daunnya yang menjuntai juga membuatnya cocok sebagai tanaman hias gantung atau dekorasi rak rumah.

3. Daun Dolar (ZZ Plant)

ZZ plant memiliki tampilan elegan dengan daun hijau gelap yang mengilap dan tahan lama. Tanaman ini sangat cocok ditempatkan di ruangan dengan cahaya minim karena tidak membutuhkan sinar matahari langsung. Perawatannya pun sangat sederhana, cukup disiram saat tanah sudah benar-benar kering.

4. Aglaonema (Sri Rejeki)

Aglaonema dikenal dengan warna daun yang cantik dan variasi motif yang menarik. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan rumit sehingga cocok untuk pemula. Selain mempercantik ruangan, aglaonema juga dapat bertahan di kondisi cahaya rendah.

5. Monstera

Monstera memiliki daun besar dengan bentuk berlubang yang sangat estetik dan modern. Tanaman ini cukup tahan di dalam ruangan selama tidak terkena matahari langsung. Penyiraman dilakukan secukupnya agar tanah tetap lembap namun tidak terlalu basah.

6. Palem Kuning (Areca Palm)

Palem ini mampu memberikan kesan tropis yang segar di dalam rumah maupun halaman. Selain tampilannya yang rimbun, tanaman ini juga membantu menyaring udara. Perawatannya cukup mudah dengan penyiraman rutin dan penempatan di area teduh.

7. Karet Kebo (Ficus elastica)

Karet kebo memiliki daun tebal dan mengilap yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini cukup disiram secara teratur dan daunnya perlu dibersihkan dari debu agar tetap sehat. Cocok untuk pemula yang ingin tanaman berukuran besar namun mudah dirawat.

8. Kaktus Hias

Kaktus adalah tanaman yang paling minim perawatan karena mampu menyimpan air di batangnya. Tanaman ini sangat cocok untuk orang yang sering lupa menyiram. Cukup diletakkan di tempat terang dan tidak perlu perawatan intensif.

9. Sukulen

Sukulen memiliki bentuk unik dengan daun tebal yang menyimpan air. Tanaman ini sangat mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak penyiraman. Cocok untuk dekorasi meja kerja atau sudut ruangan kecil.

10. Lidah Buaya (Aloe vera)

Selain mudah dirawat, lidah buaya juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Tanaman ini tahan panas dan hanya membutuhkan penyiraman sesekali. Cocok untuk ditanam di pot maupun halaman rumah.

11. Kalanchoe

Kalanchoe adalah tanaman berbunga dengan warna cerah yang menarik seperti merah, kuning, dan oranye. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan rumit dan cukup mendapat cahaya terang tidak langsung. Bunganya juga dapat bertahan cukup lama.

12. Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily dikenal sebagai tanaman yang sensitif terhadap kebutuhan airnya sehingga mudah dikenali saat layu. Tanaman ini juga mampu berbunga putih cantik meski berada di tempat teduh. Perawatannya cukup sederhana dengan penyiraman teratur.

13. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman ini memiliki daun panjang menjuntai yang cocok untuk pot gantung. Spider plant sangat tahan banting dan mampu tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Perawatannya ringan sehingga cocok untuk pemula.

14. Bougenville (Bunga Kertas)

Bougenville justru lebih rajin berbunga saat berada di kondisi kering dan panas. Tanaman ini sangat cocok untuk iklim tropis dan membutuhkan sinar matahari penuh. Perawatan utamanya hanya pemangkasan agar tetap rapi.

15. Tapak Dara (Catharanthus roseus)

Tanaman ini mudah tumbuh di berbagai jenis tanah dan tetap berbunga meski jarang dirawat. Tapak dara juga tahan terhadap hujan selama tidak tergenang air terlalu lama. Warna bunganya yang cerah membuat taman terlihat lebih hidup.

16. Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) & Zinnia

Kedua tanaman ini sama-sama mudah tumbuh di daerah panas dengan sinar matahari cukup. Kembang sepatu memiliki bunga besar yang mencolok, sementara zinnia tumbuh cepat dan rajin berbunga. Keduanya cocok untuk pemula karena perawatannya sederhana dan tidak membutuhkan perhatian khusus selain penyiraman rutin.

Pertanyaan Seputar Tanaman Hias Tahan Banting 

Apa itu tanaman hias tahan banting?

Tanaman hias tahan banting adalah jenis tanaman yang mudah dirawat, mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan ekstrem seperti minim air, cahaya, atau suhu panas, sehingga cocok untuk pemula.

Mengapa Lidah Mertua cocok untuk pemula?

Lidah Mertua dikenal 'tidak bisa mati', tahan panas dan kering, serta tidak mudah busuk saat hujan. Tanaman ini juga pemurni udara dan hanya perlu disiram saat tanah benar-benar kering.

Tanaman hias apa yang bisa menyaring polutan udara?

Beberapa tanaman hias yang dikenal sebagai penyaring udara antara lain Lidah Mertua (menyerap formaldehida dan benzena), Sirih Gading, Peace Lily, dan Palem Kuning (menyerap benzena, karbon monoksida, formaldehida, trikloroetilen, xylene).

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |