KBRI Respons soal Nelayan RI Jadi Pahlawan saat Hutan Korsel Kebakaran

1 day ago 5

CNN Indonesia

Rabu, 02 Apr 2025 15:20 WIB

KBRI Seoul mengapresiasi tindakan Sugiyanto, nelayan RI yang menggendong lansia saat kebakaran hutan melanda Korsel. Ilustrasi. KBRI Seoul apresiasi nelayan asal RI bantu evakuasi warga saat kebakaran hutan di Korsel. Foto: AFP/YASUYOSHI CHIBA

Jakarta, CNN Indonesia --

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul buka suara soal aksi nelayan Indonesia Sugiyanto yang menggendong warga Korea Selatan saat kebakaran hutan melanda negara itu.

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Zelda Wulan Kartika, mengatakan pihak KBRI telah menyampaikan apresiasi atas tindakan Sugiyanto. 

"Kita sudah menghubungi Pak Sugiyanto yang telah selamatkan sejumlah penduduk desa dari bencana kebakaran," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu berujar, "Intinya KBRI sampaikan apresiasi atas tindakan luhurnya dan memastikan yang bersangkutan dalam kondisi yang baik dan aman."

Zelda mengatakan tindakan Sugiyanto perlu menjadi contoh bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

"Tindakan pak Sugiyanto itu perlu dicontoh oleh pekerja migran Indonesia atau pun seluruh WNI yg berdomisili di Korsel dan di manapun berada," ucap dia.

Hingga kini, KBRI belum bisa bertemu Sugiyanto secara langsung karena lokasi tempat tinggal dia yang cukup jauh dari Seoul.

Namun, Zelda bisa memastikan tempat tinggal nelayan RI itu aman dan tidak terdampak kebakaran. Sugiyanto juga tetap menjalani aktivitas seperti biasa dengan melaut.

Sebelumnya aksi Sugiyanto menyelamatkan warga Korsel saat kebakaran menjadi sorotan media dan viral di media sosial.

Kebakaran hutan melanda Uiseong, Korsel pada akhir Maret lalu. Api juga tampak menjalar di desa-desa sekitarnya seperti Chuksan-myeon.

Sugiyanto bergabung dengan kepala desa, Yoo Myung Shin, mengingatkan dan memandu warga desa untuk evakuasi.

Sekitar pukul 23.00 waktu setempat, mereka mengetuk setiap pintu rumah warga yang tertidur untuk evakuasi.

Sugianto dan Yoo Myung Shin lalu menggendong warga lanjut usia dan berlari sekitar 300 meter ke titik evakuasi.

Desa itu terletak di lereng pantai dan membuat para lansia kesulitan melarikan diri.

(isa/dna)

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |