Liputan6.com, Jakarta - Masalah hewan peliharaan yang berkeliaran sering kali menjadi keluhan di lingkungan permukiman, terutama ketika kucing tetangga mulai mengganggu area rumah. Salah satu solusi yang banyak dicari adalah cara cegah kucing tetangga nongkrong dan kencing di teras, karena kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan bau tidak sedap. Dengan penanganan yang tepat, Anda tetap bisa menjaga hubungan baik dengan tetangga tanpa harus menghadapi masalah berulang.
Teras rumah seharusnya menjadi area bersih dan nyaman untuk bersantai, bukan tempat yang kotor akibat ulah hewan. Kucing cenderung kembali ke tempat yang sama jika mereka merasa nyaman atau mencium bau yang tertinggal, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang efektif. Berbagai cara bisa diterapkan, mulai dari penggunaan bahan alami hingga penataan ulang area teras agar tidak menarik bagi kucing.
Artikel ini akan membahas cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan langkah-langkah sederhana namun efektif, Anda dapat menjaga kebersihan rumah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi seluruh penghuni. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (27/04/2026).
1. Manfaatkan Aroma Alami yang Tidak Disukai Kucing
Kucing memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, sehingga beberapa aroma tertentu sangat tidak disukai oleh mereka. Aroma jeruk, seperti kulit lemon atau jeruk, adalah salah satu yang paling efektif untuk mengusir kucing dari teras. Anda bisa menyebarkan kulit jeruk segar di area teras atau membuat semprotan dari air rebusan kulit jeruk untuk diaplikasikan secara berkala. Selain jeruk, cuka putih juga dikenal memiliki bau menyengat yang tidak disukai kucing. Campurkan cuka dengan air dalam perbandingan 1:1 dan semprotkan di area yang sering didatangi kucing agar tidak kencing sembarangan.
Bubuk kopi juga dapat ditaburkan di sekitar tanaman atau area teras karena kandungan kafeinnya yang tinggi tidak disukai kucing. Minyak esensial tertentu seperti lavender, peppermint, citronella, dan eucalyptus juga dapat digunakan sebagai repelan alami. Campurkan beberapa tetes minyak esensial dengan air dan semprotkan di area yang ingin dilindungi, namun pastikan untuk mengulang aplikasi setelah hujan karena aromanya mudah hilang.
2. Tanam Tanaman Pengusir Kucing
Beberapa jenis tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, menjadikannya penghalang alami untuk mencegah kucing masuk ke area teras. Lavender adalah salah satu tanaman populer yang baunya menyenangkan bagi manusia tetapi tidak disukai kucing karena kandungan linalool di dalamnya. Menanam lavender di pot atau di sekitar teras dapat membantu mencegah kucing mendekat.
Rosemary juga merupakan herba dengan aroma kuat yang tidak disukai kucing. Tanaman ini membutuhkan banyak sinar matahari dan dapat ditanam di pot atau langsung di tanah teras. Selain itu, tanaman seperti Rue (Ruta graveolens) dan "Scaredy Cat Plant" (Coleus canina) secara khusus dikenal sebagai pengusir kucing yang efektif karena baunya yang menyengat.
Menanam tanaman-tanaman ini di sekitar teras atau di area yang sering dikunjungi kucing dapat menciptakan zona yang tidak menarik bagi mereka. Pastikan untuk memilih tanaman yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah di daerah Anda agar dapat tumbuh dengan baik dan efektif mengusir kucing.
3. Gunakan Alat Penyiram Otomatis (Motion-Activated Sprinkler)
Alat penyiram otomatis yang dilengkapi sensor gerak adalah cara yang sangat efektif dan manusiawi untuk mengusir kucing dari teras. Ketika kucing melewati jangkauan sensor, alat ini akan menyemprotkan air secara tiba-tiba, mengejutkan kucing tanpa menyakitinya. Kucing umumnya tidak menyukai air, sehingga pengalaman ini akan membuat mereka enggan kembali ke area tersebut.
Perangkat ini sangat berguna untuk melindungi area yang luas seperti halaman atau teras dari perilaku kucing yang tidak diinginkan. Beberapa model bahkan dilengkapi dengan lampu strobo atau suara klik yang keras untuk meningkatkan efek kejut. Penting untuk menempatkan sensor pada ketinggian yang tepat (sekitar 12-18 inci di atas tanah) agar dapat mendeteksi kucing secara optimal.
Meskipun memerlukan sumber air dan perawatan rutin untuk memastikan sensor berfungsi dengan baik, alat penyiram otomatis ini merupakan investasi yang baik untuk perlindungan jangka panjang. Efektivitasnya dapat meningkat jika dikombinasikan dengan metode pengusir lainnya untuk cara cegah kucing tetangga nongkrong dan kencing di teras.
4. Pasang Perangkat Ultrasonik
Perangkat ultrasonik adalah alat elektronik yang memancarkan suara berfrekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh manusia, tetapi sangat mengganggu bagi kucing. Suara ini menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi kucing, mendorong mereka untuk menjauh dari area yang dilindungi. Studi menunjukkan bahwa perangkat ini dapat mengurangi frekuensi dan durasi kunjungan kucing ke suatu area.
Perangkat ini seringkali dilengkapi dengan sensor gerak inframerah yang mengaktifkan suara hanya ketika kucing terdeteksi. Ini menjadikannya solusi yang hemat energi dan tidak mengganggu secara terus-menerus. Perangkat ultrasonik dianggap sebagai alternatif manusiawi dan aman dibandingkan metode lain yang berpotensi berbahaya.
Meskipun efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada individu kucing dan penempatan perangkat, banyak pengguna melaporkan keberhasilan dalam mengurangi kehadiran kucing. Untuk hasil terbaik, tempatkan perangkat di dekat titik masuk utama kucing ke teras Anda agar tidak kencing sembarangan.
5. Ciptakan Permukaan yang Tidak Nyaman
Kucing tidak suka berjalan atau menggali di permukaan yang tidak nyaman atau kasar. Anda dapat memanfaatkan sifat ini dengan menempatkan material tertentu di teras atau area yang sering dikunjungi kucing. Kerikil, batu-batuan besar, atau mulsa kasar dapat menyulitkan kucing untuk berjalan atau menggali, sehingga mereka akan mencari tempat lain. Kawat ayam atau "scat mats" (tikar dengan paku plastik fleksibel) juga bisa diletakkan di tanah teras. Scat mats memiliki paku-paku tumpul yang tidak menyakiti kucing tetapi membuat permukaan tidak nyaman untuk diinjak.
Anda juga bisa menancapkan sumpit atau ranting pinus secara vertikal ke dalam tanah dengan jarak sekitar delapan inci untuk mencegah kucing menggali. Menutupi tanah terbuka dengan bahan-bahan ini tidak hanya mengusir kucing tetapi juga dapat bermanfaat bagi tanaman Anda. Pastikan material yang digunakan aman dan tidak melukai kucing atau hewan lain, sehingga teras tetap bersih dari kotoran kucing.
6. Jaga Kebersihan Teras dan Halaman
Kucing seringkali tertarik pada area yang memiliki sisa makanan atau bau kotoran kucing lain. Menjaga kebersihan teras dan halaman adalah langkah fundamental untuk mencegah kucing nongkrong dan buang air sembarangan. Pastikan tempat sampah tertutup rapat dan tidak ada sisa makanan hewan peliharaan yang tercecer di luar.
Jika ada area yang sudah terkontaminasi urine atau feses kucing, segera bersihkan secara menyeluruh. Gunakan pembersih enzimatis yang dirancang khusus untuk menghilangkan bau urine hewan, karena pembersih biasa mungkin hanya menutupi bau sementara. Pembersih enzimatis bekerja dengan memecah kristal asam urat yang menyebabkan bau menyengat.
Setelah membersihkan, Anda juga bisa menyemprotkan larutan cuka atau menaburkan baking soda di area tersebut untuk membantu menetralkan bau yang tersisa. Dengan menghilangkan daya tarik bau dan sumber makanan, Anda mengurangi kemungkinan kucing kembali ke area yang sama untuk kencing di teras.
7. Bangun Penghalang Fisik yang Efektif
Membangun penghalang fisik dapat secara efektif mencegah kucing masuk ke teras atau halaman Anda. Pagar yang tinggi dan rapat dapat menjadi solusi, terutama jika bagian atasnya dibuat tidak nyaman untuk dipanjat. Pagar dengan bagian atas yang miring ke luar atau dilengkapi dengan roller yang berputar dapat menghalangi kucing untuk melompat maupun memanjat. Jaring kawat atau jaring khusus kucing juga bisa dipasang di atas pagar yang sudah ada untuk menciptakan penghalang tambahan.
Pastikan jaring dipasang dengan kuat dan tidak ada celah yang cukup besar bagi kucing untuk menyelinap masuk. Untuk area yang lebih kecil, Anda bisa menggunakan kawat ayam yang dipasang secara vertikal di sekitar batas teras. Penting untuk memastikan bahwa penghalang yang dibangun aman bagi kucing dan hewan lain, serta mematuhi peraturan setempat. Dengan penghalang yang tepat, Anda dapat menciptakan zona bebas kucing di teras, menjauhkannya dari kotoran dan bau tak sedap.
8. Sediakan Kotak Pasir atau Area Buang Air Khusus
Jika kucing tetangga sering buang air di teras Anda, salah satu pendekatan yang manusiawi adalah dengan menyediakan alternatif tempat buang air yang lebih menarik bagi mereka. Anda bisa membuat "kotak pasir" sederhana di sudut halaman yang jauh dari teras, menggunakan pasir atau lumut gambut. Tempatkan kotak pasir ini di area yang tenang dan mudah diakses oleh kucing.
Kucing secara alami tertarik pada pasir atau tanah gembur untuk buang air. Dengan menyediakan tempat yang disukai kucing untuk buang air, Anda dapat mengalihkan mereka dari teras Anda. Penting untuk menjaga kebersihan kotak pasir ini secara teratur agar tetap menarik bagi kucing. Jika kotak pasir kotor, kucing mungkin akan kembali mencari tempat lain, termasuk teras Anda.
9. Semprotkan Air Secara Manual
Menyemprotkan air secara manual menggunakan selang atau pistol air adalah cara cepat dan langsung untuk mengusir kucing yang sedang nongkrong di teras Anda. Kucing umumnya tidak menyukai basah, sehingga semprotan air yang tiba-tiba akan mengejutkan mereka dan membuat mereka menjauh. Metode ini efektif sebagai tindakan pencegahan langsung, tetapi memerlukan kehadiran Anda untuk melakukannya. Penting untuk menyemprotkan air ke arah kucing (bukan langsung ke tubuhnya dengan tekanan tinggi) untuk mengejutkan mereka, bukan menyakiti.
Tujuannya adalah untuk menciptakan asosiasi negatif antara teras Anda dan pengalaman basah yang tidak menyenangkan. Meskipun tidak seefektif alat penyiram otomatis yang bekerja secara mandiri, semprotan air manual dapat menjadi solusi sementara yang berguna saat Anda berada di rumah. Konsistensi dalam menerapkan metode ini akan membantu kucing belajar untuk menghindari teras Anda.
10. Gunakan Produk Repelan Kucing Komersial
Ada berbagai produk repelan kucing komersial yang tersedia di pasaran, baik dalam bentuk semprotan maupun butiran. Produk-produk ini biasanya mengandung bahan-bahan alami atau sintetis yang mengeluarkan bau atau rasa yang tidak disukai kucing. Beberapa repelan komersial menggunakan campuran piperine, capsaicin, dan lada hitam untuk mengganggu indra penciuman dan perasa kucing.
Semprotan repelan dapat diaplikasikan langsung ke permukaan teras, tanaman, atau area lain yang ingin dilindungi dari kucing. Butiran repelan biasanya ditaburkan di tanah atau di sekitar batas area. Penting untuk membaca petunjuk penggunaan pada label produk dan memastikan bahwa produk tersebut aman untuk hewan peliharaan lain, anak-anak, dan lingkungan.
Meskipun produk komersial dapat memberikan solusi cepat, efektivitasnya mungkin memerlukan aplikasi ulang secara teratur, terutama setelah hujan. Kombinasikan penggunaan repelan komersial dengan metode lain untuk hasil yang lebih optimal dalam cara cegah kucing tetangga nongkrong dan kencing di teras.
FAQ
- Apa penyebab kucing sering datang ke teras rumah? Biasanya karena tertarik bau, makanan, atau merasa area tersebut nyaman.
- Bagaimana cara cegah kucing tetangga nongkrong dan kencing di teras? Gunakan pengusir alami, jaga kebersihan, dan hilangkan sumber bau yang menarik.
- Apakah bau tertentu bisa mengusir kucing? Ya, kucing tidak menyukai aroma seperti jeruk, cuka, atau kopi.
- Apakah aman menggunakan bahan alami untuk mengusir kucing? Aman selama tidak berbahaya bagi hewan dan lingkungan.
- Perlukah membersihkan area yang sudah terkena urine kucing? Perlu, agar bau tidak memancing kucing datang kembali.
- Apakah pagar bisa mencegah kucing masuk ke teras? Bisa membantu, meski kucing tetap bisa memanjat jika tidak dirancang dengan baik.
- Apakah ada alat khusus untuk mengusir kucing? Ada, seperti alat ultrasonik yang dirancang untuk menghalau hewan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566892/original/048677400_1777259803-Jenis_Pohon_Alpukat_Pendek_yang_Cocok_di_Halaman_Rumah_Sempit_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522503/original/041184700_1772767669-huy-phan-K66C9oQ0isE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566462/original/084019400_1777186429-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal_Model_Membersihkan_Rak_Tanpa_Membongkar_Semua_Isinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566819/original/063421300_1777257395-Kucing_Tetangga_Nongkrong_dan_Kencing_di_Teras_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5098438/original/020345400_1737170285-pexels-didsss-12244673.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463587/original/041035300_1767663906-AC_Inverter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560345/original/079741000_1776665148-e90722fb-a3c2-486c-a615-ba3f30e028b4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564992/original/025878300_1777006833-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561064/original/028647100_1776740284-cara_mencegah_kucing_liar_berak_di_atap_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560607/original/041322000_1776674507-unnamed_-_2026-04-20T154133.981.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560077/original/069632300_1776658146-Gemini_Generated_Image_6ttdlb6ttdlb6ttd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469970/original/021194300_1768193199-Jenis_Pohon_Pisang_Pendek_untuk_Lahan_Terbatas_Model_Pisang_Mas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919141/original/066119300_1723715376-fruit-3656775_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565144/original/083545300_1777013087-berongsong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564765/original/073177700_1776999579-perawatan_salak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488577/original/072585700_1769757291-Ikan_Gabus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564740/original/065471600_1776998191-Rumah_1_Lantai_di_Desa_Gaya_Industrial_Kekinian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561372/original/009324400_1776747678-Desain_Taman_Rumah_yang_Efektif_Mencegah_Kucing_Liar_Berak_di_Halaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533044/original/065908400_1773720739-BUah_Delima_di_Pagar_Rumah.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455659/original/004422000_1766723384-Desain_Teras_Sederhana_Tanpa_Terlihat_Sempit__Cocok_untuk_Santai_Sambil_Ngeteh_di_Rumah_Model_Teras_dengan_Lantai_Keramik_Dingin.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211519/original/004234500_1746584964-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_9.21.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461179/original/065691600_1767344859-Gemini_Generated_Image_m9afc9m9afc9m9af.png)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459042/original/020796600_1767151719-Perhiasan_Emas.jpg)