Liputan6.com, Jakarta Ketika memasuki Tahun Baru Imlek, rumah yang dihiasi lampion merah dan ornamen emas seketika berubah menjadi ruang penuh harapan. Sayangnya, membeli satu set dekorasi jadi di toko kerap menguras kantong dan hasilnya terasa seragam dengan tetangga. Di sinilah cara membuat dekorasi Imlek DIY jadi solusi cerdas: hemat, personal, sekaligus sarat makna.
Membuat hiasan sendiri juga bukan sekadar tren sesaat. Berdasarkan yang dihimpun redaksi dari beragam kreator lokal, konten dekorasi Imlek buatan tangan rutin meraih ribuan interaksi di media sosial setiap musim perayaan. Modalnya pun ramah kantong, cukup kertas, gunting, dan lem. Panduan ini akan membimbing Anda dari nol, lengkap dengan makna tiap ornamen, tujuh proyek mudah, hingga tips agar dekorasi tahan lama. Sebagai pemanasan, tak ada salahnya melihat inspirasi dekorasi Imlek sederhana untuk rumah. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Sabtu (4/7/2026).
Apa Itu Dekorasi Imlek DIY?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251772/original/072931900_1783146241-nasser336633-chinese-decoration-5939200.jpg)
Perbesar
Dekorasi Imlek DIY (do it yourself) adalah hiasan khas Tahun Baru Imlek yang dibuat sendiri dengan tangan, umumnya berbahan kertas, karton, dan pernak-pernik sederhana yang mudah didapat. Alih-alih membeli jadi, Anda merangkai lampion, kipas, hingga potong kertas dari bahan yang sebagian besar sudah ada di rumah.
Kerajinan berbasis kertas menjadi primadona karena terjangkau, gampang dikustomisasi, dan aman dikerjakan bersama anak. Ciri paling kentara dari dekorasi ini adalah dominasi warna merah dan emas. Merah melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan, sekaligus dipercaya mengusir Nian, makhluk mitologi dalam legenda Tionghoa, sementara emas mewakili kekayaan dan kemakmuran.
Sebaliknya, warna putih, hitam, dan abu-abu sebaiknya dihindari sebagai warna dominan karena diasosiasikan dengan suasana berkabung. Memahami filosofi warna ini penting sebelum Anda mulai berkreasi biar hasilnya tidak salah kaprah. Untuk gambaran lengkap, cek daftar barang yang wajib ada saat Imlek.
Mengapa Membuat Dekorasi Imlek Sendiri Layak Dicoba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251773/original/091000800_1783146241-885cc948-a763-4102-bfd0-b32bd9351042.jpg)
Perbesar
Membuat dekorasi sendiri menawarkan lebih dari sekadar penghematan. Setiap lampion yang Anda bentuk dan tiap karakter Fu yang Anda tulis menyimpan doa serta harapan untuk tahun baru, nilai sentimental yang tidak dimiliki hiasan pabrikan.
Tak kalah penting, mengajak anak menggunting dan menempel jadi momen bonding sekaligus sarana mengenal budaya. Bagi yang jeli melihat celah, hiasan Imlek buatan tangan pun punya nilai jual menjelang perayaan yang menjanjikan.
Ragam Dekorasi Imlek dan Maknanya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251774/original/019069200_1783146243-airtank-lantern-6939870.jpg)
Perbesar
Sebelum berkreasi, kenali dulu ragam ornamen khas Imlek dan makna di baliknya. Pemahaman ini membuat dekorasi Anda tidak sekadar cantik, tetapi juga tepat secara tradisi.
Lampion Merah
Lampion adalah simbol paling ikonik perayaan Imlek. Dalam tradisi Tionghoa, lampion merah melambangkan cahaya harapan, reuni, dan harmoni, serta dipercaya menerangi jalan bagi keberuntungan untuk masuk ke rumah. Simbol ini juga muncul dalam banyak tradisi Imlek yang masih terjaga di Indonesia.
Chunlian dan Karakter Fu
Chunlian adalah sepasang kertas merah panjang berisi frasa puitis yang ditulis dengan tinta hitam atau emas, biasa dipasang di kedua sisi pintu. Ada pula karakter Fu yang berarti keberuntungan dan sengaja ditempel terbalik. Dalam bahasa Mandarin, kata "terbalik" terdengar mirip dengan kata "tiba", sehingga Fu terbalik bermakna keberuntungan telah datang. Untuk isian tulisannya, Anda bisa merujuk kumpulan ucapan Imlek bahasa Mandarin beserta artinya.
Seni Potong Kertas (Jianzhi)
Seni potong kertas atau jianzhi di Tiongkok diperkirakan sudah ada sejak abad ke-2 Masehi dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2009. Motifnya kerap berupa hewan, bunga, atau karakter keberuntungan yang ditempel di jendela sebagai simbol harapan baik.
Bunga dan Buah Keberuntungan
Bunga mei hua, jeruk mandarin, dan pohon kumquat identik dengan kemakmuran dan awal musim semi. Melansir laman Homes & Gardens, warna cerah dan bentuk bulat jeruk juga menyerupai batangan emas, simbol kekuatan kekayaan di Tiongkok."
Cara Membuat Dekorasi Imlek DIY, 7 Proyek Mudah untuk Pemula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251775/original/043556100_1783146244-humphrey-m-dYqMMG6LdZs-unsplash.jpg)
Perbesar
Berikut tujuh proyek dekorasi Imlek DIY yang ramah pemula. Siapkan kertas merah dan emas, karton, gunting, cutter, lem tembak, tali, serta spidol emas. Alas meja dengan koran bekas, lalu mulai dari proyek termudah. Anda juga bisa mendampingi langkah ini dengan panduan dekorasi Imlek dari kertas yang lebih rinci.
1. Lampion Kertas Merah
Ambil kertas karton merah ukuran A4, lipat memanjang jadi dua. Gunting garis-garis vertikal dari sisi lipatan menuju tepi, sisakan 2-3 cm di ujung, dengan jarak sekitar 1 cm. Buka lipatan, gulung jadi silinder, lalu rekatkan ujungnya. Tekan bagian atas dan bawah agar menggembung seperti lampion, tambahkan pegangan kertas emas, lalu selipkan lampu LED kecil agar berpendar hangat di malam hari.
2. Kipas Kertas Merah-Emas
Siapkan kertas merah dan emas, lalu lipat dalam pola akordeon atau zig-zag. Rekatkan bagian tengahnya hingga membentuk kipas setengah lingkaran. Buat beberapa ukuran sekaligus untuk tampilan yang lebih dinamis, kemudian tempel berjajar di dinding ruang tamu sebagai latar foto yang instagramable.
3. Seni Potong Kertas (Jianzhi)
Untuk pemula, unduh dan cetak pola sederhana seperti karakter Fu atau siluet kuda, lalu gunting mengikuti garis. Gunakan kertas agak tebal supaya tidak mudah robek, dan gunting bagian detail di dalam lebih dulu. Tempel hasilnya di kaca jendela agar cahaya matahari menerobos, menciptakan efek suncatcher yang hidup sepanjang hari.
4. Chunlian dan Karakter Fu
Potong dua lembar kertas merah memanjang berukuran sekitar 10x30 cm untuk chunlian, plus satu kertas berbentuk wajik untuk Fu. Tulis ucapan seperti Gong Xi Fa Cai memakai kuas atau spidol emas. Tempel chunlian di kedua sisi pintu, dan pasang Fu dalam posisi terbalik di daun pintu. Pahami dulu arti Gong Xi Fa Cai agar tulisan Anda tepat makna.
5. Pohon Angpau
Cari ranting kering bercabang banyak, bersihkan dari debu, lalu cat dengan warna emas. Tancapkan ranting di pot atau vas yang stabil. Gantungkan amplop angpau bekas atau baru pada tiap cabang, lalu tambahkan bunga mei hua dari kertas origami merah muda. Pohon angpau ini bisa jadi centerpiece yang langsung mencuri perhatian tamu, terutama si kecil.
6. Petasan Kertas
Petasan melambangkan pengusir energi negatif dalam legenda Nian. Untuk versi aman tanpa api, gulung kertas merah menjadi silinder kecil sepanjang 5-7 cm, lalu hias ujung atas dan bawahnya dengan kertas emas. Rangkai 8-12 silinder memanjang menggunakan benang emas, kemudian gantung di pintu masuk atau sudut ruangan. Teknik menggulung ini mirip dengan hiasan Imlek DIY yang penuh makna lainnya.
7. Ornamen Kuda dan Bunga Mei Hua
Dilansir dari Cricut, tahun 2026 sebagai Tahun Kuda menjadi momen tepat untuk menonjolkan proyek bertema zodiak. Cetak ilustrasi kuda pada karton tebal, gunting sesuai bentuk, lalu hias dengan glitter atau spidol metalik emas. Tempelkan pada batang kayu sebagai standing ornament untuk meja kerja atau rak buku. Padukan dengan bunga mei hua kertas agar sudut ruangan makin semarak. Butuh ide lain? Simak juga dekorasi Imlek dari kertas yang meriah.
Tips agar Dekorasi Imlek DIY Awet dan Kesalahan yang Harus Dihindari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251776/original/061022500_1783146246-jason-sung-K6SCFEvBJ8Q-unsplash.jpg)
Perbesar
Iklim tropis Indonesia yang lembap bisa membuat kertas cepat melengkung. Semprotkan sealant akrilik bening sebagai lapisan pelindung, dan simpan dekorasi di tempat kering setelah perayaan agar bisa dipakai ulang tahun depan.
Soal penempatan, pintu depan dianggap sebagai "mulut" tempat energi masuk, sehingga lampion, chunlian, dan Fu paling pas dipasang di area ini. Gantung lampion atau chunlian secara berpasangan karena angka genap diasosiasikan dengan keberuntungan.
Hindari beberapa kesalahan umum: mendominasi ruangan dengan warna putih atau hitam, terburu-buru saat menggunting sehingga hasil kurang rapi, serta menjejalkan terlalu banyak ornamen. Sisakan ruang kosong supaya dekorasi terlihat elegan, bukan berantakan. Jangan pula membiarkan hiasan terpasang terlalu lama setelah Festival Lampion. Prinsip ini juga berlaku untuk teknik DIY hiasan dinding dan dekorasi hari raya DIY pada umumnya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dekorasi Imlek DIY
Apa bahan paling murah untuk dekorasi Imlek DIY?
Kertas merah dan emas, karton, gunting, lem, serta tali sudah cukup untuk memulai. Modal awal bisa di bawah Rp 50 ribu, apalagi bila Anda memanfaatkan amplop angpau bekas tahun lalu dan ranting kering dari halaman rumah.
Kapan waktu terbaik memasang dekorasi Imlek?
Umumnya rumah dihias sekitar satu hingga dua minggu sebelum Tahun Baru Imlek. Tahun 2026, Imlek jatuh pada 17 Februari dan menandai Tahun Kuda Api. Dekorasi biasanya dibiarkan terpasang hingga Festival Lampion pada hari ke-15.
Warna apa yang sebaiknya dihindari?
Hindari dominasi warna putih, hitam, dan abu-abu karena diasosiasikan dengan suasana berkabung dalam budaya Tionghoa. Jadikan merah dan emas sebagai warna utama, dengan sedikit aksen warna lain bila memang diperlukan.
Apakah dekorasi DIY cocok untuk rumah atau kos sempit?
Sangat cocok. Pilih ornamen hemat ruang seperti potong kertas di jendela, kipas dinding, lampion kecil, atau lampu LED merah. Untuk penyewa, gunakan selotip bolak-balik atau stiker agar tidak merusak permukaan.
Bisakah dekorasi Imlek DIY dijual?
Bisa. Satu set hiasan lengkap kerap diminati menjelang perayaan dan bisa dipasarkan lewat marketplace atau bazar komunitas. Kuncinya ada pada kerapian finishing dan kreativitas desain. Sambil berkreasi, siapkan pula caption IG Imlek untuk memamerkan hasil karya Anda.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8945529/original/045271800_1782967888-u8qF2nAt6NCbKIyjS4DiIrahZU83HOlqI0M59sgz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9259939/original/033817600_1783156138-konsep_Dek_Kayu_cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958418/original/080635800_1782975115-4AhO1bLqJVbhl1oCyQc8X8aa8B28sRJ35I0BK5CB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9254207/original/055854900_1783149074-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958515/original/092387900_1782975165-uwmeSeQ4ENPAPMyhHtwxsGUcYFxN8E6p7teAPdR2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9249632/original/080362300_1783143648-zendure-power-station-6BCdD_qOp9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9247756/original/026590300_1783141328-ChatGPT_Image_Jul_4__2026__12_01_01_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6933104/original/015899800_1779702737-Air_Lele_untuk_Pupuk_Tanaman_____Nutrisi_Gratis_dari_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958370/original/079595400_1782975104-pC05YRT154NcQVziLJZAKPRE2mRExdUmxkpoBaCI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958474/original/079471500_1782975151-5U5y87YRjCDuFuxmT5iNNqYnJ7fWtiKVzvYPf9IP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958406/original/078101100_1782975112-JpM3LGMh5NF9z6AW3aFlfv8zOhHCskGcouCQo6v9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9135283/original/064996800_1783074527-Desain_Pagar_Anti_Panjat_yang_Tetap_Elegan_Tanpa_Terlihat_Seperti_Benteng.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9124770/original/081711500_1783070083-2419321820028174723.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9136204/original/003728500_1783074901-e92eaff5-c8e1-4320-abfb-b9500b3b8976.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9118412/original/041234100_1783067201-Teka-Teki_MPLS_Minuman.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958290/original/062494900_1782975063-LT4FrYSTeoqUntmgp7xKMMMmQxmQaLfIe83PHsLU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8719489/original/061888700_1782813136-qWLepcYRILQ8JNNTrx5Bd0z7F7iEpWxmx5e4u9jN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9125363/original/055292900_1783070366-Fasad_Modern_dari_Perpaduan_Beton__Kaca__dan_Kayu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958340/original/038278100_1782975093-UkTqpazJUycgfkQAuuk9vxISJV1deoMVbNJRna1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3216782/original/094672400_1598237459-angler-1585035_1280.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534137/original/055681200_1773812233-Pagar_Rumah_dari_Barang_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488914/original/060208200_1769769767-Gemini_Generated_Image_gzkq69gzkq69gzkq.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524359/original/072346100_1772943134-mix_and_match_1.jpg)