Daftar Respons Negara-negara untuk Trump, Thailand Hingga China

23 hours ago 5
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif baru 10 persen untuk semua impor ke AS yang akan mulai berlaku di 5 April, ditambah tarif timbal balik yang nilainya berbeda untuk semua negara. 

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Trump di Gedung Putih, Rabu (2/4) waktu AS.

Trump juga mengonfirmasi mulai tengah malam waktu Washington, tarif 25 persen akan dikenakan pada semua mobil asing dan suku cadang mobil yang diimpor ke AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gebrakan Trump di sektor perdagangan itu menuai beragam reaksi secara global. Sejumlah pemimpin dunia bahkan langsung memberikan pernyataan terbuka, seperti Perdana Menteri Kanada Mark Carney, PM Australia Anthony Albanese, dan PM Thailand Paetongtarn Shinawatra.

Ada pula reaksi yang datang dari kalangan menteri terkait sejumlah negara, hingga asosiasi pengusaha yang merasa dirugikan atas penetapan tarif timbal balik tersebut.

Berikut reaksi sejumlah negara setelah Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru.

1. China

Pemerintah China menyatakan "menentang dengan tegas" tarif baru atas ekspor produk mereka. China bahkan berjanji akan mengambil langkah balasan untuk melindungi hak dan kepentingan negaranya sendiri.

"[Tarif AS] tidak mematuhi aturan perdagangan internasional dan secara serius merugikan hak dan kepentingan sah pihak-pihak terkait," ungkap Kementerian Perdagangan China, dikutip dari AFP pada Rabu (2/4).

2. Jerman

Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) menuding tarif baru itu hanya akan menciptakan pihak-pihak yang merugi. Sedangkan, industri kimia Jerman mendesak Uni Eropa untuk bernegosiasi dengan kepala dingin.

"Uni Eropa diminta untuk bertindak bersama-sama dan dengan kekuatan yang dibutuhkan, selagi terus menunjukkan kesediaan untuk berunding," ungkap VDA.

3. Jepang

Menteri Perdagangan Jepang Yoji Muto mengkritik langkah Trump menetapkan tarif lantaran bersifat sepihak. Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi juga menilai tarif ini dapat melanggar perjanjian perdagangan AS dan Jepang.

"Tindakan tarif sepihak yang diambil AS sangat disesalkan, dan saya sekali lagi tegas mendesak untuk tidak menerapkannya terhadap Jepang," ungkap Muto.

4. Inggris

Menteri Bisnis Jonathan Reynolds mengaku akan tetap tenang dan berkomitmen mengamankan perjanjian ekonomi dengan AS demi meringankan tarif 10 persen.

"Kami memiliki berbagai alat yang dapat kami pakai dan kami tidak akan ragu untuk bertindak," ungkap Reynolds.

5. Kanada

PM Kanada Mark Carney memperingatkan Amerika Serikat bahwa tarif baru Trump akan mengubah sistem perdagangan global secara fundamental.

"Kami akan melawan tarif ini dengan tindakan balasan. Kami akan melindungi pekerja kami," ujarnya.

6. Brasil

Kongres Brasil menyikapi tarif 10 persen dari AS dengan menyepakati UU Timbal Balik Ekonomi. Aturan itu memungkinkan eksekutif untuk dapat menyikapi tarif 10 persen tersebut.

Langkah itu diambil karena Brasil menjadi negara pengekspor baja terbesar kedua ke AS setelah Kanada, dengan total ekspor 4 juta ton baja pada 2024.

7. Australia

PM Anthony Albanese menilai tarif itu bukanlah tindakan seorang teman dan kebijakan tersebut akan merusak hubungan sekutu dekat kedua negara.

"Tarif ini memang tidak terduga, tetapi perlu saya tegaskan: tarif ini sama sekali tidak beralasan," ujar Albanese.

8. Thailand

PM Thailand Shinawatra mengatakan pemerintah menyiapkan "rencana yang kuat" untuk menyikapi tarif sebesar 36 persen dari AS. Ia juga berharap dapat bernegosiasi untuk mengurangi tarif itu, sekaligus berusaha mengurangi dampaknya bagi Thailand.

(afp/frl/vws)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |