7 Pohon Buah yang Cepat Berbuah dari Bibit Stek, Bukan Biji

8 hours ago 4
  • Jenis pohon buah apa yang paling cepat berbuah di lahan sempit atau pot?
  • Mengapa metode stek dipilih untuk mempercepat masa panen buah?
  • Pohon buah apa saja yang direkomendasikan untuk diperbanyak dengan stek?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Bagi para pencinta tanaman dan pekebun, menunggu masa panen buah seringkali menjadi tantangan tersendiri. Namun, ada metode perbanyakan tanaman yang dapat mempercepat proses ini secara signifikan, yaitu melalui stek. Metode stek dipilih karena kemampuannya menghasilkan bibit dengan sifat genetik yang identik dengan tanaman induknya, sekaligus memperpendek waktu tunggu hingga berbuah.

Keuntungan utama dari perbanyakan tanaman dengan stek adalah tanaman baru akan memiliki karakter yang sama persis dengan induknya. Selain itu, stek juga memungkinkan tanaman lebih cepat mencapai periode dewasa atau matang, sehingga bisa lebih cepat menghasilkan bunga dan buah. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi mereka yang ingin segera menikmati buah segar dari hasil kebun sendiri.

Tidak hanya praktis, metode stek juga relatif mudah dilakukan bahkan oleh pemula. Dengan pemilihan batang yang tepat dan perawatan yang sesuai, Anda bisa mendapatkan bibit berkualitas yang siap tumbuh subur. Lantas apa saja pohon buah yang cepat berbuah dari bibit stek bukan biji? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/4), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Pohon Tin

Pohon tin, atau ara, adalah salah satu tanaman buah yang sangat populer untuk diperbanyak melalui metode stek batang. Keberhasilan stek pohon tin dikenal sangat tinggi dan mudah dilakukan, bahkan bagi pemula. Bibit hasil stek akan mewarisi sifat yang sama persis dengan pohon induknya, memastikan kualitas buah tetap terjaga.

Proses stek pohon tin dimulai dengan pemilihan cabang yang sudah tua dan sehat, biasanya ditandai dengan warna batang coklat atau agak putih, serta bebas dari hama dan penyakit. Batang kemudian dipotong sepanjang 15-20 cm, dengan beberapa sumber menyarankan pemotongan miring untuk memperluas area pembentukan akar. Daun-daun pada batang stek harus dibuang semua. Selanjutnya, pangkal stek dapat diolesi zat perangsang akar (ZPT) atau direndam dalam ekstrak bawang merah untuk merangsang pertumbuhan akar, meskipun beberapa metode menunjukkan keberhasilan tanpa ZPT jika pemilihan batang dan media tanam tepat.

Stek kemudian ditanam dalam media tanam yang lembap namun tidak terlalu basah, seperti campuran tanah subur dan sekam bakar. Stek perlu disungkup dengan plastik bening untuk menjaga kelembaban dan diletakkan di tempat teduh. Penyiraman rutin dua kali sehari diperlukan, dan tunas serta akar biasanya akan muncul dalam 1-2 minggu.

2. Jambu Air

Jambu air merupakan buah tropis yang sangat cocok diperbanyak melalui stek, baik stek pucuk maupun stek batang. Metode ini terbukti efisien untuk mempercepat waktu panen dan memastikan bibit baru memiliki sifat unggul yang sama dengan pohon induknya, termasuk rasa buah yang manis dan segar.

Untuk melakukan stek jambu air, pilih ujung batang atau ranting yang sehat, produktif, dan bebas hama penyakit dengan panjang sekitar 20 cm. Semua daun pada batang stek dipangkas agar energi tanaman fokus pada pertumbuhan akar. Bagian pangkal batang disayat atau dikupas kulitnya untuk merangsang penyerapan air dan nutrisi, serta memicu pertumbuhan akar.

Penggunaan obat stek seperti Root Up yang dicampur air hingga menjadi pasta dapat dioleskan pada pangkal batang yang telah disayat. Alternatif alami seperti ekstrak bawang merah juga bisa digunakan sebagai perangsang akar. Stek kemudian ditanam pada media tanam gembur dan pupuk kandang, lalu ditempatkan di area teduh. Penyiraman dilakukan dua kali sehari, dan pemupukan serta pemangkasan cabang dapat dilakukan untuk mempercepat pembuahan.

3. Anggur

Anggur adalah tanaman buah yang sangat responsif terhadap perbanyakan dengan stek batang. Metode ini menawarkan cara yang mudah, praktis, dan cepat untuk mendapatkan bibit anggur berkualitas tinggi. Keunggulan utama stek anggur adalah kemudahan batang dalam membentuk akar, terutama dengan bantuan hormon auksin atau zat perangsang tumbuh.

Pilih batang anggur yang sehat, produktif, dan bebas hama penyakit dengan diameter 1-2 cm. Potong batang sepanjang 20-30 cm, atau sekitar 2-3 ruas mata tunas, dengan bagian bawah dipotong miring. Stek kemudian direndam dalam air selama 12-24 jam untuk meningkatkan keberhasilan perakaran, dan penggunaan hormon perangsang akar sangat dianjurkan.

Setelah persiapan, stek ditanam dalam media tanam subur campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir. Stek perlu ditutup dengan plastik untuk menjaga kelembaban dan diletakkan di tempat teduh. Penyiraman rutin penting, namun hindari genangan. Tunas akan muncul dalam 1-2 minggu, dan bibit dapat dipindah tanam setelah 30-60 hari. Tanaman anggur hasil stek membutuhkan ajir atau para-para sebagai media rambat agar dapat berkembang optimal dan berbuah lebat.

4. Murbei

Murbei dikenal sebagai tanaman buah yang mudah dirawat dan sangat cocok diperbanyak melalui stek batang. Buah murbei yang kaya manfaat kesehatan ini dapat ditanam sendiri di rumah dengan proses yang sederhana. Metode stek batang memungkinkan tanaman murbei tumbuh lebih cepat dan mulai menghasilkan buah, sekaligus menjaga sifat unggul tanaman induknya.

Untuk stek murbei, pilih batang induk yang sehat, berusia lebih dari satu tahun, dan berdiameter sekitar 2-3 cm, serta bebas dari hama dan penyakit. Potong batang sepanjang 15-20 cm dan buang semua daun serta buah yang menempel. Ujung bawah batang dapat direndam dalam larutan hormon perakaran atau air kelapa sebagai perangsang akar alami selama 10-15 menit.

Siapkan media tanam yang gembur dan subur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir jika menggunakan pot. Tancapkan ujung bawah batang ke dalam media tanam sedalam 10-15 cm dan padatkan. Bibit murbei disiram secukupnya dan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Penyiraman rutin setiap hari dan pemupukan NPK setiap bulan, serta pemangkasan ranting liar, akan mendukung pertumbuhan dan pembuahan.

5. Delima

Delima adalah tanaman buah yang sangat cocok diperbanyak melalui stek batang karena metode ini dapat mempercepat masa berbuah secara signifikan dibandingkan menanam dari biji. Bahkan, varietas delima mini dapat mulai berbuah sekitar dua bulan setelah ditanam dengan perawatan yang tepat.

Pilih dahan yang cukup tua dan sehat dari pohon induk yang produktif, dengan panjang minimal 25 cm. Buang daun-daun pada batang stek, sisakan beberapa helai pada pucuknya dan potong separuh. Hormon perangsang akar dapat dioleskan pada bagian bawah stek, atau rendam stek dalam gerusan bawang merah yang dicampur air selama 5 menit. Penting untuk dicatat bahwa stek delima juga bisa berhasil tanpa perangsang akar jika pemilihan batang dan media tanam sudah tepat.

Tanam stek pada media tanam yang gembur dan lembap, pastikan stek tertanam erat. Siram media secukupnya dan hindari terlalu basah. Untuk meningkatkan keberhasilan, sungkup stek dengan plastik dan letakkan di tempat yang teduh. Dengan pencahayaan yang cukup dan penyiraman teratur, delima mini dapat tumbuh subur dan berbuah cepat.

6. Sawo

Sawo adalah tanaman buah yang dapat diperbanyak dengan metode stek, yang merupakan cara praktis untuk mendapatkan panen melimpah dan cepat berbuah. Metode stek pucuk atau stek batang sawo terbukti lebih cepat dibandingkan menanam dari biji atau mencangkok.

Persiapan dimulai dengan memilih ranting atau pucuk tanaman sawo yang sehat, bebas hama penyakit, dan produktif, tidak terlalu muda atau terlalu tua. Siapkan obat stek (ZPT) seperti Root Up atau bahan alami seperti bawang merah atau lidah buaya. Media tanam stek berupa tanah gembur yang subur dan sekam bakar/arang sekam, dalam wadah seperti cup atau gelas plastik transparan.

Potong ujung batang/pucuk sepanjang 20-30 cm, pangkas daunnya sisakan beberapa helai dan potong separuh. Sayat meruncing pada pangkal batang dan kerok perlahan kulit batang bagian pangkal. Oleskan obat stek yang sudah dicampur air hingga menjadi pasta pada pangkal batang yang disayat, biarkan kering. Tancapkan batang stek pada media tanam hingga sayatan tertanam seluruhnya dan padatkan media.

Siram media secukupnya hingga lembap, hindari basah berlebihan. Sungkup stek dengan plastik transparan dan karet gelang untuk menjaga kelembaban, lalu letakkan di tempat yang teduh.

7. Srikaya

Srikaya adalah tanaman buah yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak secara vegetatif, khususnya melalui stek batang. Metode ini memungkinkan proses tumbuh yang lebih cepat dibandingkan penanaman dari biji. Selain itu, teknik stek juga berperan penting dalam menjaga kualitas buah srikaya, baik dari segi rasa maupun ukuran, agar tetap sama dengan tanaman induknya.

Langkah awal dalam stek srikaya adalah memilih batang atau cabang yang sehat, produktif, dan sudah berkayu, serta bebas dari hama dan penyakit. Potong batang sepanjang 20-30 cm dan buang daun-daun yang ada, sisakan sedikit di bagian ujung jika ada. Untuk meningkatkan keberhasilan, oleskan hormon perangsang akar pada bagian pangkal stek yang akan ditanam.

Tanam stek pada media tanam yang gembur dan memiliki drainase yang baik, seperti campuran tanah, kompos, dan pasir. Tancapkan stek sekitar sepertiga hingga setengah dari panjangnya ke dalam media. Setelah penanaman, siram media tanam secukupnya untuk menjaga kelembaban. Letakkan pot atau polibag di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari langsung serta angin kencang, dan jaga kelembaban media tanam secara konsisten. Dalam beberapa minggu, tunas dan akar baru akan mulai terbentuk.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Jenis pohon buah apa yang paling cepat berbuah di lahan sempit atau pot?

Jawaban: Jambu biji kristal, jeruk nipis, buah tin, dan stroberi merupakan pilihan terbaik karena cepat berbuah, terutama jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi.

2. Mengapa metode stek dipilih untuk mempercepat masa panen buah?

Jawaban: Metode stek dipilih karena dapat mempercepat masa panen dan menghasilkan bibit dengan sifat genetik yang identik dengan tanaman induknya, serta lebih cepat menghasilkan organ generatif seperti bunga dan buah.

3. Pohon buah apa saja yang direkomendasikan untuk diperbanyak dengan stek?

Jawaban: Pohon tin, jambu air, anggur, murbei, delima, sawo, dan srikaya adalah beberapa pohon buah yang sangat direkomendasikan untuk diperbanyak melalui metode stek.

4. Bagaimana cara memilih batang stek yang baik?

Jawaban: Pilih batang atau cabang yang sehat, produktif, berusia cukup tua (biasanya ditandai dengan warna coklat), dan bebas dari hama serta penyakit untuk dijadikan stek.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |